BENGKALIS, MANDAU - Bersama-sama adalah sebuah awal, menjaga kebersamaan adalah sebuah perkembangan dan bekerja bersama adalah sebuah kesuksesan. 

Itulah pesan bijak Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, ketika melepas secara resmi keberangkatan 125 anggota Andam Dewi Marching Band (ADMB) ke Grand Prix Marching Band (GPMB) XXXII tahun 2016 di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (22/12/16) lalu, di lapangan pasir Andam Dewi. 

Pesan itu benar-benar memotivasi seluruh anggota ADMB. Berkat kebersamaan, mereka berhasil mengharumkan nama Negeri Junjungan pada babak final devisi utama GPMB XXXII.

http://www.beritabengkalis.com/
Atas prestasi itu, seperti disampaikan Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Bengkalis, Riki Rihardi, ADMB berhak membawa pulang piala tetap dan piala bergilir Menteri Pemberdayaan Perempuan. Sebagaimana dikutip Kepala Bagian Humas, Johansyah Syafri, Riki menambahkan, pada kejuaraan tingkat nasional yang diikuti peserta terbaik dari berbagai daerah di Indonesia itu, ADMB memang belum menjadi yang terbaik diantara yang terbaik. Hanya berada di posisi 5 besar. 

Kata Riki, pemenang I MB Locomotive PT KAI Bandung, Jawa Barat (nilai 83,15), peringkat II Drum Corps Universitas Halu Oleo, Kendari (80,05), juara III MB Waditra Prima Sangatta PT KFC, Kutai Timur (79,05). 

‎“Sedangkan, peringkat IV diraih MB Gema Wibawa Mukti Pemerintah Kota Bengkalis (75,65) dan ADMB di peringkat V (69,90),” imbuh Riki melalui sambungan telepon selulernya, Sabtu (31/12/2016). 

Terpisah, meskipun belum berhasil menjadi yang terbaik di antara yang terbaik, Amril tetap memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas capaian ADMB itu. Dia berharap tak ada satu pun yang kecewa karena belum berhasil menjadi ‘the best of the best’ dan hanya masuk 5 besar. 

“Apa pun capaian yang diraih ADMB pada GPMB XXXII di Bekasi, bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, tetap merupakan raihan yang terbaik dan membanggakan. Apalagi ADMB merupakan satu-satunya duta, bukan hanya dari Provinsi Riau, tapi juga dari pulau Sumatera,” ujar Amril. 

Dia juga memberikan apresiasi serupa atas perjuangan seluruh anggota ADMB. Mulai dari tahap persiapan mau pun ketika berjuangan untuk mengharumkan nama daerah ini di ajang GPMD XXXIII agar dapat menjadi yang terbaik diantara yang terbaik, meskipun upaya itu belum berhasil. 

“Jadikan capaian pada GPMB XXXII sebagai motivasi agar pada ajang serupa di masa mendatang lebih baik dan jauh lebih baik lagi. Jadi tak perlu kecewa apalagi sampai surut ke belakang, karena kegagalan itu adalah keberhasilan yang tertunda,” pesan Amril, dengan nada bangga.(dow)

Bersama-sama adalah sebuah awal, menjaga kebersamaan adalah sebuah perkembangan dan bekerja bersama adalah sebuah kesuksesan. Itulah pesan bijak Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, ketika melepas secara resmi keberangkatan 125 anggota Andam Dewi Marching Band (ADMB) ke Grand Prix Marching Band (GPMB) XXXII tahun 2016 di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (22/12/16) lalu, di lapangan pasir Andam Dewi. Pesan itu benar-benar memotivasi seluruh anggota ADMB. Berkat kebersamaan, mereka berhasil mengharumkan nama Negeri Junjungan pada babak final devisi utama GPMB XXXII yang b Atas prestasi itu, seperti disampaikan Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Bengkalis, Riki Rihardi, ADMB berhak membawa pulang piala tetap dan piala bergilir Menteri Pemberdayaan Perempuan. Sebagaimana dikutip Kepala Bagian Humas, Johansyah Syafri, Riki menambahkan, pada kejuaraan tingkat nasional yang diikuti peserta terbaik dari berbagai daerah di Indonesia itu, ADMB memang belum menjadi yang terbaik diantara yang terbaik. Hanya berada di posisi 5 besar.

Post a Comment

Powered by Blogger.