KAMPAR, RUMBIO JAYA - Kegiatan Safari Ramadhan yang dilakukan Pemeintah Daerah (pemda) Kabupaten Kampar memiliki tujuan adalah untuk mendekatkan Pempimpin dengan masyarakat. Demikian disampaikan Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto,SH dalam sambutannya pada acara Safari Ramadhan 1440 H Pemerintah Daerah (pemda) Kabupaten Kampar Tim I di Masjid At Taqwa Dusun I Desa Teratak Kecamatan Rumbio Jaya, selasa malam (21/5/19).

Dimna turut di hadirin  juga pada safari tersebut Anggota DPRD Kampar Zulfan Azmi,ST, Asisten I Setda Kampar Ahmad Yuzar, Kepala Baznas Kampar Basri Rasyd, Staf Ahli Bupati Dr Aliman Makmur, Para kepala Dinas, Kantor,Bagian, Camat Rumbio Jaya Sutomi serta para kepala Desa Se-Kecamatan Rumbio Jaya.

Lebih lanjut Catur Sugeng menyampaikan bahwa pentingnya para pemimpin mulai dari Bupati sampai Kepala Desa untuk selalu bisa mendekatkan diri dengan masyarakat serta para ulama termasuk dalam kegiatan safari ini. Hal ini perlu dilakukan agar ada rasa kedekatan, saling mencintai saling menghargai serta saling mehormati sehingga terjalin hubungan yang sangat erat.

Dan apabila seorang pemimpin sudah bisa menjalnkan hal ini dengan baik, maka negeri Kampar akan aman. Akan tetapi  para pemimpin juga harus juga memiliki keadilan dengan tidak pilih kasih serta tau apa yang dibutuhkan oleh masyarakatnya.

Untuk itu kami selaku Bupati Kampar dan kepala OPD mohon meminta mohon do'akan kami, karena seorang Bupati tentu memiliki tugas yang berat. Makanya juga perlu saling mengingatkan karena Kampar adalah daerah yang sangat luas, dimana terdiri dari 21 Kecamatan dan 250 Desa dan Kelurahan. 

Kedepan kita menpunyai tekat akan membangun kampar dari sisi apapun, baik sisi pemereatan infrastruktur, sosial, keagaman serta memperkuat citra Kampar sebagai Serambi Mekah Riau. Ujarnya 

Dalam kegiatan ini Bupati Kampar juga  menyerahkan bantuan dari Pemda Kampar yaitu berupa Dana Hiba Pemda Kampar melalui begian Kesejahteran Rakyat Setda Kampar sebesar Rp 30 juta dan  penyerahan beberapa Al-Qur'an, bantuan dari Badan Amil Nakat Nasional (Baznas), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Rastra, e-KTP dari Disdukcapil Kampar.

Sementara itu kepala Desa Teratak Muhammad Hardi,menyampaikan rasa syukur allhamdulillah Desa teratak sudah dua kali dikunjungi Bupati Kampar Catur Sugeng, dimana sebelumnya hadir pada acara sulaturahmi dan saat ini acara safari ramadhan pemda kampar.  
Tentu dengan kunjungan Bupati ini menbawah dampak yang luar biasa bagi Desa Teratak sendiri .

Untuk dikatahui bersama bahwa Desa Teratak memiliki Pra industri yang bergerak dibidang pandai besi, hal ini baik industri barang belum jadi menjadi setengah jadi maupaun barang stengah jadi menjadi jadi.

Sejauh ini lanjut Hardi, allhamdulillah kerajinan ini sudah dipasarkan di luar Desa, Luar Kampar bahkan sudah sampai ekspor Negara Malaysia. Untuk itu harapan kepada pemda kampar kami untuk kuranya selalu memberikan bantuan pengembangan pandai besi ini", ujarnya.(adv)

RIAU, KAMPAR - Gubernur Riau Syamsuar  didampingin Isteri Ny. Misnarni Syamsuar beserta Rombongan Pemprov Riau melakutkan Safari Ramadhan di Kabupaten kampar diMasjid Al-ihsan Markas Islami Bangkinang pada hari Senin 20/05.

Sebelumnya Rombongan tim safari Ramadhan melaksanakan buka puasa dan shalat Maghrib berjamaah di Rumah Dinas Bupati di Bangkinang. Dalam sambutannya Gubernur Riau Syamsuar menungkapkan,Kegiatan  safari Ramadhan Pemprov Riau ke 4 Alhamdulillah saat ini kita telah dapat datang ke Kabupaten kampar

Pada malam ini kita telah Serahkan SK Kabupaten Kampar sebagai tuan rumah MTQ ke 38 provinsi Riau tahun 2019, semoga sukses Tuan rumah, sukses penyelenggaraan, dan sukses Ekonomi" Tambahnya lagi.

Selanjutnya malam ini merupakan Malam Nuzulul Qur'an,  moment Nuzulul Qur'an  Mari kita tingkatkan kualitas Qari kita, dari peringkat 6 se Indonesia kedepan kita tingkatkan prestasi kita, mari kita didik anak-anak kita untuk mencintai Al-Qur'an Sejak dini" Pintanya lagi.

Saya ingin mendirikan Qur'an center di Riau ini, semoga keberkahan bagi masyarakat riau dengan memuliakan Al-Qur'an, Mari kita amalkan isi kandungan Al-Qur'an dalam kehidupan kita sehari-hari" Kata Syamsuar.

Pada kesempatan tersebut di terima Bantuan CSR dari Bank Riau Kepri, semoga Ini Terus memberikan manfaat atas keberadaan Bank Riau Kepri yang menuju ke Bank Syariah ini" Kata Syamsuar.

Selanjutnya ditambahkan Syamsuar bahwa Riau merupakan salah satu kawasan wisata halal Nomor 3 di Indonesia, oleh sebab itu mari kita promosikan produk kuliner yang sangat banyak khususnya di Kabupaten kampar, begitu juga terhadap destinasi wisata yang cukup banyak dan terkenal di Riau.

Mari kita semua bersama-sama menggali seluruh potensi yang kita miliki dalam meningkatkan ekonomi masyarakat" Pinta Syamsur lagi.

Sementara Bupati Kampar dalam sambutannya menyampaikan bahwa kami atas nama Masyarakat dan Pemerintahan Kabupaten kampar mengucapkan terima kasih atas dijadikannya Kabupaten kampar sebagai tujuan Safari Ramadhan Pemprov Riau.

Selain itu pada malam ini dilakukan peringatan Nuzulul Qur'an di Markaz Islami Bangkinang ini semoga kita makin meningkat keimanan kita kepada Allah SWT, dengan pengamalan Al-Qur'an dalam kehidupan kita sehari-hari" Tambah Bupati Kampar.

Dan tak kalah penting adalah Pemrov Riau menyerahkan Surat Keputusan Penetapan Kampar sebagai Tuan Rumah MTQ Riau ke 38 tahun 2019, Ini merupakan berkah tersendiri bagi Kabupaten kampar" Kata Bupati Kampar.

Insyaallah kita akan Jaga amanah sebagai tuan rumah mari Kita sukseskan pelaksanaan MTQ di Kampar nanti" Pinta Bupati Kampar.

Sementara itu Mahyudin Kepala kementerian Agama Riau dalam arahannya menyampaikan ini merupakan istimewa bagi Kampar dan keberkahan bagi masyarakat kampar, Selain berkunjung ke Kabupaten Kampar Gubernur Riau dan rombongan melaksanakan Peringatan Nuzulul Qur'an tingkat Provinsi Riau" Kata Mahyuddin 

Pada kesempatan tersebut Gubernur menyerahkan CSR Bank Riau Kepri sebesar Rp. 50 juta kepada Pemkab Kampar yang diterima Bupati Kampar yang selanjutnya diserahkan ke pengelola Markaz Islami Bangkinang, selanjutnya Gubernur Riau menyerahkan santunan kepada anak panti asuhan. Serta bantuan jam digital dari PT. RAPP untuk Masjid al-ihsan Markaz Islami Bangkinang. Begitu juga diserahkan  CSR dari PT Bumi Siak Pusako kepada Pemkab Kampar.

Pada kesempatan tersebut Tausiah inti sari Nuzulul Qur'an disampaikan oleh Said Aqil Munawar yang sebelumnya membacakan ayat-ayat suci Al-Qur'an bersama dengan 3 orang Qari'.(adv)

KAMPAR, BANGKINANG - Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto SH. bertindak sebagai inspektur Upacara pada Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-111 Tahun 2019 tingkat Kabupaten Kampar di lapangan Pelajar, Senin (20/5).

Sebagai Inspektur upacara Bupati Kampar juga membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Informatika RI Rudiantara, Bahwa Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-111, 20 Mei 2019,sejalan dengan teks Sumpah Palapa yang bermakna tak akan menghentikan mati raga atau puasanya sebelum mempersatukan Nusantara. ”Kita berada dalam situasi pasca-pesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat kita.

Kita mengaspirasikan pilihan yang berbeda-beda dalam pemilu, namun semua pilihan pasti kita niatkan untuk kebaikan bangsa. Oleh sebab itu mari kita rajut lagi persaudaraan kita dalam menbangun bangsa dan negara yang kita cintai ini.ujarnya 

Kegiatan Upacara hari kebangkitan Nasionaldi hadiri oleh Sekda Kampar Drs. Yusri,M.Si, Staf Ahli Bupati, Asisten, Pejabat Eselon II, III,lV dan Kepala Dinas,Kepala Bagian ,serta para ASN dan THL dilingkungan Pemkab Kampar, Polri, TNI dan pelajar sekota Bangkinang.

Di tambahkan Bupati, Momentum Hari Kebangkitan Nasional ini kita jadikn sebagai momentum awal dalam menjaga persatuan dan kesatuan di Kabupaten kampar dan wajib kita  aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,yaitu  selalu menjaga tali silaturrahahim dan menjaga persatuan dan kesatuan, jangan saling menyinggung antara satu sama lain yang dapat menimbulkan perpecahan,

Sebab keberhasilan pemerintahan itu terletak pada stabilnya rasa aman di tengah masyarakat kita,jika itu sudah tercapai tentu apa pun yang akan kita programkab akan terwujud. Dengan tetap menjaga agar suasana selalu kondusif penuh harmoni dan persatuan", tutupnya.(adv)

RIAU, PEKANBARU - LBH Tuah Negeri Nusantara kota Pekanbaru bersukacita terhadap hadirnya sebuah momen yang sangat ditunggu tunggu. LBH TNN kota Pekanbaru lulus verifikasi di Kemenkumham Republik Indonesia berdasarkan SK Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor : M.HH-01.HN.07.02 Tahun 2018 tentang lembaga/organisasi bantuan hukum.

Photo bersama usai penandatangan MoU Pemberian Bantuan Hukum
LBH Tuah Negeri Nusantara yang telah lulus verifikasi dan akreditasi sebagai pemberi Bantuan Hukum periode tahun 2019 s/d 2021 di Provinsi Riau pada hari ini tanggal 14 Mei 2019 telah melakukan penanda tanganan MoU dengan Kemenkumham Provinsi Riau yang dilakukan di hotel Furaya Pekanbaru, dalam penanda tanganan MoU ini hanya 10 Organisasi Bantuan Hukum (OBH) yang lulus verifikasi yang dan salah satunya LBH Tuah Negeri Nusantara kota Pekanbaru. 

Suardi, SH
Ketua LBH Tuah Negeri Nusantara
Sesuai dengan fungsi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang lahir karena adanya sebuah tujuan dalam membantu masyarakat yang tidak mampu baik secara ekonomi maupun kedudukan strata sosial. Selain itu terdorong karena keinginan dalam penegakkan keadilan dan kedudukan yang sama di depan hukum. 

Jika kita lihat memang dalam berbagai contoh kasus sering kali hukum tumpul keatas akan tetapi sangat tajam ke bawah, disinilah yang dibutuhkan dari para advokat dalam membantu masyrakat menengah ke bawah dalam prosesi hukum. Profesi advokat/penasehat hukum adalah profesi yang mulia dan terhormat (offium nobile),

LBH Tuah Negeri Nusantara Pekanbaru yang diketuai oleh Suardi, SH turut hadir dalam penandatangan Kontrak Kerja Bantuan Hukum menjelaskan, "LBH Tuah Negeri akan selalu fokus untuk membantu dan memberikan bantuan hukum kepada masyarakat tidak mampu atau miskin secara cuma-cuma atau gratis, hal ini merupakan tugas sebagai Profesi Advokat dan juga LBH ini telah diakui oleh Pemerintah melalui Verifikasi Kemenkumham RI Kanwil Provinsi Riau dengan amanah ini kita akan lebih semangat lagi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan", tuturnya.

Ditambahkannya lagi, LBH Tuah Negeri Nusantara menghimbau kepada masyarakat Riau dan khususnya Pekanbaru jika ingin mendapatkan Bantuan Hukum secara gratis silahkan datang ke kantor kita di jalan Serayu Nomor 41 Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung sekaki Pekanbaru" pungkas Suardi. (rls)

ROKAN HILIR, TANAH PUTIH - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) selaku penyelenggara ibadah haji sejak zaman Anas Maamun hingga sekarang dibawah kepemimpinan Bupati Suyatno bersama Wakilnya Drs H Jamiludin tetap berupaya semaksimal mungkin mempertahankan, bahkan meningkatkan indeks kepuasan jamaah haji bagi Calon Jemaah Haji (CJH) asal Rohil .

Bahkan Pemkab menyatakan dengan tegas pihaknya bertekad menjadikan pelayanan terhadap Calon Jemaah Haji (CJH) Rohil harus menjadi yang terbaik di Provinsi Riau, baik itu mulai pelayanan, keberangkatan hingga pulang haji harus mendapat perhatian.

Sebab menurut Suyatno, doa orang yang pergi ke tanah suci itu doanya sangat makbul apalagi di doakan banyak. Oleh sebab itu dia selalu berpesan kepada para CJH agar mendoakan Negri Seribu Kubah ini menjadi negri yang aman, tentram, makmur dan masyarakatnya sejahtera.

“Orang yang akan naik haji itu telah susah payah mengumpulkan dana dan menunggu hingga bertahun-tahun agar bisa melaksanakan ibadah haji. Sehingga, peserta haji ini sangat perlu dibantu dan dipermudah urusannya,” terang orang nomor satu di Rohil itu.

Dalam rangka mewujudkan ini tampak beberapa langkah yang dilaksanakan oleh Pemkab Rohil tiap tahunnya. Diantaranya, memastikan calon jamaah haji mendapat pengetahuan dan pemahaman yang baik tentang seluk-beluk ibadah haji, melalui bimbingan manasik haji yang cukup.

Dengan  bimbingan dan manasik haji yang cukup, jamaah diharapkan bisa memiliki pengetahuan dan pemahaman yang baik tentang ibadah haji. Pemerintah juga memastikan semua jamaah mendapatkan haknya untuk memperoleh bimbingan dan manasik haji.

Selain itu, edukasi tentang kesehatan. Selain membutuhkan pengetahuan soal seluk-beluk ibadah haji,  calon jamaah haji  yang akan menunaikan rukun Islam kelima juga membutuhkan fisik yang sehat dan prima. Karena itu, edukasi tentang menjaga kesehatan sebelum dan selama jamaah menunaikan haji di Tanah Suci harus terus gencar dilakukan.

Apalagi, cuaca di Arab Saudi berbeda dengan di Tanah Air. Terlebih, bagi jamaah yang tergolong berisiko tinggi. Pelayanan kesehatan ini harus mulai dilakukan sesegera mungkin, sehingga jamaah mulai bisa mempersiapkan fisiknya untuk menunaikan ibadah haji. Mereka pun memahami apa saja yang harus dilakukan ketika berada di Tanah Suci.

Disamping itu, Suyatno juga terus mengingatkan kepada seluruh panitia haji agar terus memberikan pelayanan yang terbaik dan memuaskan kepada peserta haji agar dapat melaksanakan ibadah hajinya dengan tenang dan lancar.

Pelayanan yang dimaksud Suyatno, diberikan mulai dari keberangkatan, mobilisasi, makan minum, perhotelan hingga kepulangannya. "Meskipun kita sudah berpengalaman, tetapi ada saja hal yang tidak diinginkan muncul. Untuk itu, saya minta panitia induk dan kabupaten sendiri, betul-betul melakukan koordinasi dengan masing-masing tugasnya untuk kematangan keberangatan haji," terang Suyatno kepada panitia. (Adv)

ROKAN HILIR, BAGANSIAPI API - Wakil Bupati Rokan Hilir, Drs H Jamiluddin didampingi Kepala Dinas Pendidikan H Rusli Syarif S.Sos, Senin (22/4/2019) lalu melakukan pemantauan di berbagai sekolah yang ada di Bagansiapiapi diantaranya, SMP Wahidin.


Sebanyak 26.777 Pelajar SD, MI, SMP dan MTS Se-Kabupaten Rokan Hilir, yang mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang dimulai pukul 08.00 WIB, Sedangkan untuk tingkatan SD masih menggunakan kertas pensil.

Tampak Wakil Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan melihat pelajar yang sedang mengisi lembar jawaban komputer. "Kita berharap agar bisa meningkat rasionya dibandingkan tahun lalu baik kualitas nilai maupun kualitas peringkat se Riau," kata Wabup.

Wabup berpesan agar para pelajar mengikuti ujian dengan serius dan memperoleh hasil yang memuaskan agar nantinya mudah melanjutkan ke sekolah-sekolah favorit. "Bagi SD tentunya akan melanjutkanke SMP sedangkan SMP melanjutkan ke SMA atau SMK atau ada yang berminat ke Madrasah Aliyah," ujar Wabup.

Selanjutnya Wabup melanjutkan pemantauan di Bangko Pusako tempat tinggal Wabup dan hanya sempat memantau di Sekolah Wahidin saja. Selanjutnya Kadisdik Rusli Syarif melanjutkan pemantauan di SDN 004 Jalan Siak dan SDN 001 Bagan Kota. Tidak ada kendala apapun dilapangan dan berharap hingga empat hari kedepan juga bisa berjalan dengan lancar.

Terkait target senada dengan Wabup Kadisdikoptimis adanya peningkatan baik tingkat SD/MI maupun tingkat SMP/MTS untuk hasil kelulusan nantinya, jadi Harapan kita tentunya lulus semua kalau bisa peringkat satulahkan dalam dua tahun ini kita meningkat hasilnya, harap Wan Rusli. 

Wan Rusli menjelaskan, bahwa kalau tahun kemaren tingkat SD dari peringkat 9 menjadi peringkat 11 dan SMP dari 11 menjadi 5, Masadari 9 menjadi 3 bisa dan dari tiga menjadikan satu tak bisa atau paling tidak bisa tetap dan jangan menurun, tegas Rusli.

Adapun rincian peserta yang mengikuti Ujian Nasional diantaranya tingkat SD jumlah sekolah 364 peserta 13.268 orang, MI jumlah sekolah 63 peserta 1.26. Sementara untuk tingkat SMP/MTS jumlah SMP 123 sekolah peserta 8.264 orang dan MTS  76 sekolah peserta 3.984 orang, jadi jumlah Total Sekolah yang mengikuti Ujian Nasional sebanyak 626 sekolah dan peserta keseluruhan berjumlah 26.777 orang.

Sedangkan untuk Rohil sekolah yang melaksanakan UNBK terdapat 9 sekolah diantaranya, Kecamatan Bangko SMP Wahidin, SMP Bintang Laut dan SMP Setia Budi. Kecamatan Bagansinembah SMPN 1 Bagansinembah, SMPN2 Bagansinembah, dan SMPN 4 Bagansinembah dan SMP Islam Babussalam Bagansinembah Kecamatan Bangko Pusako, SMP Swasta Abdi Negara dan SMPN 6 Satu Atap Bangko Pusako. (adv)

ROKAN HILIR, BAGANSIAPI API - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dibawah kepemimpinan Bupati H. Suyatno bertekad merealisasikan pembangunan dibidang kerohanian sarana dan prasarana ibadah diwilayahnya.


Salah satu yang akan dibangun adalah Masjid Muhammad Cheng Ho yang rencananya dibangun di area Pujasera Bagansiapiapi, tak hanya sebagai tempat ibadah, masjid ini rencananya dibangun untuk mendukung pariwisata sejarah religi di Rokan Hilir.

Bupati Suyatno menyebut rencana pembangunan Masjid Muhammad Cheng Ho sudah disepakati bersama dalam rapat dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Rohil, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Rohil, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda serta ormas Islam yang digelar di Gedung Daerah Datuk Batu Hampar, Bagansiapiapi Rabu (20/3) lalu.

“Insya Allah tahun ini juga kita akan membangun Masjid Muhammad Cheng Ho berada di Kota Bagansiapiapi,” ujarnya kala itu dalam rapat.

Pembangunan Masjid dengan nama Muhammad Cheng Ho bukan tanpa alasan, Bupati Suyatno menyebut penamaan Cheng Ho tak lepas dari sejarah pembangunan Kota Bagan Siapiapi yang dibuka pertamakali oleh etnis Tionghoa.

“Setelah mereka membuka kota Bagan Siapiapi lalu mereka turun temurun, sehingga tak heran banyak Tionghoa di Kota Bagansiapiapi, dan bahkan banyak juga yang sudah masuk agama Islam,” jelas Suyatno. Ia juga menyebut Pembangunan Masjid Muhammad Cheng Ho seluas 2 hektare itu rencananya akan dimulai sebelum acara Bakar Tongkang.

Tak hanya sebatas pembangunan Masjid Muhammad Cheng Ho, Bupati Suyatno bersama Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar M.Si membagikan sertifikat tanah wakaf dan rumah ibadah dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penghulu dan Lurah se- Kabupaten Rokan Hilir, bertempat di Gedung Serbaguna H Misran Rais Bagansiapiapi, Senin (15/42019) lalu.

Sertifikat tanah yang diserahkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohil kepada masyarakat, yakni sertifikat tanah wakaf dan sertifikat rumah ibadah tanah gereja, vihara, musollah dan masjid.

Program ini dinilai sangat positif, sehingga dengan adanya kepastian atas hak tanah dan rumah ibadah, diharapkan masyarakat semakin tenang beribadah, dan menghindarkan rumah ibadah dari objek sengketa. (Adv).

ROKAN HILIR, BAGAN BATU - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir terus menggalakkan revitalisasi dan pembangunan pasar tradisional. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemkab Rokan Hilir berharap bantuan pemerintah pusat untuk pengembangan dan membangun ekonomi masyarakat daerah dengan merenovasi lokasi tempat transaksi perdagangan dan perindustriam Kabupaten. 

Diantara banyaknya bangunan pasar yang sudah rampung dikerjakan adalah Pembangunan satu unit pasar tradisional revitalisasi tahun anggaran 2018 di Kepenghuluan Panipahan Darat, Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), Kabupaten Rokan Hilir.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Rokan Hilir, H Wazirwan Yunus saat dikonfirmasi belum lama ini menyebut pasar tradisional di Kecamatan Palika dibangun oleh pemerintah pusat melalui kementerian koperasi dan UKM, yang dibiayai melalui dana Tugas Pembantu (TP) dengan total anggaran 800 juta rupiah.

“Pasar tradisional revitalisasi merupakan program strategis dari kementerian koprasi dan UKM dengan sasaran memberdayakan para pelaku usaha mikro yang selama ini tumbuh di pasar yang belum memilki fasilitas transaksi tempat berusaha yang layak, sehat dan bersih,” ujar Wazirwan Yunus.

Ia menambahkan, pasar tersebut saat ini dikelola oleh Koperasi Karya Prima Tama. Diharapkan dengan dibangunnya pasar tradisional revitalisasi tersebut dapat berkontribusi pada peningkatan ekonomi di wilayah Kecamatan Pasir Limau Kapas dan sekitarnya.

Tahun ini Dinas Koperasi dan UKM  Kabupaten Rokan Hilir juga mendapatkan jatah satu unit pasar tradisional revitalisasi yang berlokasi di Kepenghuluan Labuhan Tangga Kecil, Kecamatan Bangko, dengan dana yang sama.

Pembangunan pasar tradisional di usulkan oleh dinas koperasi setempat kepada kementerian koperasi, jika kondisi pasar sudah tidak layak untuk digunakan. “Kalau target kita maunya setiap tahun dapat. Jadi yang tidak punya pasar bisa kita bangunkan pasar,” pungkasnya. (Adv)

ROKAN HILIR, BAGANSIAPI API - Bupati Rokan Hilir H Suyatno melakukan peninjauan Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Dumai, Rokan Hilir, Bengkalis (Durolis), Selasa (26/6/2018) lalu.

Suyatno juga memuji pembangunan SPAM Durolis ini sangat bagus dan rapi."Pembangunan ini tidaklah gampang, membutuhkan biaya besar. Alhamdulillah, saya lihat hasil kerja rekan rekan di lapangan cukup bagus," ungkap Suyatno.

Selain itu, Suyatno juga menyatakan khusus di Rohil untuk sementara program sarana air bersih nantinya jika selesai baru bisa melayani air bersih di tiga kecamatan.Yakni Kecamatan Tanah Putih, Rimba Melintang, dan Bangko Pusako. 

Sisanya, baru akan menunggu anggaran lanjutan dalam penyediaan pipa air bersih yang menghubungkan kerumah-rumah warga. 

"Untuk Rohil tiga kecamatan. Dan saat ini sedang proses lelang jaringan pemasangan Pipa dan sambungan rumah dengan anggaran Rp 36,4 Miliar dari APBD Rohil tahun 2018," beber Suyatno.

Selain itu, untuk wilayah Kabupaten Bengkalis akan teraliri untuk wilayah Duri dan sekitarnya. Begitu juga wilayah Dumai sekitarnya.

Selain Bupati Rohil H Suyatno, turut hadir mendampingi dalam peninjauan Kadis PUPR Jon Syafrindow, Asisten III Muzakkar AMP, Kabag Humas Hermanto Ssos, Camat Tanah Putih Tanjung Melawan Normansyah, dan pihak kontraktor pelaksana. (adv)

ROKAN HILIR, KUBU - Bupati Kabupaten Rokan Hilir H Suyatno AMP Meresmikan Masjid Raya Al-Furqon, di Kecamatan Kubu, Rohil, Riau, Jumat (29/3/2019) lalu.


Dalam Acara tersebut, selain Bupati Suyatno, tampak Juga hadir Sekretaris Daerah Rohil Drs H Surya Arfan MSi, para OPD dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Rohil, Anggota DPRD Fraksi partai Golkar Darwis Syam, Amansyah Fraksi Partai Amanat Nasional, dan Fraksi Partai PKB Abu Khoiri, serta Camat Kubu, Lurah/Penghulu, RT/RW, dan Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Rohil, Wazir Wan Yunus.

Selain Peresmian Masjid Al Furqon,Bupati Suyatno juga memberikan bantuan kepada Masjid Al-Furqon Sebesar Rp.300 Juta,dan satu musholla sebesar Rp.50 Juta.

"Kita serahkan secara Perdana di tahun 2019 ini, yang namanya bantuan masjid rumah ibadah ini baru pertama kali saya buka kuncinya, saya serahkan hari ini bantuan rumah ibadah untuk masjid ini sebesar 300 juta," kata Suyatno.

Bupati Suyatno menyarankan kepada pengurus masjid, dan mushalla yang sudah di tetapkan sebagai penerima bantuan agar segera mencairkan dana bantuan rumah ibadah, 

"Besok datang ke Bagansiapiapi, paling tidak hari Senin ambil duitnya, dan Diharapkan penggunaan dana bantuan tersebut harus melalui musyawarah pengurus masjid maupun mushalla," ucap Bupati.

Bupati mengingatkan, bahwa Kalau uang bantuan dari pemda sudah diambil, untuk dipergunakan dengan baik sesuai keperluan, apa yang menjadi prioritas itu diutamakan. (adv)

Powered by Blogger.