RIAU, PEKANBARU - Berdasarkan jadwal pelantikan yang diterima Pemprov Riau, pelaksanaan pelantikan Arsyadjuliandi Rachman atau akrab disapa Andi Rachman sebagai gubernur defenitif Riau akan dijadwalkan pukul 15.30 WIB bertempat di Istana Negara Jakarta, Rabu (25/5/2016).

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Riau
Berdasarkan surat dari keputusan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan dilantaik 5 gubernur yaitu Riau, Gubernur Kalimantan Tengah beserta wakilnya, Gubernur Riau, Gubernur Kepulauan Riau, Gubernur Sumatera Utara dan Wakil Gubernur Yogyakarta.

Kepala Biro Tata Pemerintahan Setdaprov Riau, Rahima Erna memastikan, pelantikan Arsyadjuliandi Rachman akan dilantik menjadi Gubernur Riau definitif, pada Rabu (25/5/2016). Pelantikan langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta.

Rahima menjelaskan untuk tamu undangan, hanya diberikan 6 orang keluarga inti Gubernur Riau defenitif, dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Riau tanpa bupati/wali kota se-Riau.(ria05)

INDRAGIRI HULU, LUBUK BATU JAYA - Angoro (25), warga Desa Pontian Mekar, Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) mendapatkan musibah berat. Selasa (24/5/16) pagi, sekitar pukul 8.00 WIB, dua anaknya, Avrilia Syakirina (4) ditemukan tewas mengambang di kolam ikan yang ada di belakang rumahnya. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhu
Selain anaknya sendiri, kolam ikan tersebut juga merenggut nyawa Muhammad Nurfaizin (4), putra Jefry (29) tetangga Anggoro pada saat bersamaan. Kedua bocah tersebut ditemukan Fatimah, nenek korban saat mencari kedua anak tersebut namun tak ketemu. 

Sebelum kecemplung kolam ikan hingga tewas, kedua bocah tersebut sedang bermain sepeda di halaman rumah Anggoro. Tanpa ada yang mengetahui, mendadak saja kedua bocah tersebut pindah lokasi main ke belakang rumah dan akhirnya jatuh ke kolam ikan berukuran 3 x 15 meter dengan kedalaman 1,5 meter. 

Fatimah yang sedang mencari terkejut melihat sepasang sandal anak-anak mengapung di kolam. Fatimah langsung berteriak memanggil Anggoro dan warga yang lain. Segera saja Anggoro dan warga masuk ke kolam dan mendapati kedua bocah tersebut sudah tidak bernyawa, tenggelam di dalam kolam. 

Untuk memastikan kondisi kedua bocah, Anggoro dan warga sempat membawa ke Puskesmas Kulim Jaya, namun dokter Puskesmas memastikan keduanya sudah cukup lama meninggal akibat saluran pernafasannya tersumbat air.(dow/rit)

ROKAN HILIR, BAGAN SINEMBAH - Acara MTQ tingkat kabupaten Rokan Hilir ke-13 resmi ditutup malam ini, Selasa (24/5/2016). 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Acara penutupan ditandai dengan hadirnya seluruh peserta lomba dan piala yang diperebutkan di purna lapangan Purna MTQ Bagansiapiapi dimulai sekitar pukul 21.00 wib. Serta pembacaan dan penetapan pemenang lomba.

Para pejabat hadir dalam acara penutupan di antaranya plt sekdakab Drs Surya Arfan, forkompinda, jajaran camat selingkungan pemkab Rohil, dan undangan lainnya.

Sekretaris dewan Hakim MTQ H Majemuk mengatakan kepada para pemenang berhak mendapatkan tropi, uang pembinaan lainnya. Sampai saat ini nama para pemenang masih diumumkan berdasarkan cabang-cabang yang diperlombakan.(roi05)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, H Said Syarifuddin menyatakan Dharma Wanita Persatuan merupakan sebuah organisasi yang kiprah dan keberadaannya sebagai unsur perekat antara fungsi kemasyarakatan dengan fungsi pemerintahan. 

Pernyataan ini dikemukakannya saat menghadiri kegiatan pengukuhan Ketua Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan di SKPD Pemkab Inhil dan Ketua Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Kecamatan se Inhil Masa Bhakti 2014-2019, Selasa (24/5/16) di Gedung Daerah Engku Kelana Tembilahan. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Kegiatan pengukuhan yang dilakukan Ketua DWP Inhil, Hj Syarifah Rohana Syarifuddin dihadiri unsur Forkopimda, Penasehat DWP Inhil, Hj Zulaikhah Wardan, para pejabat Pemkab Inhil dan Camat. 

"Dharma Wanita Persatuan merupakan sebuah organisasi yang kiprah dan keberadaannya sebagai unsur perekat antara fungsi kemasyarakatan dengan fungsi pemerintahan," ungkap Sekda.

Keberadaan organisasi ini sering terlibat langsung ditengah-tengah masyarakat, dalam berbagai kegiatan dibidang keagamaan, ekonomi, kesehatan, pendidikan, budaya dan kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya. 

"Oleh karena itu, keberadaan organisasi Dharma Wanita sangatlah penting dan diharapkan, terutama dalam membantu mensosialisasikan maupun mendukung program-program pembangunan yang dicanangkan Pemerintah," sebut mantan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau ini. 

Sedangkan Panasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Inhil, Hj Zulaikhah Wardan menyebutkan, kaum wanita memiliki peranan yang amat penting dalam proses pembangunan. 

"Oleh karena itu, peranan wanita ini perlu diorganisir melalui wadah organisasi, baik pada tingkatan lokal maupun nasional, sebab disamping keluarga, wanita memerlukan ruang yang lebih untuk memberikan sumbangsihnya dalam memperbaiki kehidupan dan peradaban anak negeri," ujarnya. 

"Organisasi Dharma Wanita merupakan aalah satu wadah bagi kaum wanita dalam memberikan kiprah dan kontribusi pemikirannya, baik untuk kepentingan keluarga maupun kemaslahatan masyarakat di Negeri Seribu Parit ini," imbuhnya. 

Sementara itu, Ketua DWP Inhil, Hj Syarifah Rohana Syarifuddin berpesan agar kaum wanita yang tergabung dalam organisasi ini bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang telah diamanahkan dengan sebaik-baiknya. 

"Agar Dharma Wanita Persatuan dapat berperan dan berkontribusi secara lebih maksimal dalam pembangunan bangsa dan negara, khususnya Kabupaten Indragiri Hilir," pesannya. 

Serta agar tercapainya tujuan organisasi Dharma Wanita Persatuan, yakni terwujudnya kesejahteraan anggota dan keluarganya khususnya serta masyarakat pada umumnya melalui peningkata kualitas sumber daya anggota, yang bermuara pada tercapainya tujuan nasional berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.(ini05)

RIAU, PEKANBARU - Wakil rakyat di DPRD Riau terima laporan dari masyarakat perumahan Grya Tika Utama, Sidomulio Barat, Kota Pekanbaru terkait kawasan mereka yang sebagiannya masuk ke wilayah Kota Pekanbaru dan sebagiannya lagi masuk ke wilayah Kabupaten Kampar. 

Terpecahnya wilayah masyarakat perumahan ini merupakan efek dari Permendagri Nomor 18 Tahun 2012 tentang penetapan tapal batas wilayah antara Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Riau
Noviwaldy Jusman, Wakil Ketua DPRD Riau
"Kita tetap konsisten dan komitmen menuntaskan persoalan ini. Kita juga sudah smapaikan hal ini ke Kemendagri," kata Noviwaldy Jusman, Wakil Ketua DPRD Riau kepada Wartawan, Selasa (24/05/16). 

Diakuinya, sampai saat ini belum ada tindaklanjut dari Kemendagri atas laporan yang disampaikan DPRD Riau. Pihaknya meminta mendagri agar menurunkan timnya untuk mengecek langsung kondisi di lapangan. 

"Mendagri harus menurunkan tim untuk mengecek ulang peta batas wilayah yang sudah ditetapkan itu dan juga harus melihat secara historikal. Sehingga nantinay tidak akan merugikan masyarakat," ungkapnya. 

Lebih lanjut ia tampak menyayangkan sikap Kemendagri yang tidak menurunkan tim sebelum menetapkan tapal batas dua daerah tersebut. Dalam hal ini, Kemendagri disebut asal menetapkan batas saja. 

"Kesannya asal tetapkan saja, main potong-potong wilayah yang mengakibatkan rumah warga terbelah, setengah rumah masuk kampar dan setengah lagi ke Pekanabru," jelas politisi Demokrat ini. 

Untuk mengatasi persoalan ini, pihaknya sudah menugaskan Komisi A DPRD Riau untuk turun ke lapangan melihat dan mengecek langsung persoalan yang sebenarnya. 

"Sekarang itu, masyarakat merasa kesulitan dalam hak administrasi kependudukan dan kepemilikannya rumah, termasuk ksaat menggunakan kartu BPJS yang dimiliki," tutupnya.(ria/leg05)

RIAU, PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, sepertinya sudah malas berkomentar banyak tentang hasil evaluasi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

Dia berencana akan melakukan pemanggilan setiap pimpinan Satuan Kerja (Satker) satu per satu. "Ya kita lihatlah hasilnya minggu ini. Kalau tidak juga, tunggu sajalah tanggal mainnya," kata dia.

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Riau
Rasa jengkel Andi Rachman bukan tanpa alasan. Niatnya untuk menggesa realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau di awal tahun lalu ternyata gagal mencapai target, karena ulah SKPD yang selalu bekerja dengan kebiasaan buruknya.

Bahkan, sebelumnya dia juga sempat mengutarakan, kalau kinerja bawahannya masih melakukan pola-pola lama. "Tinggal terima beres saja," tambahnya.

Rencana melakukan evaluasi sempat beberapa kali dilakukan. Dia masih enggan mengutarakan 6 SKPD yang mendapat catatan lapor merah dalam mejalankan kinerjanya. Dia mengakui langkah yang sudah dilakukan, mulai dari evaluasi bersama, hingga memanggil satu-persatu kepala dinas terkait.

Tapi tetap saja, menjelang memasuki pertengahan bulan, belum ada pergerakan signifikan terhadap jalannya realisasi APBD. Dia mengakui, pertemuan tatap muka dengan SKPD itu berlangsung pada Jumat kemarin, bahkan berlangsung hingga malam hari. Hal itu dilakukan dalam tahap supaya terus mendorong realisasi APBD bisa tercapai maksimal

Andi Rachman bahkan mengancam SKPD yang sudah menjadi catatannya, akan dimbil tindakan jika juga tidak berubah dalam melakukan pencapaian realisasi. Hingga saat ini, realisasi APBD masih sangat sedikit, lebih kurang 14 persen dari total APBD Riau yakni, Rp10,5 triliun.

Tidak hanya Andi Rachman yang mengaku jengkel dengan kinerja SKPD yang dianggap belum berubah dari kebiasaan tahun-tahun sebelumnya. Jauh sebelum ini, Kepala Bank Indonesia (BI) Ismet Inono juga memproyeksikan hal tersebut. Harusnya, rentang waktu berjalannya triwulan ke II realisasi anggaran pemerintah itu sudah mencapai 40 persen lebih.

Ekonom Riau, Ermansyah SE MM, juga pernah menuturkan bahwa percepatan realisasi anggaran itu sangat menentukan geliat pertumbuhan ekonomi Riau, yang pada tahun sebelumnya sempat terpuruk. Kondisi seperti itu harusnya sudah menjadi catatan penting bagi Pemerintah Provinsi Riau untuk bisa melakukan realisasi terhadap kinerja SKPD.

BI sendiri mencatat realisasi APBD masuk dalam 3 indikator besar untuk menumbuhkan geliat perekonomian Riau, selain Industri dan Migas. Anjloknya ekonomi Riau pada tahun 2015 lalu, sungguh memberi dampak terhadap banyak sektor yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

"Tapi untuk saat ini, sudah mulai terlihat pergerakan positif itu. Kami yakin masih ada kesempatan jika pemerintah terus melakukan realisasi anggaran, akan memberikan sumbangsih besar terhadap pergerakan ekonomi Riau ditahun ini," kata Ismet Inono.(dow/mel)

ROKAN HULU, TAMBUSAI - Selain prioritaskan peningkatan infrastruktur pedesaan, mulai tahun depan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) juga akan melakukan peningkatan destinasi wisata dan pembukaan akses jalan.

Hal ini terungkap dalam Rapat Penyusunan Rencana Kerja pemerintah Daerah (RKPD) 2017 di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Rohul, Selasa (24/5/16). Rapat ini akan dilaksanakan sepuluh hari ke depan, diikuti seluruh pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohul
Di sela rapat, Kepala Bappeda Rohul Ir. Nifzar M.Si, mengatakan prioritas-prioritas ini mulai dilaksanakan tahun depan. Seluruh prioritas tergantung rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) yang telah direncanakan oleh Bupati Rohul H. Suparman S.Sos,M.Si, sesuai visi dan misinya.

"Prioritas tahun depan seperti peningkatan infrastruktur dalam mebuka isolasi daerah. Kenyataannya, ada beberapa ruas dan titik yang belum terkoneksi dengan beberapa daerah (tetangga)," ujar Nifzar, Selasa.

Di bidang infrastruktur, pada 2017, Pemkab Rohul merencanakan melakukan peningkatan jalan, pembangunan jembatan, pembukaan akses baik lintas kecamatan desa, desa ke perbatasan, maupun ruas jalan.

"Sesuai prioritas yang kita sampaikan, seperti peningkatan infrastruktur pedesaan, dan destinasi wisata yang menurut kepala daerah punya potensi. Karena belum melakukan tahapan-tahapan, hal itu belum tergali," ungkapnya.

Nifzar menambahkan, destinasi pariwisata yang akan digali yakni obyek wisata di kawasan hutan tropis, ada 8 obyek wisata di kawasan hutan ini, seperti air panas Hapanasan, Danau Sipogas, air terjun Aek Martua, Goa Sikapir, air terjun di Okak Kecamatan Rambah Samo, dan beberapa air terjun lain.

Selain itu, Pemkab Rohul juga punya destinasi pariwisata alternatif, seperti Benteng 7 Lapis atau Aur Berduri di Kecamatan Tambusai, kawasan Syekh Abdul Wahab Rokan di Rantau Binuang Sakti Kecamatan Kepenuhan, air terjun Tujuh Tingkat di Kecamatan Kabun.

Destinasi wisata ini dijadikan sebagai alternatif bagi wisatawan dari Sumatera Utara, Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Siak, dan wisatawan dari Kota Pekanbaru, Kampar, dan Sumatera Barat.(rou05)

PEKANBARU, PAYUNG SEKAKI - Tim Buru Sergap Polsek Payung Sekaki berhasil meringkus 4 kawanan perampok bersenjata tajam yang hitungan jam sebelumnya baru saja merampok ritel Alfamart di Jalan Rokan Jaya, Pekanbaru, Senin (23/05/16) siang. Dua tersangka ditangkap petugas di sekitar TKP, sedangkan dua tersangka lainnya diciduk di daerah Kecamatan Marpoyan Damai. 

Keempat Keempat tersangka yaitu Robi Gusman (27), Rudi Citra (26), Muhammad Iqbal (19) dan Abdurahman (48). 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Pekanbaru
"Kita mendapatkan informasi bahwa para tersangka baru saja merampok toko Alfamart di Jalan Rokan Jaya. Dari informasi yang kita dapatkan itu, kita langsung bergegas ke lokasi, mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan penyisiran. 

Hasilnya, dua tersangka, Rudi dan Iqbal sukses kita amankan disekitar TKP ketika sedang bersembunyi. Sedangkan sisanya, Robi dan Abdurahman kita tangkap di wilayah Marpoyan Damai berkat pengembangan penyelidikan," kata Kapolsek Payung Sekaki, AKP Nardy M Marbun kepada Wartawan. 

Nardy memaparkan, dalam menjalankan aksinya saat merampok di Alfamart Jalan Rokan Jaya, aksi kawanan penjahat jalanan ini sempat kepergok oleh karyawan di TKP. Hanya saja, salah satu tersangka langsung menodongkan sebilah senjata tajam ke karyawan yang bersangkutan. Tersangka juga meminta paksa puluhan bungkus rokok serta satu unit handphone milik korban. 

"Selain itu mereka (tersangka) juga sempat berupaya membongkar paksa brankas yang berada di lantai dua TKP. Tapi usahanya gagal. Setelah beraksi, mereka lalu melarikan diri. Tapi beberapa jam kemudian, kita berhasil menangkap mereka di dua lokasi berbeda," tutupnya.(dow)

PELALAWAN, PANGKALAN KERINCI - Hingga memasuki pertengahan tahun 2016 sebanyak 174 paket proyek dilingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Pelalawan, baru 97 paket masuk Unit Layanan Pengadan (ULP) barang dan jasa, mengikuti rangkaian proses tender.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Pelalawan
Demikian disampaikan asisten II bidang pembangunan, Pemda Pelalawan, Drs. Atmonadi, M.Si Senin (23/5/16)."Setakad ini, dari 174 paket, yang masuk ke ULP 97 paket," terangnya.

Dia meminta kepada masing-masing Satuan Kerja (Satker) untuk secepatnya memasukkan, paket pekerjaan di ULP. Apalagi kata dia paket itu, berbentuk kontruksi dikwatirkan tidak mencukupi waktu pekerjaan tahun ini.

"Besok (Rabu red) kita akan, lakukan rapat evaluasi untuk membahas, apa-apa yang menjadi kendala," tambahnya.

Atmonadi mengakui, keterlambatan pelelangan proyek ini lebih disebabkan oleh rasionalisasi anggaran. "Barangkali, APBD kita sudah kita syahkan, sebelum tahun anggaran 2016, akan tetapi adanya rasionalisasi anggaran, berpengaruh kepada kuat menyiapkan pelelangan," tandasnya.(dow/wan)

PEKANBARU, TENAYAN RAYA - Pemko Pekanbaru melakukan pembangunan kawasan perkantoran yang terletak di Kecamatan Tenayan Raya. Pembangunan tersebut dilakukan secara multy years dan menelan dana sebesar Rp 1,4 triliun.

Ketika dikonfirmasi terhadap progres pembangunan perkantoran Pemko tersebut, Plt Kadis Bina Marga Kota Pekanbaru Syafril, awalnya enggan menjawab pertanyaan tersebut. "Coba cek ke sana ajalah ya gimana progresnya," kata Syafril kepada  Wartawan, Senin (23/5/201).

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Pekanbaru
Ketika dimintai keterangan lebih lanjut, Syafril hanya mengatakan pembangunan perkantoran tersebut masih berlanjut dan tidak mengalami kendala yang berarti.

"Sekarang masih kita bangun dan tidak ada kendala. Kemarin itu progres pembangunannya sampai 47 persen dan sekarang sudah mencapai 60 persen. Nanti lagi ya," tutupnya.

Sebagaimana diberitakan, pejabat Pemko Pekanbaru ketika ditanya mengenai progres pembangunan Tenayan Raya yang menelan biaya hingga Rp1,4 triliun tersebut, seakan enggan menjawab persoalan tersebut.

Seperti halnya Asisten II Bidang Pembangunan Pemko Pekanbaru Dedi Gusriadi justru menjawab untuk mempertanyakan hal tersebut kepada Dinas Cipta Karya. "Coba tanya Kadis Cipta Karya, teknisnya di sana. Tanya saja sama Pak Kadisnya Pak Syafril," ucapnya.

Masih menyoroti soal pembangunan Tenayan Raya, Himpunan Muda Indonesia Perjuangan (HMI-P) sempat melakukan aksi demo terkait pembangunan tersebut. HMI-P menyebutkan, Pemko Pekanbaru telah melanggar Permendagri Nomor 30 tahun 2012 tentang pedoman pemberian nama daerah, pemberian nama ibu kota, perubahan nama daerah, perubahan nama ibu kota dan pemindahan ibu kota.

Bahkan, tanah pembangunan di Tenayan Raya masuk dalam kawasan Hutan Tanaman Produksi (HTP). Padahal, kawasan hutan produksi yang dapat dikonversi sendiri harus ada izin pelepasan hutan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Mendagri.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Pekanbaru Firdaus MT mengklaim bahwa komplek perkantoran Tenayan Raya tidak ada masalah. Bahkan, isu yang berkembang saat ini, kata Firdaus adalah tidak benar.

"Saya jelaskan sekali lagi bahwa isu yang berkembang bahwa pembangunan kawasan Tenayan Raya masuk dalam kawasan hutan lindung itu tidak benar," kata Firdaus.

Firdaus menambahkan, jika mengacu kepada Surat Menteri Kehutanan Nomor 878 tahun 2014, pembangunan tersebut tidak masuk dalam kawasan hutan sebagaimana yang santer diberitakan saat ini.

"Jadi untuk kantor sendiri memang 'clear'. Isu yang berkembang saat ini adalah saya kira itu lebih kepada dipolitisir," tutupnya.(dow/bal)

INDRAGIRI HULU, RENGAT - Kepala rumah tahanan (Rutan) kelas II B Rengat, Abdul Aziz menyampaikan kondisi memprihatinkan di Rutan Rengat, pada Bupati Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Yopi Arianto yang datang berkunjung ke Rutan Rengat. Dalam acara ‎peringatan Isra Mi'raj 1437 H sekaligus menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1437 H. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhu
Kondisi memprihatinkan di Rutan Rengat yang disampaikan Kepala Rutan Kelas II B Rengat Abdul Aziz dalam sambutannya, Senin (23/5/16) mengharapkan Pemkab Inhu dapat memberikan dukungan dan bantuan terkait dengan pembangunan ruang tahanan bagi warga binaan. 

"Jumlah warga binaan yang yang berada di Rutan Rengat sudah melebihi kapasitas ketersediaan ruangan yang ada. Bahkan, ruangan yang idealnya dihuni delapan warga binaan, saat ini dihuni sekitar dua puluh orang warga binaan," ujarnya.‎ 

Menanggapi hal itu, atas nama Pemkab Inhu Bupati Yopi akan berusaha untuk berkontribusi guna perluasan serta peningkatan pembangunan ruang lapas yang dibutuhkan, bahkan dalam kesempatan itu, Bupati Yopi juga mengintruksikan ‎Dinas Kesehatan Inhu dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Indra Inhu, untuk melakukan kerjasama terkait dengan pelayanan kesehatan gratis dan penyediaan air bersih bagi warga binaan Rutan Kelas II B Rengat. 

"Pelayanan kesehatan dan ketersediaan air bersih sangat dibutuhkan bagi warga binaan di Rutan Rengat, untuk itu kepada dinas kesehatan dan PDAM agar dapat kerjasama dalam memberikan pelayanan kesehatan dan penyediaan air bersih di Rutan ini," tegasnya. 

Ditambahkanya, ‎Pemkab Inhu juga siap membantu meningkatkan kreatifitas dan ketrampilan warga binaan, dengan membantu peningkatan sarana yang dibutuhkan seperti fasilitas olahraga. Jelasnya.(inu05)

ROKAN HILIR, BAGANSIAPI API - Bupati Rokan Hilir H Suyatno AMp tegaskan keikutsertaan atlet dari kabupaten untuk mengikuti Popda tingkat propinsi Riau di Pekanbaru sangat penting terutama untuk mengetahui sejauh mana perkembangan pembinaan dan raihan prestasi yang mampu dicapai.

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Namun dia menekankan hal yang tak kalah penting dari keikutsertaan itu bukan hanya menyangkut prestasi yang dapat dicapai tapi bagaimana memupuk kebersamaan dan jiwa sportif. "Kalah dan menang itu bukan yang utama, yang paling penting bagaimana menjaga kekompakan antar sesama, mampu menjaga nama baik kabupaten Rohil," cetus Suyatno.

Bertempat di halaman kantor bupati Rohil jalan Merdeka, Bagansiapiapi, Senin (23/5/2016) bupati secara resmi melepas kontingen atlet dari Rohil sebanyak 162 orang untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda). 

"Kami berikan apresiasi bagi para pelajar dan pihak dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) dan para pelajar yang mengikuti ajang Popda ini," sambungnya.

Dari pelepasan atlet Popda tersebut, bupati mengakui ada kemajuan dari tahun sebelumnya. Dimana pakaian para atlet semuanya seragam dengan nuansa merah di padu warna dongker dan les putih. Bupati berpesan kepada panitia agar senantiasa memperhatikan makan minum para atlet sebab mereka akan menguras tenaga saat bertanding.(roi05)

ROKAN HULU, PASIR PENGARAIAN - Setelah menunggu kurang lebih dua bulan lamanya, Deklarasi dan pelatihan Jurnalistik yang di taja oleh Forum Solidaritas‎ Wartawan Rokan Hulu (Foswar) yang dilaksanakan pertengahan Februari, Akhirnya keluar Tiga nama sebagai pemenang karya tulis tingkat SMA sederajat, dan dari umum.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohul
Karya tulis yang diikuti lebih kurang, 50 peserta dari berbagai sekolah SMA Sederajat yang ada di Rohul tersebut, membuat karya tulis yang ber temakan "Pembangkit listrik Tenaga Bio Gas (PLTBG) " Rantau Sakti kecamatan Tambusai Utara.

‎Dimana, dari 50 Peserta dengan berbagai karya tulis tersebut, muncul tiga nama sebagai pemenang, yakni, Cut Rosita dari SMK Zaidar meraih Juara pertama, dengan judul tulisan" Dari limbah berbahaya menjadi cahaya".

Selanjutnya, Halimatus sa-diah dari SMKN 1 Rambah berharsil mendapatkan juara dua, ‎judul tulisan "PLTBG Rantau sakti Solusi listrik desa" sedangkan peraih juara tiga, didapat oleh Nuri indah dari SMA 2 Rambah dengan judul tulisan " PLTBG Pahlawan Masyarakat".

Sementara, pemenang perlombaan karya tulis kategori umum diterima oleh seorang Tentara anggota Koramil 02 Rambah Kodim 0313 Kampar Kopda Dedi Nofery. Samosir,  tulisan yang berjudul "PLTBG Meringankan Beban Masyarakat".

Dan pemenang terakhir diterima oleh Rudi Karyawan Radio Harmoni " Cahaya Itu Berasal Dari Limbah".

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohul
Pada kesempatan tersebut,  hadiah karya tulis tersebut langsung ‎diserahkan oleh Kepala dinas Pendidikan pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Rohul M.Zen, diwakili Sekretaris Zulkifli, yang bertempat di Disdikpora Rohul, Komplek Bina Praja, Senin (23/5).

Zulkifli mengungkapkan, Perlombaan karya tulis yang diselenggarakan oleh Foswar sangat berarti bagi para siswa dan siswi yang mengikutinya. Pasalnya, di zaman serba modren saat ini, informasi sangatlah diperlukan.

"Kegiatan Foswar untuk memberikan pelatihan Jurnalistik dasar ini perlu di contoh daerah lain. Karna ke depan‎ bila para Murid hendak berkecimpung di dunia pers, tentunya ini sangat berguna bagi mereka," katanya.

Menurutnya, pembuatan karya tulis ini merupakan hal yang sangat sulit. Namun Foswar berhasil menanamkannya pada generasi muda Rohul. Hal ini tentunya menjadi suatu kebanggaan bagi pihaknya.

Zulkifli berharap kepada Foswar untuk terus menjalankan program Jurnalistik dasar kapada para generasi muda Rohul. Pasalnya, pengetahuan Jurnalistik ‎sangat diperlukan bagi genersi muda Rohul.

"Bagi anak-anak kita yang berhasil memenangkan perlombaan ini, teruslah berkarya dengan tulisan-tulisan yang bermanfaat. Bagilah ilmu tersebut kepada sekolah dan lingkungan," imbuhnya.

Masih ditempat yang sama, Ketua Foswar Yusrizal mengucapkan terimakasih kepada Disdikpora Rohul dan PLTBG Rantau sakti yang telah mendukung program Foswar dalam memberikan pendidikan Jurnalistik dasar kepada generasi muda.

Ia menambahakan, memberikan pemahaman Jurnalistik dasar kepada masyarakat merupakan tugas setiap Wartawan, dan Foswar akan berusaha semaksimal mungkin dalam memberikan pemahaman tentang dunia jurnalistik.

"Tidak pun mereka menjadi wartawan, ilmu nya pun bisa digunakan untuk menulis, hal-hal yang positif".(dow/kim)

PEKANBARU, BUKIT RAYA - Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Riau, bisa saja dialihkan menjadi pangkalan udara untuk kepentingan militer di Riau. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Rahmad Rahim mengatakan, hal itu bisa saja dilakukan seiring rencana pembangunan bandara baru tetap menjadi prioritas utama.

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Riau
"Kami dari Dishub bahkan sangat setuju dengan rencana ini. Bagaimanapun perbaikan bandara di Riau tetap menjadi prioritas dan masuk dalam rencana pembangunan jangka panjang dalam Satker kami," katanya kepada awak media, Selasa (24/05/2016).

Dia menyebutkan, rencana pemindahan bandara di Riau kemungkinan besar tetap akan dilakukan. Rahmad sudah melakukan komunikasi ke Pemerintah Pusat terkait rencana pemindahan bandara tersebut, dan Kementerian Perhubungan RI menyatakan siap membantu.

"Namun rencana untuk pemerindahan ini butuh proses lama dan panjang. Makanya untuk sementara ini, biarlah bandara yang ada saja dipakai dulu. Tapi kalau memang ingin dilakukan pengembangan silakan dilakukan oleh pihak TNI AU. Ini usulan," tambanya.

Namun kesiapan Dinas Perhubungan Provinsi Riau bersama pihak Kementerian untuk membangun bandara baru, kembali harus terganjal soal Rencana Ruang dan Tata Wilayah (RTRW). Setidaknya ketersediaan hamparan lahan seluas 1.000 hektare harus dipersiapkan untuk membangun bandara udara tersebut.

Dia menyebutkan, prioritas pengembangan dari sisi transaportasi udara dianggap penting, mengingat pintu masuk pengunjung di Riau cukup signifikan di sektor transportasi udara. "Makanya untuk sementara kalau pemerintah tak ada duit, bisa tak bandara yang ada ini dijadikan bandara militer dulu, seperti Bandara Adi Sucipto," tambahnya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sebelumnya sudah pernah menargetkan pada 2017, rencana perpanjangan runway Airport Sultan Syarif Kasim II sudah bisa dioperasionalkan untuk calon jamaah haji asal Riau, karena akan dilakukan perpanjangan runway.

Perbincangan tindak lanjut rencana perpanjangan runway ini sudah dilakukan bersama Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, dan jajaran Direksi PT Angkasa Pura II serta pihak Air Navigasi, tahun 2015 lalu. Pemerintah Provinsi Riau rencananya akan melakukan penambahan runway sepanjang 400 meter.

"Karena saat ini 70 persen calon jamaah haji yang berangkat ke tanah suci berasal dari Riau daratan," kata Rahmad Rahim.(dow/bal)

source : www.riau.news

BENGKALIS, DURI - Guna mewujudkan penataan administrasi kependudukan menanggapi banyak keluhan masyarakat yang telah melakukan perekaman data biometrix sejak tahun 2012, tetapi belum mendapat KTP-el (Kartu Tanda Penduduk Elektronik), Bupati Bengkalis instruksikan 6 hal kepada Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades). 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Bengkalis
Instruksi itu disampaikan Amril ketika mengambil sumpah dan melantik Pejabat Administrator Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta 14 Penjabat Kades dari Kecamatan Bantan, Bengkalis dan Siak Kecil. Kegiatan yang dipadukan dengan pembukaan bimbingan teknis peningkatan aparatur pemerintahan desa bagi kepala desa se-Kabupaten Bengkalis itu dilaksanakan di ruang serba guna lantai IV Kantor Bupati Bengkalis, Senin (23/5/16). 

Bupati Bengkalis Amril Mukminin menginstruksikan, segera distribusikan KTP-el yang sudah dicetak dan didistribusikan pemerintah melalui Dirjen Adminduk Kementerian Dalam Negeri, yang masih ada di Kantor Kades, kepada masyarakat. Kedua, imbuhnya, menginventarisir KTP-el yang tidak dapat didistribusikan karena nama pemilik KTP-el bukan penduduk desa setempat, sudah pindah alamat, atau meninggal dunia. 

Ketiga, sambung mantan Kepala Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir ini, mengembalikan KTP-el dimaksud pada poin kedua ke Unit Pelaksana Teknis Disdikcapil untuk direkapitulasi dan diteruskan kepada Disdukcapil Kabupaten Bengkalis. Keempat, tambahnya, bagi desa hasil pemekaran, agar menginventarisir kembali dan menyampaikan daftar wajib KTP yang sudah melakukan perekaman data SIAK dan biometrik, namun belum memiliki KTP-el, untuk merekaman data ulang dikarenakan perubahan alamat. 

Sedangkan yang keenam, paparnya, penduduk yang telah memiliki KTP-el, akan tetapi pindah domisili, maka KTP-el dengan alamat lama ditarik, setelah KTP-el dengan alamat baru tersedia. 

"Dan yang terakhir, sampaikan kepada masyarakat bahwa semua pelayanan penerbitan dokumen kependudukan dan akta catatan sipil, tidak dipungut biaya atau gratis," tegas Amril. Selain Kapolres Bengkalis AKBP Ino Haryanto, hadir dalam ketiga kegiatan tersebut, diantaranya Plt Asisten Tata Praja Umi Kalsum dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Heri Indra Putra. 

Kemudian, Kadisdukcapil Renaldi, dan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Ismail, dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah Yuhelmi.(ben05)

KEP MERANTI, SELAT PANJANG - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Said Hasyim menyempatkan diri menghadiri acara tabligh akbar sempena menyambut bulan suci ramadhan sekaligus menyantuni anak yatim sebanyak 18 orang yang di selenggarakan oleh Ikatan Remaja Masjid (IRMAS) Desa Bokor.Acara di pusatkan di balai kesenian Desa Bokor Kecamatan Rangsang Barat, minggu (22/5) siang. 

Hadir pada acara tersebut Ustad dari Jakarta H Muhamad Hasbi LC beserta istri, Camat Rangsang Barat Said Jamhur,Kanit Sabara Polsek Rangsang Barat ,Kades Bokor Aminullah,Tokoh masyarakat dan para undangan lainnya. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Meranti
H Said Hasyim mengatakan melalui tabligh akbar menyambut bulan suci ramadhan ini supaya kita ingat akan hal kebaikan dan renungkan bahwa kita umatnya harus banyak berbuat kebaikan untuk keselamatan umat dan sekaligus santunan anak yatim ini agar desa kita ini mendapat berkah baik rejekinya,desanya aman,makmur dan mendapat keluncuran rahmat. 

"Semoga bantuan bapak dan ibu,baik dari donator,pemuda desa ,ikatan remaja masjid desa bokor ,kami atas nama Pemkab Meranti sangat mendukung kepedulian kita kepada anak yatim dan sesama umat manusia,” kata Said. 

Dan orang nomor dua Kabupaten Meranti ini menambahkan semoga apa yang di berikan tadi dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk keperluan sehari-hari. Meski nilainya tak seberapa, tapi inilah bentuk kepedulian dari masyarakat Desa Bokor terhadap anak yatim tersebut. 

Said Hasyim pun mengharapkan kedepannya semoga acara santunan ini bisa juga di buat setiap desa yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti ini begitu juga melalui tabligh akbar ini dan bersamaan lima belas hari bulan sa’ban,mari kita saling memaafkan dan mari kita tingkatkan imtaq kita kepada Allah SWT.Semoga apa yang kita harapkan bisa di ajabah oleh Allah SWT,harapnya. 

Sementara itu,Kepala Desa Sungai Bokor,Aminullah mengatakan acara ini berkat dari ide –ide pemuda kita dan semoga apa yang kita rasakan Desa Bokor insyallah akan berkembang dan semakin maju. 

“Salah satunya di desa kami sudah ada internet melalui wifi media desa bokor dan dengan adanya kemajuan ini kami akan terus mempromosikan Desa Bokor menjadi Desa wisata handalan Kabupaten Kepulauan Meranti yang sudah di kenal sampai ke manca negara,”tutur Dia. 

Dia mengharapkan Pemda Meranti harus bisa memperhatian secara khusus untuk Desa Bokor ini dan kami sangat senang hati acara tabligh akbar ini dihadiri Ustad dari Jakarta yang sangat jauh masuk desa pelosok seperti Desa Bokor ini,Cuma minta kami yakni doakan dan dukungan semua pihak agar kedepannya Desa Bokor ini lebih maju dan pembangunannya semakin bertambah,harap Aminullah.

Di samping itu pula,tausiah dari H Muhamad Hasbi LC mengatakan melalui tabligh akbar ini mari kita sambut bulan ramadhan ini nantinya dengan semangat dan sucikan hati dan bersihkan jiwa kita agar Allah SWT melipat gandakan pahala kita.begitu juga, kita sebagai umat islam wajib memberi santunan kepada anak yatim karena rejeki kita ini ada untuk hak – hak mereka. 

“Saya mengajak seluruh umat islam mari kita santuni anak yatim kita semoga rejeki kita,kampung kita,daerah kita mendapat berkah,aman,tenang dan damai,”kata Dia. 

Sekedar informasi,pembagian santunan anak yatim perorang mendapatkan sebanyak Rp. 1.102.000 berjumlah 18 orang yang di serahkan langsung oleh Wabup H Said Hasyim di dampingi Ustad H Muhamad Hasbi,Camat Rangsang Barat Said Jamhur dan Kades Bokor Aminullah.(mer05)

ROKAN HULU, RAMBAH SAMO -  Benar kata pepatah malang tak bisa di tolak manjur tak bisa di hindari, itulah kata yang seakan menggambarkan penderitaan yang dialami oleh Pidol (45) warga Dusun Banjar Sari Desa Karya Mulya Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu yang rumahnya  dilalap si jago merah pada senin Pukul 09.00 Wib.

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohul
Pidol sebagai Korban mengungkapkan, Senin (23/05/16), bahwa pagi senen  istri  sedang memasak di
dapur dengan menggunakan kayu bakar. Karena kurang enak badan, istri korban tidur-tiduran sambil menunggu masak.

Begitu terbangun, istri nya  sangat terkejut melihat si jago merah yang sudah melalap sebagai dinding rumah perlahan terua menbesar

Kerna api makin menbeaar dan tak bisa lagi di siram dirinya mengaku berlari keluar rumah sambil berteriak sekaligus menbawah istri  yang kurang  sehat ke luar dari rumah dengan berteriak minta tolang.

Mendengar teriakkan saya lah warga datang menbantu namun mau berkata apa lagi lebih duluan api dari pada warga lagi yang datang kerna dindinf rumah hanya terbuat dari kayu.

Yang sangat saya sedihkan, sedikitpun barang kami tak bisa di selamatkam kerna api menbakar dinding yang terbaut dari kayu sangat cepat.

"Dengan kodisi seperti ini pidol sangat berharap bantuan dari pemerintah atau dinas twrkait dalam menbantu meringankan beban saya sebab saya hanya orang susah yang bekerja serabutan", ujarnya.(dow/kim)

INDRAGIRI HILIR, TANAH MERAH - Bupati Inhil H Muhammad Wardan menghadiri Sosialisasi MoU Antara Provinsi Riau dan Provinsi Jambi kepada masyarakat Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Merah, Senin (23/5/16). 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Kegiatan ini dihadiri Direktorat Pengendalian Penangkapan Ikan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kadis Perikanan Riau, Kadis Perikanan Jambi, Kadis Perikanan Inhil, anggota Komisi B DPRD Riau, unsur Upika dan tokoh masyarakat Tanah Merah. 

Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari penanda tanganan MoU No. 03/KB/III/2016 dan No.01/KB-Gub/APKS-3.2/4.7/2016 14-03-2016 antara H Arsyadjuliandi Rachman (Plt Gubernur Riau) dan H Zumi Zola Zulkifli (Gubernur Jambi) di Jakarta pada bulan April lalu. 

Tujuan kesepakatan bersama ini adalah untuk mengoptimalkan pengelolaan potensi dan sumber daya yang ada secara efektif dan efisien, guna meningkatkan kemampuan kinerja Para Pihak dalam mengembankan tugas fungsi dan misi untuk mendukung peningkatan pembangunan nasional, daerah dan kesejahteraan masyarakat. 

Kesepakatan bersama ini akan ditindak lanjuti dengan perjanjian kerjasama antara satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/ Kota di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Provinsi Jambi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

Bupati Inhil H Muhammad Wardan mengungkapkan, penanda tanganan kesepakatan antara Plt Gubri dan Gubernur Jambi ini harus disosialisasikan dan peninjauan langsung ke lokasi, guna merealisasikan butir-butir kesepakatan yang telah disepakati tersebut. 

"Mudah-mudahan hubungan kerjasama ini dapat dilaksanakan dengan baik, sehingga potensi perikanan yang ada di Kabupaten Inhil dapat dimaksimalkan," sebut bupati. 

Dengan demikian, dapat dilakukan tata kelola penangkapan di wilayah perairan sampai pengembangan dan pemasaran hasil tangkapan tersebut dapat mewujudkan tingkat kesejahteraan masyarakat di bidang perikanan. 

"Masyarakat (nelayan) disini masih melakukan penangkapan hasil perikanan secara tradisional, maka diperlukan peran Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah bagi bagi menggali potensi ini dan disejalankan dengan program-program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan," ujar Yeppi Sudarja, Kasubid Analisa Dokumen Usaha Penangkapan Ikan Direktorat Pengendalian Penangkapan Ikan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI. 

Masukan bagi peningkatan kesejahteraan nelayan ini diawali dari usulan dari tingkat desa mengenai permasalahan yang dihadapi dan apa saja yang dibutuhkan, untuk kemudian disinergikan dengan anggaran bagi mendukung kegiatan ini dari KKP. 

Kadis Perikanan Kelautan Provinsi Riau, Tin Mastina menyatakan, MoU ini sangat penting karena merupakan salah satu fokus dalam GNPS yaitu Gerakan Nasional Penyelamatan Sumber Daya Alam ini adalah untuk keberpihakan kepada pihak-pihak seperti nelayan. 

MoU ini akan melindungi hak-hak nelayan Andon, sehingga nelayan dari dua provinsi ini akan tunduk dengan aturan yang sudah ditentukan. Mereka harus melakukan penangkapan di wilayah tangkapan masing-masing dan menggunakan alat tangkap yang tidak dilarang. 

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi, Saipudin mengharapkan MoU ini benar-benar dapat direalisasikan dengan baik, dan nelayan dua daerah ini dapat mentaati aturan yang telah ditetapkan didalam MoU tersebut.(ini05)

ROKAN HULU, TAMBUSAI - Ratusan Masyarkat yang berhasal dari Kecamatan Kunto Darussalam dan Pagarantapah Darussalam yang terbagi dalam lima Desa  yakni Desa Intan Jaya, Muara Intan, Rimba Jaya, Rimbo Makmur, dan Tanah Datar mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Rokan Hulu, Senin 23/05/16.

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohul
Ratusan Warga mendesak Anggota DPRD Kabupaten Rokan Hulu lebih serius lagi dalam menyelesaikan tapal batas antara Kabupaten Rohul dan Kabupaten Kampar sebab kegiatan  lima Desa masih didukung penuh olehPemkab Rohul.

Tak lama berselang Ratusan massa didatangi Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri SH, didampingi sejumlah anggota dewan lainnya dan meminta perwakilan aksi untuk masuk mengikuti mediasi di ruang rapat fraksi kantor DPRD Rohul.

Hering yang di pimpin langsung oleh ketua DPRD  Rohul Kelmi Amri SH, Ketua Komisi Baihaqi Adduha, Alpasirin, Zulfahmi dan perwakilan dari massa aksi Limson Gultom yang di dampingin puluhan warga dari lima Desa.

Dalam pernyataannya Koordinator Lapangan aksi warga lima desa, Limson Gultom, menungkapkan selain masalah kesehatan, dan pendidikan yang kurang diperhatikan oleh Pemkab Kampar, situasi di lima desa tidak kondusif kerna tingkat kriminal tiap hari kian meningkat", ujarnya

Ditambah Limson, "masalah pelayanan kesehatan yang buruk yang di berikan oleh dinas kesehatan Kabupaten kampar sehingga niat hati makin kuat ingin bergambung dengan Kabupaten Rokan Hulu kerna kami di Diskriminasikan oleh Pemda Kampar selama ini", ujarnya.

Menanggapi keluhan warga lima desa saat dengar pendapat itu, Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri SH menyarankan warga membuat laporan tertulis berisikan fakta-fakta terjadi di lima desa, pasca mengambangnya putusan pemerintah.

Kelmi mengakui masalah tapal batas antara Kabupaten Kampar dan Kabupaten Rohul sebenarnya sudah ditindaklanjuti oleh DPRD Rohul, dan masalah perbatasan dua kabupaten ini tengah ditangani pihak Kemendagri.

"Kami dari DPRD (Rohul) sudah berupaya memperjuangkan bagaimana nasib masyarakat lima Desa agar masuk Rohul,

Kelmi mengatakan laporan tertulis harus dibuat segera mungkin, sehingga surat akan disampaikan ke Pemprov Riau dan Kemendagri, kerna keinginan kuat dari masyarakat  menjadi warga Kabupaten Rohul.

"Kami minta laporan tertulis dilengkapi fakta-fakta akibat putusan mengambang ini sehingga kami segera berkoordinasi dengan Pemprov Riau dan pemerintah," ujar Kelmi dan meminta laporan tertulis segera disampaikan ke Sekretariat DPRD Rohul dalam beberapa hari ke depan, termasuk dokumen tentang lima desa.

Ketua Komisi 1 DPRD Rohul, Baihaqi Adduha, juga mengakui komisinya sudah menyusun lima agenda yang akan dibahas tahun ini. Dan masalah tapal batas Kampar dan Rohul menjadi agenda prioritas pihaknya.

"Ini menjadi kerja prioritas kami untuk memperjuangkan dengan giat ke depan. Kami siap melakukan itu, bila perlu berkoordinasi dengan Kemendagri," jelas Baihaqi.

Anggota Komisi 1 DPRD Rohul  Zulfahmi, juga mengakui warga lima desa juga dirugikan pada Pilkada 2015 lalu. Pasalnya, sekira 6.000 suara di lima desa tidak ikut menyalurkan hak pilihnya di pesta demokrasi tahun lalu.

"Saat ini mereka terombang-ambing dan terjadi gesekan. Namun warga sudah cukup bersabar, sehingga tidak terjadi gesekan fisik," ungkap Zulfahmi.

"Mari kita bersama-sama mendorong masalah tapal batas di lima desa ini segera diselesaikan oleh Kemendagri," ujarnya.

kalau setuasinya tidak jelas tentu pemkad Rohul merasa di rugi kan dari segi  anggaran  karena banyak aset Rohul di lima desa yang sudah di bangun.

"Kita tak mau aset kita diambil orang lain," tegas Zulfahmi dan mengajak seluruh pihak bersama-sama dalam perjuangkan masalah lima desa ini agar warga tidak dikucilkan seperti saat ini.

Sementara itu, Politisi Partai NasDem, Alpasirin, mengatakan bila 95 persen warga lima desa punya KTP dari Rohul, pemerintah pusat tak berkompeten memasukan lima desa ini ke wilayah administrasi Kampar.

"Ini bukan masalah hari ini saja. Ini masalah sudah terjadi bertahun-tahun lalu. Ini masalah kedaulatan masyarakat lima desa. Gubernur (Riau) juga harus melihat kondisi masyarakat lima desa sekarang," harap Alpasirin dan meminta Pemkab Rohul juga ikut perjuangkan regulasi lima desa ke pemerintah pusat.

Alpasirin mengatakan harus ada aksi dan upaya sistematis dari DPRD Rohul. Bila perlu, anggota DPRD Rohul ikut demo bersama seluruh warga lima desa ke kantor Gubernur Riau atau Kantor DPRD Riau",ujarnya. (dow/kim)


ROKAN HULU, TAMBUSAI - Isu akan di lakukannnya Rotasi di stutur Pemerintahan satuan kerja Pemda Rohul oleh Bupati terpilih H.Suparman Sos.Msi - H.Sukiman mendapatkan tanggapan serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  (DPRD) Kabupaten Rokan Hulu .

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohul
H Amron Rosadi, anggota DPRD Rohul
Anggota DPRD Rohul berharap kepada kepala  daerah lebih mempertimbangkan kemampuan dan latar belakang pendidikan serta pengalaman dalam pengangkatan pejabat di lingkungan satuan kerja (Satker) Pemkab Rohul.

Demikian harapan H. Amron Rosadi, anggota DPRD Rohul terkait akan adanya mutasi jabatan di "kabinet baru" Bupati dan wakil Bupati Rohul periode 2016-2021, H. Suparman S.Sos,M.Si - H. Sukiman, dalam waktu dekat.

"Kita harapkan pak Bupati Suparman dalam mengisi jabatan di lingkungan SKPD Rohul nanti lebih memperhatikan kemampuan dan latar belakang pendidikan pejabat tersebut," harap Amron Rosadi, anggota Komisi 1 DPRD Rohul, Sabtu.21/05/16.

Menurut Politisi PPP ini, latar belakang pendidikan perlu diperhatikan, terutama untuk jabatan bersifat tekhnis, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Bina Marga dan Pengairan, serta Dinas Tata Ruang Cipta Karya.

Menurutnya, kurang tepat misalnya seorang pejabat berpendidikan Sarjana Agama mengurus proyek jalan atau bidang pertanian.

Tentu kita hanya bisa berharap agar Bupati Suparman lebih selektif dalam memilih demi kebaikan perkemabngan Kabupaten Rokan Hulu kedepan.ujarnya.

Semetara itu hal senada juga di ungkapkan oleh Mukhsin, S.pi, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Rokan Hulu. Menurut Mukhsin, selain latar belakang pendidikan, jenjang golongan kepangkatan juga harus jadi acuan dalam pengangkatan pejabat.

"Jangan sampai terjadi pangkat bawahan lebih tinggi dari atasan nantinya.

Anggota DPRD Rohul Dapil III ini mengakui, selama ini masih ditemukan ada Satker tertentu di Rohul, lebih tinggi pangkat seorang Kepala Seksi atau Kasi, daripada Kepala Bidang atau Kabid atau jabatan Sekretaris maka kedepan kalau bisa jangan sampai terjadi lagi",ujarnya.(rou/leg05)

ROKAN HULU, PASIR PENGARAIAN - Kecamatan Rambah, berada di jantung ibukota Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menyimpan banyak potensi keindahan alam. Keindahan alamnya layak jual di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohul
Beberapa obyek wisata alam bisa ditemui di Kecamatan Rambah ini, seperti Air Panas Hapanasan di Kaiti-Pawan, Danau Sipogas di Kaiti, Air Panas Pawan, Goa Sikapir, Air Terjun Tiga Tingkat dan Kampung Wisata di Muara Bungo, Makam Raja Rambah, serta Batu Gajah di Pawan.

Bupati Rohul H. Suparman S.Sos,M.Si, juga mengakui bahwa Kecamatan Rambah punya potensi alam yang indah, serta potensi dijadikan sebagai tujuan wisata sehat bagi wisatawan lokal, domestik, dan mancanegara.

Menurutnya, dengan kekayaan alam yang bagus, dan potensi wisata religius di Masjid Agung Madani Islamic Center Pasirpangaraian yang sudah mencapai angka 6.000 kunjungan, bahkan belasan ribu pengunjung setiap liburan akhir pekan atau hari libur nasional, cukup potensi menjadikan kecamatan ini sebagai tujuan wisata sehat.

"Ini merupakan kekuatan yang harus didorong, dan mungkin dengan kekuatan ini kita mendapatkan predikat layak dikunjungi secara sehat," ujar Bupati Suparman.

Diakuinya, obyek wisata alam, air panas, goa, air terjun, hutan, dan danau di Kecamatan Rambah akan dijadikan sebuah kawasan dan diharapkan menjadi kawasan terkelola dengan baik dan disatukan serta mendukung konsep keagamaan, yakni wisata religius di kawasan Islamic Center.

"Semua pihak akan kita gandeng, bukan satu, dua, atau tiga, sehingga tujuan kita tercapai dalam waktu dekat," optimisnya.

Bupati Rohul Suparman merasa yakin, konsep kekayaan alam di Kecamatan Rambah akan menjadi kebanggaan Provinsi Riau, bahkan di tingkat nasional.

Apalagi, sambung Bupati periode 2016-2021, dana dari pemerintah terus mengucur dan banyak sudah dipakai untuk peningkatan obyek wisata di Rohul. Menurutnya, hal itu patut disyukuri dan aset daerah harus dijaga bersama oleh seluruh masyarakat di Negeri Seribu Suluk.

"Kita sudah mendapatkan perhatian luar biasa dari provinsi untuk membangun konsep wisata provinsi sesuai visi dan misi Pak Gubernur Riau (Arsyadjuliandi Rachman)," pungkas Bupati Rohul Suparman.

Selain kekayaan dan alam di Kecamatan Rambah, Kabupaten Rohul juga punya obyek wisata yang tak kalah bagusnya dari daerah lain, seperti Air Terjun Aek Martua di Kecamatan Bangun Purba, Benteng Tujuh Lapis atau Aur Berduri di Kecamatan Tambusai, dan masih banyak lagi yang bisa menjual daerah ini ke tingkat nasional dan internasional.(rou05)

DUMAI, DUMAI KOTA - Pemerintah Kota Dumai akan merombak sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam rangka optimalisasi kinerja dan efesiensi anggaran daerah di tahun 2017 mendatang. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Dumai
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda)
Kota Dumai, Marjoko Santoso
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Dumai, Marjoko Santoso, mengatakan proses perombakan atau perampingan SKPD ini masih dalam tahap proses pengkajian. 

"Sejumlah satker yang memiliki alokasi anggaran tertentu akan digabungkan dengan instansi induk yang saling berkaitan tugas pokok fungsi dalam pelaksanaan tugas di pemerintahan," ujar Marjoko, kemarin. 

Rencana ini, lanjut dia, menyusul keluarnya kebijakan baru dari Pemerintah Pusat dalam rangka efektivitas dan efisiensi kinerja di daerah serta rasionalisasi anggaran. 

Menurutnya, kondisi struktur organisasi dan tata kerja sejumlah SKPD di Dumai perlu perampingan karena dianggap kurang optimal dalam pelaksanaan kinerja dan harus menyatu ke satker lain agar lebih fokus dan maksimal. 

“Perombakan instansi perangkat daerah ini untuk menjalankan amanah kebijakan baru pemerintah pusat dan daerah minimal sudah harus melaksanakan pada 2017 mendatang,” ungkapnya. 

Akibat perombakan SOTK ini, diprediksi bakal terjadi pemangkasan ratusan bahkan ribuan tenaga honorer yang bekerja di sejumlah SKPD tersebut, bertujuan efesiensi dan rasionalisasi anggaran. 

Katanya, pembiayaan tenaga honorer di semua SKPD Dumai sejauh ini dinilai cukup membebani anggaran daerah, sehingga pemerintah berencana melakukan pemangkasan sesuai kebutuhan. 

"Rasionalisasi anggaran terpaksa dilakukan karena penerimaan daerah dari pusat mengalami pengurangan, agar program pembangunan oleh pemerintah tidak terkendala,” sebutnya. 

Lingkungan Pemko Dumai saat ini sudah terbentuk 5 badan setingkat eselon II, 12 dinas, 6 kantor atau eselon III dan 11 bagian di Sekretariat Walikota Dumai.(mai05)

ROKAN HULU, PASIR PENGARAIAN - Wacana  Pemerintah kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang akan melakukan Evaluasi baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Honorer, demi mengoptimalkan anggaran Pemda dan pelayanan kepada Publik bagi masyarakat Rokan Hulu  Kepala badan kepegawaian Daerah (BKD) Rohul Fajar Sidqi mengaku dinasnya hanya Menjalankan Kebijakan pemimpin.

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohul
Kepala BKD Rokan Hulu, Fajar Sidqi
"‎Terkait ada atau tidaknya pengurangan Honorer tersebut, bukan menjadi haknya,  itu merupakan kebijakan dari pimpinan. Tugas BKD hanya menjalankan saja," katanya, Minggu (22/5).

Ia menambahakan, saat ini pihaknya sedang menjalankan intruksi dari Bupati Rohul H. Suparman, S.Sos, M.Si, untuk melakukan pendataan seluruh pegawai pemerintah daerah, baik PNS maupun Honorer.

Lebih lanjut dijelaskanya, sesuai dengan surat yang ditandatangani oleh Bupati Rohul tertanggal 4 Mei 2016, lalu, pihaknya telah mengirimkan Surat keseluruh satker yang ada di Rohul, untuk melaporkan Jumlah PNS dan Honorer.

Fajar mengungkapkan, Pelaporan jumlah pegawai baik Honorer maupun PNS yang ada di masing-masing satker tersebut, dilaporkan harus berdasarkan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) yang ada di satker, terhitung per Desember 2015.

‎"Surat sudah kita serahkan kepada seluruh satker, untuk itu kita berharap satker yang ada di Rohul untuk sesegera mungkin melaporkannya, bisa lebih cepat tentu lebih baik,"

Dirinya menjelaskan, jika data pegawai sesuai Anjab dan ABK sudah terkumpul secara keseluruhan, akan langsung di laporkan kepada Bupati, untuk diambil kebijakan lebih lanjut .

Fajar menjelaskan, Jumlah PNS dan tenaga Honorer di lingkungan Pemkab Rohul ada 9.544 orang, diantaranya 6.432 PNS dan sisanya sekitar 3112 orang adalah Honorer, ‎itu hasil rekab data terakhir Februari 2016 lalu.

Sebelumnya, Bupati Rohul Suparman menuturkan, pihaknya akan melakukan Evaluasi pegawai Honorer dan PNS pemkab Rohul, guna meng optimalkan anggaran daerah.

"Cara kita melakukan evaluasi Pegawai tersebut dengan memberikan beban kerja terhadap Pegawai, dengan begitu kita dapat menilai bagaimana kinerja pegawai Pemkab Rohul," tuturnya.

Menurutnya, pegawai Pemkab Rohul harus segera dievaluasi demi meningkatkan kinerja pegawai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terlebih anggaran Pemkab Rohul saat ini terbatas.

Diakuinya, konsolidasi Aparatur itu merupakan salah satu programnya, dimana setiap PNS dan honorer yang digaji oleh rakyat harus jelas tugas dan tanggungjawabnya sesuai dengan kewajibanya.

"Kita khawatir jumlah honorer yang bisa dibilang banyak tersebut tidak bekerja, dan PNS karna honorernya banyak juga tidak bekerja, untuk itulah kita lakukan evaluasi,"ujarnya.(dow/kim)

BENGKALIS, MANDAU - Bupati Bengkalis Amril Mukminin resmi membuka helat Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-12 Kecamatan Siakkecil 2016 di Desa Sungai Siput, Sabtu (21/5/16) kemarin malam. 

Meskipun sebelum pembukaan lokasi diguyur hujan lebat dan gerimis terus turun tak menyurutkan ribuan warga ikut menyaksikan pembukaan MTQ yang diikuti 17 desa di lapangan di samping Polsek Siakkecil ini. Dan turut dimeriahkan atraksi pencak silat massal oleh perguruan Pagar Nusa Siakkecil. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Bengkalis
Bupati Bengkalis Amril Mukminin, menekan sirine ketika
membuka MTQ ke-12 Kecamatan Siakkecil di Desa Sungai Siput,
Sabtu (21/5/16) malam. 
Kesempatan ini Bupati Bengkalis Amril mengatakan, sebagai generasi penerus, anak atau keturunan dalam konsep Islam, dianggap permata, hiasan hidup dan pelipur lara di kala duka seseorang di dunia. Pemberian predikat itu, lebih terasa bila penampilan anak itu beridentitaskan kepribadian Islam. 

Seraya mengutip Quran Surat An-Nisa ayat 9, anak dan keturunan kalau tidak tepat pembinaannya, dapat mendatangkan bahaya yang penuh risiko kepada orang tua. 

Bagi orang mukmin, dan dengan menggunakan bahasa yang sangat santun, dalam surat At-Taghabun ayat 14, imbuhnya, Allah SWT telah mengingatkan para orang tua agar berhati-hati. Sebab anak-anak kita bisa menjadi musuh bagi kita. 

"Makna kata berhati-hati dalam surat At-Taghabun ayat 14 tersebut, bahwa sebagai orang tua, kita sejak dini harus mempersiapkan dan mendidik mereka, sehingga menjadi generasi penerus yang kuat, bertanggungjawab dan Islami," jelas suami Kasmarni ini. 

Konsep generasi muda Islam menjadi generasi yang qurani. Pendidikan menurut pola dan metode yang diberikan Luqman Al-Hakim, dapat disimak dalam firman-Nya Surat Luqman Ayat 13-19, yang intinya mencakup pendidikan berbagai aspek, baik itu tauhid, moralitas dan sosial. 

Amril juga mengajak agar menjadikan MTQ ke-12 tersebut, sebagai salah satu sarana ajang motivasi untuk menerapkan tauladan Lukman Al-Hakim agar menkekhawatiran sebagaimana dimaksudkan dalam, surat An-Nisa ayat 9 maupun peringatan Allah SWT dalam At-Tghabun ayat 14, tidak terjadi. 

"Jadikan MTQ ke-12 ini sebagai ajang motivasi untuk menerapkan tauladan Lukman Al-Hakim. Sesuai tuntunan Al-Quran, hanya dengan cara demikian generasi yang bertaqwa, amanah, kreatif dan berakhlakul karimah dalam arti sesungguhnya dapat diwujudkan," jelas Amril.(ben05)

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Bupati Inhil HM Wardan menghadiri pelaksanaan doa dan pembacaan Yasiin pada Nishfu Sya'ban, Sabtu (21/5/16) malam. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Inhil
Bupati Inhil bersama ribuan jamaah Masjid Agung Al Huda Tembilahan terlihat khusyuk mengikuti kegiatan keagamaan ini. Selesai pelaksanaan ini, bupati mengikuti shalat Isya' berjamaah. 

"Alhamdulillah kesadaran dari masyarakat kita melaksanakan ibadah cukup tinggi. Sehingga setiap ada kegiatan keagamaan selalu dipadati jamaah," ungkap bupati. 

Menurutnya, religius dan ketaatan masyarakat dalam melaksanakan ibadah dapat memberikan dukungan spiritual dalam melaksanakan pembangunan, baik fisik, mental dan Sumber Daya Manusia yang sedang dilaksanakan saat ini. 

"Insya Allah, apabila pembangunan yang dilandasi dengan nilai-nilai keimanan, maka akan menjadi berkah dan dengan kebersamaan bersama masyarakat dalam pembangunan dapat terlaksana secara baik," ujarnya.(ini05)

RIAU, PEKANBARU - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman menjadi inspektur upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-108 di halaman kantor Gubernur Riau. Upacara ini diikuti oleh perwakilan PNS dan siswa SMA di.

Selaku inspektur upacara, Arsyadjuliandi Rachman membacakan teks Pancasila yang diikuti oleh seluruh peserta upacara. Setelah itu, perwakilan PNS membacakan pembukaan UUD 1945 Negara Republik Indonesia dan Panca Prasetya Korpri.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Riau
"Salah satu inspirasi yang bisa kita serap dari berdirinya Boedi Oetomo sebagai sebuah organisasi modern pada tahun 1908 adalah munculnya sumber daya manusia Indonesia yang terdidik, memiliki jiwa nasionalisme kebangsaan, dan memiliki cita-cita mulia untuk melepaskan diri dari penjajahan. Dengan tampilnya sumber daya manusia yang unggul inilah semangat kebangkitan nasional dimulai," kata Plt Gubri membacakan pidato Menkominfo Rudiantara dalam amanat upacara, Jumat (20/5/2016).

"Perjuangan Boedi Oetomo yang dipimpin oleh Dokter Wahidin Soedirohoesodo dan Dokter Soetomo tersebut kemudian dilanjutkan oleh kaum muda pada tahun 1928 yang kemudian melahirkan Soempah Pemoeda. Dan melalui perjuangan yang tak kenal lelah akhirnya kita dapat memproklamirkan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945," katanya lagi.

Dalam pidato tersebut juga ditekankan bagaimana kemandirian dan kerja nyata untuk membangun bangsa. Sudah bukan zamannya lagi untuk mengumbar wacana yang sifatnya seremonial belaka. Sebab, kini bukan saatnya lagi mengedepankan hal-hal sekadar pengembangan wacana yang sifatnya seremonial dan tidak produktif.

Kini adalah saatnya bekerja nyata dan mandiri dengan cara-cara baru penuh inisiatif, bukan hanya mempertahankan dan membenarkan cara-cara lama sebagaimana yang telah dipraktikkan selama ini. Hanya karena telah menjadi kebiasaan sehari-hari, bukan berarti sesuatu telah benar dan bermanfaat. Untuk itu, kata Plt lagi, kita harus membiasakan yang benar dan bukan sekadar membenarkan yang biasa.

"Semoga peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini juga memperbarui semangat Trisakti: berclaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Jika kita konsisten, saya yakin jalan kemandirian ini lnsya Allah akan membawa bangsa ini mengalami kebangkitan yang selanjutnya, yaitu menjadi bangsa yang lebih jaya dan kompetitif dalam kancah internasional," harap Menkominfo Rudiantara, yang disampaikan Plt Gubri dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-108.(ria05)
Powered by Blogger.