NASIONAL, PADANG -  Irma June, penyanyi legendaris Indonesia yang sempat menghilang selama delapanbelas tahun dari blantika musik, bulan Januari 2017 ini sudah berada di Amerika untuk jalani proses  penggarapan album lagu terbarunya di Nashville, kota musik Amerika.

Kembalinya Irma June di dunia musik ditandai dengan peluncuran lagu terbarunya, It's Me. Lagu ini telah dirilis pada bulan November 2016 lalu., bernuansa disko era delapanpuluhan, namun dikemas dengan aransemen musik kekinian, digarap oleh mas Roedy dan mas Iman (Engineer)  di studio rekaman Spoon Master  dan dimastering di Nashville - Amerika.

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Riau
Irma June sedang di Amerika Serikat 
"Keputusan saya untuk berhenti dalam karir musik pada tahun 1998 itu, semata-mata hanyalah karena keinginan saya sendiri, dengan maksud agar lebih fokus mengurus keluarga. Namun, bukan berarti saya vakum total, selama itu saya masih nyanyi pada acara-acara tertentu, dan juga menjadi penyanyi gospel. Dan yang membuat saya kembali ke dunia musik pada hari ini adalah mimpi, dan suami saya sangat mendukung," kata Irma June, ketika kami wawancarai lewat akun WhatsApp-nya, 12/01/2016. 

Irma June pernah mengukir karir musik di Indonesia pada era delapanpuluhan hingga sembilanpuluhan, sebagai salah seorang penyanyi solo wanita sukses lewat genre jazz. Pada saat itu, musik jazz tengah dirajai oleh grup-grup musik, namun Irma June mampu mendapat tempat di hati para penikmat musik di Tanahair. 

Keinginan untuk menempuh jalur musik dunia, bukanlah hal yang mendadak bagi Irma June. 

"Semuanya dimulai waktu saya dan suami menekuni bisnis teknologi yang Head Office-nya di Amerika, 5 tahun yang lalu. Kami kenalan dengan rekan di bisnis yang sama waktu kami kunjungan ke Amerika, dan ternyata ia seorang musisi. Terus ia minta suami saya untuk kirim video saya, dan waktu pulang ke Indonesia suami saya langsung kirim. Sekitar 3 tahun kami nggak dapat respon balik dari orang tersebut dan akhirnya saya juga nggak berharap banyak dari situ. Tapi ternyata kiriman video tersebut nggak sampai. Kami baru tahu setelah suami saya coba menghubungi  lagi orang itu, tanpa sepengetahuan saya,” tutur Irma June.

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Riau
Irma June sedang talkshow bersama Voice of America – VOA
Irma June melanjutkan, “Akhirnya suami saya kirim ulang videonya dan langsung direspon dalam kurang dari 24 jam. Terus rekan kami itu kirim video saya ke rekannya lagi, yang ternyata adalah sepupu penyanyi legendaris dunia, Whitney Houston, dan mereka suka dengan cara saya bernyanyi.”

Singkat cerita dari Irma June, “Mereka undang saya ke Amerika untuk kerjasama rekaman dengan mereka. Mereka sudah kirim bentuk kerjasamanya, hanya saja saya belum mau tandatangan dulu, karena saya mau lebih mempelajari lagi situasi dan kondisinya secara langsung di sana. Itu sebabnya saya ada di Amerika saat ini. Jadi tawaran dari Amerika itulah yang membuat saya mau kembali ke industri musik. Karena tawaran ini membangkitkan kembali impian masa kecil saya untuk berkarir di Amerika. Terlepas dari apakah saya jadi bekerjasama dengan mereka atau tidak, that doesn't matter. Bagi saya, kalau Tuhan sudah buka jalan untuk saya mewujudkan impian masa kecil saya di Amerika, for somehow, pasti ada jalan yang terbuka.”

Sebelum menutup wawancara, Irma June menyapa para penggemar setianya, “Thanks for the support guys! Saya menyadari, kembalinya saya ke industri setelah vakum selama 18 tahun bukanlah hal yang mudah, ada banyak hal yang harus saya pelajari lagi dan saya bersedia memulainya dari zero kembali. I hope you guys will always stay with me along my new journey. Love you all!,” 

Lagu It’s Me dari Irma June sudah bisa kita nikmati lewat channel Irma June di YouTube, pada link berikut ini; https://www.youtube.com/watch?v=uhFycnjlYVE  (rls)

RIAU, PEKANBARU - Himaprodi PPKn FKIP UR akan kembali menggelar Olimpiade PPKn (OP) ke-6 se-Riau pada 20-25 Februari 2017 mendatang. Bertempat di kampus FKIP Universitas Riau , Olimpiade ini akan menjadi tempat silaturahmi serta ajang adu gengsi bagi seluruh sekolah di Provinsi Riau mulai dari Sekolah Dasar (SD) sederajat, Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat, Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat hingga guru-guru.

Tio Sandiago, selaku Ketua Pelaksana mengatakan “Adapun cabang lomba yang akan dipertandingkan untuk tingkat SD/MI: Tes Tertulis dan Cerdas Cermat, SMP/MTs: Tes Tertulis, Cerdas Cermat, dan Karikatur, SMA/SMK/MA : Debat Pendidikan, Tes Tertulis, Cerdas Cermat, & Karikatur. Sementara untuk Umum ada lomba Photo Moment dan Rangking 1 serta lomba terbaru yakni Guru mengajar”.

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Riau
Ketua MPR RI, beberapa anggota MPR RI, Rektor UR,
Asisten III Pemprov Riau, Kadisdik Prov.Riau,
Dekan FKIP dan Wakil Dekan FKIP saat pembukaan Olimpiade PPKn 5
"Alhamdulillah tahun ini kita kembali menggelar Olimpiade PPKn (OP) yang ke-enam kalinya, tentunya Olimpiade PPKn (OP) ini berbeda dengan Olimpiade lainnya. Karna seperti yang kita ketahui bersama tahun lalu acara ini dihadiri Pejabat Tinggi Negara RI 5 , Ketua MPR RI, Bapak Zulkifli Hasan, ini merupakan apresiasi yang sangat tinggi untuk PPKn,” ujar Abdur Razak, selaku Stering Comitee Olimpiade PPKn 6.

“Karna PPKn adalah bagian penting yang tidak dapat kita pisahkan dalam kehidupan bermasyarakat ataupun akademis, kita lihat sejak kita menempuh pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi PPKn akan selalu dan terus kita pelajari,” tambah Ketua Pelaksana OP tahun lalu ini.

Bupati Hima Prodi PPKn, Fauzi menyampaikan “Tujuan dari pelaksanaan Olimpiade ini adalah selain untuk memahami 4 pusaka kebangsaan yakni, Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, kita juga ingin mengajak siswa-siswa di Riau mampu melestarikan nilai-nilai luhur pancasila dalam bidang akademis sejak dini.”

"Kita berharap sekolah-sekolah di Provinsi Riau dapat berpartisipasi dalam olimpiade ini, karna tentunya acara ini berbeda dengan olimpiade atau perlombaan lain , banyak manfaat positif yang akan didapat oleh para siswa dalam Olimpiade PPKn 6 se-Provinsi Riau karna tahun ini kami mengusung tema Nasionalisme.” Tutup Fauzi. 

Sementara untuk pendaftaran sudah mulai dibuka, untuk sekolah yang belum mendapatkan surat undangan silahkan menghubungi panitia (085363092454), dan bagi sekolah yang sudah mendapatkan surat undangan silahkan mendaftarkan siswanya sesegera mungkin.(rls)

INDRAGIRI HULU, RENGAT - Walau sempat beda pendapat akibat tidak adanya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) dalam angka KUA-PPAS 2017, akhirnya TAPD Pemkab Indragiri Hulu (Inhu) batal minta mediasi kepada Gubri dan berdamai dengan Banggar DPRD Inhu, untuk menyepakati KUA-PPAS 2017 sebesar Rp.1,396 triliun. Walau tanpa SILPA tahun sebelumnya.

Disepakatinya angka Rp.1,396 triliun pada KUA-PPAS Inhu 2017 walau tanpa SILPA tahun sebelumnya, dilakukan TAPD Pemkab Inhu dengan Banggar DPRD Inhu dalam rapat yang digelar di ruang rapat gedung DPRD Inhu, Pematang Reba, Rabu (28/12/16). 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhu
Ketua TAPD Pemkab Inhu Hendrizal yang juga Plt Sekda Inhu, saat dikonfirmasi seusai rapat kesepakatan angka Rp.1,396 triliun dalam KUA-PPAS Inhu 2017 tanpa adanya SILPA tahun sebelumnya membenarkan telah dicapainya kesepakatan angka Rp.1,396 triliun antara TAPD Pemkab Inhu dengan Banggar DPRD Inhu, tanpa adanya SILPA tahun sebelumnya. 

"Walau tanpa SILPA angka Rp.1,396 pada KUA-PPAS Inhu 2017 telah disepakati bersama Banggar DPRD Inhu. Dengan telah dicapainya kesepakatan ini, tentunya rencana untuk meminta mediasi kepada gubernur dibatalkan," ujarnya. 

Ditambahkan Hendrizal, memang dalam rapat-rapat sebelumnya sempat alot dan terjadi beda pandangan hingga sulit mencapai kesepakatan. Namun berkat komunikasi yang intens antara kedua belah pihak, akhirnya dicapai kesepakatan. 

"Kami mengapresiasi Banggar DPRD Inhu yang terus membuka komunikasi dan mengundang kami untuk melakukan pembahasan pada hari ini. Alhamdulilah dalam pembahasan tadi Banggar mengerti kenapa SILPA dinolkan dan angka Rp.1,396 triliun pada KUA-PPAS Inhu 2017 disepakati," ungkapnya. 

Sementara itu dikonfirmasi terpisah Ketua Banggar DPRD Inhu Miswanto yang juga Ketua DPRD Inhu yang sebelumnya ngotot untuk dimasukanya SILPA tahun sebelumnua pada KUA-PPAS Inhu 2017 mengatakan, pihaknya menyepakati angka Rp.1,396 triliun pada KUA-PPAS 2017. Walau tanpa adanya SILPA tahun sebelumnya. 

"Sudah, sudah disepakati tadi pada angka Rp.1,396 triliun pada KUA-PPAS Inhu 2017, memang tidak ada SILPA nya alias dinolkan. Kami bisa mengerti dan menerima kenapa tidak ada SILPA dalam KUA-PPAS 2017, salah satu faktornya belum dibayarkanya dana DAK dari pusat pada triwulan IV sebesar Rp.18 miliar," ucapnya. 

Diungkapkanya, angka Rp.1,396 triliun pada KUA-PPAS 2017 bisa saja bertambah pada koreksi akhir nantinya dan sisa dana lelang proyek maupun Bankeu dari Propinsi dan dana lainya yang masuk dalam SILPA bisa saja nanti dimasukan pada saat koreksi akhir. 

"Memang saat ini saya belum dapat data berapa dana sisa pelelangan kegiatan, Bankeu Propinsi maupun dana DBH DR yang seharusnya masuk dalam SILPA tahun sebekumnya, namun saya berpikir positif saja tentunya data itu pasti ada dan dananya dapat dimasukan pada koreksi akhir nanti atau pada APBD Perubahan 2017," jelasnya.(inu12)

ROKAN HULU, KEPENUHAN - Komisi IV DPRD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) rekomendasikan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Sumber Jaya Indahnusa (SJI) Coy dijatuhi sanksi pemaksaan pemerintah selama 15 hari kerja.

PKS PT. SJI Coy berlokasi di Desa Ulak Patian Kecamatan Kepenuhan, Rohul, diberi sanksi karena terbukti limbah cair melimpah dari kolam IPAL ke parit atau kanal di sekitaran kolam limbah pada Rabu (4/1/17) lalu.

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohul
Demikian hasil hearing antara Komisi IV DPRD Rohul bersama Dinas Lingkungan Hidup (LH) Rohul, dan manejemen PKS PT. SJI Coy.

Bahkan, pimpinan hearing, Ketua Komisi IV DPRD Rohul Wahyuni S.Sos,M.Si sempat menggebrak meja saat pertemuan berlangsung. Hal itu dipicu karena pihak perusahaan menolak diberi sanksi.

Wahyuni mengatakan rekomendasi sanksi pemaksaan pemerintah dari Komisi IV DPRD Rohul bukan untuk menutup paksa PKS PT. SJI Coy, namun agar pabrik ini segera memperbaiki kolam limbah, dan ke depan limbah cair perusahaan tidak melimpah lagi.

Diakuinya, rekomendasi pemaksaan pemerintah selama 15 hari kerja ini sifatnya hanya sementara. Bila perusahaan cepat memperbaiki kolam limbahnya, dan setelah dicek oleh Komisi IV sudah baik, PKS PT. SJI Coy yang baru efektif beroperasi sekira Agustus 2016 silam ini boleh beroperasi lagi.

"Jadi ini bukan penutupan PKS PT. SJI (Coy). Kalau kolam sudah diperbaiki, kami akan keluarkan surat pencabutan sanksi nya," jelas Wahyuni.

Secara tegas, Politikus Partai Demokrat ini mengatakan sanksi pemaksaan pemerintah ini dikeluarkan sebagai pelajaran bagi perusahaan lain agar rutin mengawasi kolam limbahnya, sehingga tidak mencemari lingkungan masyarakat.

Menurut dirinya, melimpahnya limbah cair dari PKS PT. SJI Coy ke kanal bisa saja mencemari aliran Sungai Batang Lubuh yang selama ini merupakan tempat masyarakat nelayan mencari nafkah yang mengharapkan hasil tangkapan ikan.

"Kalau sungai sudah tercemar, mau kemana lagi masyarakat nelayan mencari nafkah? Orang sini pun (Pasirpangaraian) mencari ikan sampai ke sana," tegas Wahyuni.

Wakil Ketua DPRD Rohul Abdul Muas dari Partai Gerindra, dan Wakil Ketua DPRD Rohul Hardi Candra dari PDI Perjuangan juga punya pendapat sama.

Menurut keduanya, bila PKS PT. SJI Coy tidak diberi sanksi, maka kejadian serupa, yakni melimpahnya limbah cari dari kolam limbah akan terulang lagi. Dari itu keduanya sarankan agar pabrik sawit ini dijatuhi sanksi.

Pendapat senada juga datang dari Sekretaris dan anggota Komisi IV DPRD Rohul lainnya. Seperti, Yetni Jonhendri juga meminta agar perusahaan mengganti ikan yang sudah mati.

Usai hearing, Kasubid Pengawasan dan Pengendalian Lingkungan Dinas LH Rohul Muzayyinul Arifin mengatakan dirinya akan melaporkan hasil hearing ini ke Kepala Dinas LH Rohul Hen Irpan.

Sesuai keinginan Komisi IV DPRD Rohul, sambung Muzayyinul, surat rekomendasi pemaksaan pemerintah akan dibuat dan dilayangkan ke manajemen PKS PT. SJI Coy pada Senin (9/1/17) pekan depan.

"Setelah mereka diberi sanksi tentu mereka akan memberikan laporan sampai mana progres perbaikan yang dilakukan," jelasnya.

Muzayyinul menambahkan, setelah surat rekomendasi dikirimkan, Dinas LH Rohul tetap melakukan pengawasan.

Setelah perusahaan memberikan laporan progres, hal itu akan menjadi bahan evaluasi Dinas LH, apakah izin PKS PT. SJI Coy akan dicabut atau akan terus pembekuan izin.

Sementara itu, Mill Manager PKS PT. SJI Coy, Anal Ridwan Sirait, mengakui bahwa limbah cari di perusahaannya bukan jebol, melainkan melimpah karena naiknya debit kolam, dampak air hujan cukup tinggi.

"Kita dalam waktu singkat akan memperbaiki kolam, sesuai saran Komisi IV," ujarnya.

Ditanya mengapa perusahaan tidak segera memperbaiki kolam, padahal pada November 2016 silam, limbah cair perusahaan juga melimpah ke kanal, Ridwan mengakui sudah memperbaikinya, namun Rabu kemarin, limbah cair melimpah karena debit air hujan.

Ridwan juga menerangkan, kolam limbah di PKS PT. SJI Coy ada 10 buah. Namun, baru 5 kolam dipakai sejauh ini, karena limbah dihasilkan dari pabrik belum begitu banyak, sebab pabrik mereka baru efektif beroperasi pada Agustus 2016 silam.

Perlu diketahui, hearing membahas limbah di PKS PT. SJI Coy ini juga dihadiri anggota Komisi IV dan anggota DPRD Rohul lain, seperti Winarto, Masril, Adam Safaat, Emilyadi, Thamrin Nasution, Muksin, dan lainnya.(leg/rou01)

NASIONAL, PADANG - Tepatnya memilih jenis produk yang akan dipasarkan adalah kunci utama keberhasilan dalam membangun sebuah bisnis marketing. Kesalahan memilih produk sering memicu kegagalan saat awal mengembangkan bisnis dan bisa saja mati di tengah perjalanan, sehingga hanya membuang waktu dan biaya. 

Sebuah produk yang pernah mengantar kesuksesan seseorang berbisnis, belum tentu akan memberikan kesuksesan yang sama bagi pebisnis lainnya, meski mereka memasarkan produk yang sama, dengan pola marketing tak berbeda. 

http://www.riaucitizen.com/
Muhammad Fadhli, Penulis dan Pebisnis Online (Dokumentasi Ladofadoredo)
Ini menjadi fenomena tersendiri, di tengah kelatahan masyarakat meniru jenis produk dan pola marketing yang telah berhasil ditekuni pebisnis sebelumnya. 

Apa indikator yang membuat ini terjadi? 

Ada beberapa pertimbangan dalam menentukan produk yang akan dipasarkan dalam bisnis online. Pertimbangan pertamanya adalah produk langka yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan belum ada orang lain memasarkannya. 

Keuntungannya, kita dapat menentukan sendiri harga produknya dan menjadi pemasar pertama yang mengolektif konsumen untuk produk ini. Peluang besar untuk jadi distributor terbuka lebar. Pelaku selanjutnya tentu mengikuti trend harga kita sebagai acuannya. 

Menentukan produk langka dan sangat dibutuhkan masyarakat, menuntut kejelian kita mempelajari kebutuhan pasar. Produknya ini bisa berupa barang dan jasa. 

Pertimbangan ke dua adalah produk yang paling mudah kita dapatkan dengan modal rendah atau produk jasa yang kita memiliki keahlian yang signifikan. Modal yang rendah tentu akan memudahkan untuk menjalani kerjasama dengan para reseller (unit usaha lain yang ikut memasarkan produk kita). 

Pertimbangan ke tiga adalah produk yang dibutuhkan masyarakat secara berkala dan berkelanjutan. Produk yang bersifat longlife atau tahan lama akan memperpanjang durasi repeat order (pemesanan ulang). Produk yang dibutuhkan konsumen secara berkala dan bekelanjutan serta dalam selang waktu yang waktu yang dekat, akan memberikan efek yang baik terhadap stabilitas bisnis dan memicu percepatan pengembangan jumlah konsumen. 

Sebagai pertimbangan ke empatnya adalah pilihlah produk yang tidak cepat kadaluarsanya dan bisa diyakini akan selalu ada dan tidak berhenti pengadaannya. Akan lebih baik jika kita memasarkan sebuah produk yang merupakan hasil produksi kita sendiri. 

Dan pertimbangan yang ke lima, pilihlah produk yang berkualitas, untuk menghindari keluhan konsumen. Bisnis yang hanya fokus pada penjualan tanpa menjaga kualitas produknya, tidak akan berkembang, dan perlahan akan kehilangan konsumennya satu per satu, dan hanya menunggu masa kegagalan tiba. 

Pertimbangan terhadap produk yang akan dipilih untuk bisnis online ini, bisa diterapkan untuk jenis produk barang dan jasa.(rls)

INDRAGIRI HULU, RENGAT - Menyambut datangnya tahun baru 2017 bupati kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Yopi Arianto membuat gebrakan, dengan menonjobkan tujuh pejabat di jajaran Pemkab Inhu.

Dinonjobkanya tujuh pejabat Penkab Inhu ini dilakukan bupati Yopi Arianto dalam pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama yang digelar di gedung Dang Purnama Rengat, jelang pergantian tahun, Sabtu (31/12/16). 

Ketujuh pejabat Inhu yang dinonjobkan tanpa jabatan ini adalah, Ediwarman yang sebelumnya Sekwan DPRD Inhu, Suhardi sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan, Adri Respen sebelumnya Kepala BPMD PPT, HM Sadar sebelumnya Kepala Dinas Peternakan, Wardiati sebelumnya Kepala BKD dan Feni Darius serta Rosmardi yang sebelumnya menjadi Staf Ahli bupati Inhu. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhu
Selain menonjobkan tujuh pejabat tersebut, bupati Inhu Yopi Arianto juga merombak dan melantik 20 pejabat pimpinan tinggi pratama Pemkab Inhu seperti, Kuwat Widianto yang sebelunnya menjabat Kadissosnakertrans menjadi Sekretaris Dewan (Sekwan DPRD Inhu), Ujang Sudrajat Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Teguh Kristiyanto Kadis Perumahan Rakyat dan Pemukiman, M.Bayu Kaban pemberdayaan perempaun dan keluarga berencana, Nikson Kadisnaker, Hasman Dayat Kaban pemberdayaan masyarakat desa, Slamet Kadis lingkungan hidup dan Suseno Adji Kaban penanaman modal dan pelayanan terpadu. 

Dalam amanatnya bupati Inhu Yopi Arianto mengingatkan para pejabat Inhu yang dilantik agar menjaga amanah yang dipercayakan dan meningkatkan etos kerja serta meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. 

"Selamat bertugas kepada para pejabat yang baru dilantik malam ini, jaga selalu amanah yang telah dipercayakan. Jalin komunikasi yang baik antar SKPD, tingkatkan displin dan etos kerja serta tingkatkan pekayanan terhadap masyarakat," tegasnya.(dow)

KAMPAR, BANGKINANG - Dilaksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka pengamanan perayaan Malam Tahun Baru 2017 yang digelar di Jalan Jend. Ahmad Yani, tepatnya di depan Taman Kota Bangkinang Sabtu (31/12/16) pukul 17.00 wib. 

Apel Gelar Pasukan ini dipimpin Pj. Bupati Kampar Syahrial Abdi didampingi Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata, Danyon 132 Bimasakti Letkol Inf Nurul Yakin, Dandim 0313 KPR Letkol Kav Yudi Prasetyo. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Turut hadir Waka Polres Kampar, Kabag Ops dan sejumlah Pejabat Utama Polres Kampar, Kasdim Kampar dan beberapa Perwira TNI, Kepala Satpol PP dan Kepala Dinas Perhubungan Kampar. 

Peserta Apel Gelar Pasukan terdiri dari Personil Jajaran Polres Kampar yang berjumlah sekitar 150 orang diperkuat 2 pleton personil TNI, 2 Pleton personil Satpol PP Kampar dan 1 Pleton personil Dishub Kampar. 

Pj. Bupati Kampar dalam arahannya menyampaikan bahwa perayaan tahun baru sebaiknya tidak dirayakan dengan kegiatan yang tidak bermanfaat seperti kebut-kebutan, mabuk-mabukan dan mengkonsumsi narkoba serta perbuatan negatif lainnya. Lebih baik kita tingkatkan ketaqwaan dan keimanan dengan melakukan ibadah di mesjid atau mushalla seperti menggelar istighosah, do'a bersama atau wirid pengajian. 

"Bahwa Pemda Kampar siap bersinergi dengan aparat Keamanan dari Polri dan TNI untuk mengamankan wilayah Kabupaten Kampar serta kegiatan pemeliharaan Kamtibmas,"terangnya. 

Sementara itu Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata pada kesempatan Apel Gelar Pasukan ini, menyatakan kesiapan seluruh jajarannya beserta stake holder terkait untuk mengamankan malam tahun baru di wilayah Kabupaten Kampar. 

Kapolres juga menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan evoria berlebihan dalam menyambut tahun baru seperti pesta kembang api atau menyalakan mercon, selain mubazir kegiatan ini juga membahayakan diri sendiri maupun orang lain. 

Untuk pengamanan malam tahun baru ini, semua personil gabungan ini akan disebar di jalanan kota dan tempat-tempat keramaian masyarakat. 

"Semoga semua rangkaian kegiatan dalam rangka menyongsong tahun baru ini dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar,"ungkap Kapolres.(kam12)

KAMPAR, BANGKINANG - Ba'da Maghrib bertepatan Malam Tahun Baru 2017, di Masjid Al-Ikhsan Islamic Centre Bangkinang dilaksanakan Do'a dan Istighosah Bersama untuk mewujudkan Pilkada Damai Kabupaten Kampar tahun 2017 Sabtu (31/12/16). 

Kegiatan yang digagas Kapolres Kampar ini dihadiri Pj. Bupati Kampar Syahrial Abdi beserta Forkopimda Kampar, turut hadir sejumlah Pejabat Utama Polres Kampar dan Perwira TNI, Kepala Dinas Instansi Jajaran Pemda Kampar dan warga masyarakat serta Jamaah Masjid Al-Ikhsan Islamic Centre Bangkinang yang berjumlah sekitar 300 orang. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Mengawali kegiatan ini, Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata memberikan sambutannya yang menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka rangka mewujudkan Pilkada Damai Kabupaten Kampar Tahun 2017. 

Lebih lanjut disampaikan Kapolres terkait Pilkada Kampar ini, kita boleh berbeda pilihan namun harus mengutamakan kerukunan dan persatuan ditengah masyarakat. 

Kapolres Kampar juga menghimbau masyarakat yang merayakan malam pergantian tahun untuk tidak melakukan eforia yang berlebihan seperti kebut-kebutan, meminum minuman keras dan menggunakan narkoba serta kegiatan negatif lainnya yang tidak bermanfaat, lebih baik kita beribadah untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta berdoa untuk memohon keselamatan hidup dunia dan akhirat. 

Usai sambutan dari Kapolres Kampar dilanjutkan dengan Do'a bersama yang dipimpin Ketua MUI Kampar H. Zulhermis. 

Kegiatan berakhir sekitar pukul 19.00 wib menjelang shalat Isya, semua rangkaian acara berlangsung dengan aman, tertib dan lancar.(kam12)

INDRAGIRI HILIR, KERITANG - Semangat olahraga di kalangan masyarakat di desa harus diapresiasi dan mendapatkan pembinaan serius. 

Pernyataan ini disampaikan Bupati Inhil H Muhammad Wardan saat menghadiri penutupan Turnamen Bola Volly Pemuda Keritang Cup I, Jum'at (30/12/16) di Kotabaru, Kecamatan Keritang. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
"Saya senang dengan menggeliatnya semangat olahraga sampai di desa seperti ini, kegiatan semacam ini harus digiatkan dan terus aktif diadakan," ungkap Wardan. 

Disebutkan, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir akan memberikan dukungan bagi pembinaan kegiatan olahraga seperti ini. Karena kegiatan olahraga ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat. 

"Kegiatan turnamen ini juga dapat menjadi ajang seleksi dan pembinaan bagi atlet olahraga, terutama Bola Volly," katanya. 

Selain hadiah bagi para pemenang turnamen ini, Bupati juga secara khusus memberikan bantuan uang sebesar Rp 20 juta bagi kegiatan ini. 

Penutupan turnamen ini dihadiri juga anggota DPRD Riau asal Inhil H Musyaffak Asikin, anggota DPRD Inhil Yusuf Said dan para pejabat Pemkab Inhil.(hum12)

BENGKALIS, MANDAU - Bersama-sama adalah sebuah awal, menjaga kebersamaan adalah sebuah perkembangan dan bekerja bersama adalah sebuah kesuksesan. 

Itulah pesan bijak Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, ketika melepas secara resmi keberangkatan 125 anggota Andam Dewi Marching Band (ADMB) ke Grand Prix Marching Band (GPMB) XXXII tahun 2016 di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (22/12/16) lalu, di lapangan pasir Andam Dewi. 

Pesan itu benar-benar memotivasi seluruh anggota ADMB. Berkat kebersamaan, mereka berhasil mengharumkan nama Negeri Junjungan pada babak final devisi utama GPMB XXXII.

http://www.beritabengkalis.com/
Atas prestasi itu, seperti disampaikan Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Bengkalis, Riki Rihardi, ADMB berhak membawa pulang piala tetap dan piala bergilir Menteri Pemberdayaan Perempuan. Sebagaimana dikutip Kepala Bagian Humas, Johansyah Syafri, Riki menambahkan, pada kejuaraan tingkat nasional yang diikuti peserta terbaik dari berbagai daerah di Indonesia itu, ADMB memang belum menjadi yang terbaik diantara yang terbaik. Hanya berada di posisi 5 besar. 

Kata Riki, pemenang I MB Locomotive PT KAI Bandung, Jawa Barat (nilai 83,15), peringkat II Drum Corps Universitas Halu Oleo, Kendari (80,05), juara III MB Waditra Prima Sangatta PT KFC, Kutai Timur (79,05). 

‎“Sedangkan, peringkat IV diraih MB Gema Wibawa Mukti Pemerintah Kota Bengkalis (75,65) dan ADMB di peringkat V (69,90),” imbuh Riki melalui sambungan telepon selulernya, Sabtu (31/12/2016). 

Terpisah, meskipun belum berhasil menjadi yang terbaik di antara yang terbaik, Amril tetap memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas capaian ADMB itu. Dia berharap tak ada satu pun yang kecewa karena belum berhasil menjadi ‘the best of the best’ dan hanya masuk 5 besar. 

“Apa pun capaian yang diraih ADMB pada GPMB XXXII di Bekasi, bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, tetap merupakan raihan yang terbaik dan membanggakan. Apalagi ADMB merupakan satu-satunya duta, bukan hanya dari Provinsi Riau, tapi juga dari pulau Sumatera,” ujar Amril. 

Dia juga memberikan apresiasi serupa atas perjuangan seluruh anggota ADMB. Mulai dari tahap persiapan mau pun ketika berjuangan untuk mengharumkan nama daerah ini di ajang GPMD XXXIII agar dapat menjadi yang terbaik diantara yang terbaik, meskipun upaya itu belum berhasil. 

“Jadikan capaian pada GPMB XXXII sebagai motivasi agar pada ajang serupa di masa mendatang lebih baik dan jauh lebih baik lagi. Jadi tak perlu kecewa apalagi sampai surut ke belakang, karena kegagalan itu adalah keberhasilan yang tertunda,” pesan Amril, dengan nada bangga.(dow)

Powered by Blogger.