PEKANBARU, BUKIT RAYA - PT Jasa Raharja cabang Riau hingga Februari 2017 mencatat, total klaim yang dibayarkan Jasa Raharja kepada korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) maupun meninggal dunia mengalami kenaikan.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Pekanbaru
Menurut keterangan Kepala Jasa Raharja cabang Riau Nanok Boedi Tjahjono melalui Kasubag Humas Jasa Raharja Okto Arif Primanto, untuk pembayaran yang meninggal dunia naik sebesar 9,90 persen dan pembayaran untuk korban luka-luka naik sebesar 32,05 persen.

"Memang ada kenaikan jika dibanding tahun 2016 lalu yakni sebesar Rp 306 juta lebih.  Untuk pembayaran santunan meninggal dunia di 2017 itu sebesar Rp 3,40 miliar dan ditahun 2016 sekitar Rp 3,08 miliar," kata Okto saat ditemui diruangan kerjanya, Jumat (24/03/2017).

Kemudian untuk korban luka-luka, Jasa Raharja sendiri telah memberikan santunan sebesar Rp 2,41 Miliar untuk tahun 2016 dan Rp 3,19 Miliar ditahun 2017. Artinya, santunan untuk korban luka-luka juga terjadi kenaikan yakni sebesar Rp 773 juta lebih.

Tidak hanya memberikan santunan untuk korban luka dan meninggal dunia saja, pihak Jasa Raharja juga memberikan santunan untuk korban cacat tetap dan biaya penguburan.


Ditahun 2016, Jasa Raharja memberikan santunan untuk korban cacat tetap sebesar Rp 138 juta lebih dan biaya penguburan sebesar Rp. 8 juta. Sedangkan ditahun 2017, santunan untuk penderita cacat tetap sebesar Rp 136 juta lebih dan santunan untuk biaya penguburan sebesar Rp 2 juta.

"Jadi, untuk total pembayaran klaim per Februari 2017 adalah Rp 6,72 miliar. Sedangkan dibulan yang sama pada tahun 2016 yakni sebesar Rp 5,64 miliar. Dan memang ada kenaikan sebesar Rp 1,07 miliar," tutup Okto.(bal)

PEKANBARU, TUAH KARYA - Pihak PT Sejahtera Buana Trada (SBT) yang merupakan main dealer Suzuki Riau mencatat, untuk bulan Maret 2017 ini total penjualan mencapai 267 surat pemesanan kendaraan (SPK).

Dari total penjualan tersebut, manakah mobil yang terbanyak di jual oleh pihak SBT? Berikut penuturan sales supervisor PT SBT Riau Burhanudin saat ditemui RiauCitizen.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Pekanbaru
"Total penjualan kita sekarang untuk maret ini mencapai 267 SPK. Untuk mobil niaga yang terjual sebanyak 154 SPK dan untuk tipe mobil penumpang (passenger) kita 113 SPK," katanya, Jumat (24/03/2017).

Di segmen tipe niaga, mobil Suzuki Carry pick up dan Suzuki APV pick up masih menjadi tulang punggung untuk penjualan mobil segmen niaga di Riau. Sedangkan dari segmen tipe passenger yang terlah terjual hingga 23 Maret 2017 mencapai 113 SPK.

Namun, khusus untuk mobil tipe passenger, yang menjadi pendongkrak penjualan Suzuki dk Riau adalah Suzuki Ertiga dengan penjualan mencapai 48 SPK dan Suzuki Karimun mencapai 43 SPK.

Dari 48 SPK Ertiga, jelas Burhan, 15 SPK diantarannya merupakan penjualan untuk Ertiga Diesel Hybrid yang beberapa waktu lalu diperkenalkan kepada masyarakat Riau.


"Untuk terbanyak memang masih untuk unit niaga, yakni mencapai. Target kita sampai bulan ini penjualan kita diangka 300an SPK untuk di Riau. Disisa bulan Maret ini, kita masih optimis," tutup Burhan.(bal)

RIAU, PEKANBARU - Jika anda berkunjung ke Pekanbaru, ada baiknya anda datang ke iven Riau Travel Mart (RTM) yang ke IV tahun 2017. Iven tahunan tersebut merupakan iven yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Riau.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Riau
Menurut keterangan Ketua ASPPI Riau Yuli Andriani mengatakan, di iven yang keempat ini pihaknya akan lebih mendatangkan pembeli dan penjual untuk datang langsung ke Riau.

"Bentuk kegiatan mendatang buyer dan seller ke Riau, baik di lokal maupun internasional. Kalau di luar negeri itu seperti Malaysia akan gabung pada RTM dan yang datang sebanyak 15 buyer," kata Yuli, Rabu (22/03/2017).

Yuli menerangkan, untuk perkembangan RTM dari tahun ke tahun untuk transaksi antara pembeli dan memang mengalami peningkatan. Untuk RTM yang pertama kali, untuk jumlah seller sebanyak 50 orang dan untuk buyer sebanyai 200 orang.


"Ditahun kedua jumlah seller 70 orang dan buyernya sebanyak 200 orang. Kemudian tahun ketiga 100 seller dan buyernya 300 orang. Sedangkan untuk dan untuk target 2017 ini, sebanyak 100 seller dan 300 buyer yang akan datang ke Pekanbaru," jelas Yuli.


Selama iven berlangsung, berbagai pelaku tour and travel baik dari lokal ataupun luar daerah Riau akan memeriahkan iven tersebut. Bukan hanya itu saja, pelaku hotel yang ada di Pekanbaru juga akan
memeriahkan acara tersebut.

"Mereka yang datang nantinya juga tidak hanya sekedar datang. Tapi mereka yang datang ke Travel Mart ini juga akan mendapatkan banyak manfaat karena banyak terdapat berbagai penawaran," tutupnya.(bal)

RIAU, PEKANBARU - Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Riau akan mengadakan Riau
Travel Mart (RTM) IV tahun 2017. Kegiatan tersebut nantinya akan diadakan 4-6 Mei 2017 mendatang.

Berdasarkan keteranga Kepala Dinas Pariwisata Riau Fahmizal, apa yang dilakukan oleh ASPPI dalam menggelar RTM di Hotel Pangeran, merupakan upaya dan langkah melalukan promosi bagi pariwisata yang ada di Riau.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Riau
"Bahasa kerennya promosi kekinian. Sekarang kita menjual promosi dengan paket, salah satunya adalah Travel Mart. Ini juga dapat mendukung pariwisata di Riau," kata Fahmizal, Rabu (22/03/2017) sore.

Dia mengharapakan TM jni dapat diadakan setiap tahunnya bahkan dia meminta setahun dapat dilakukan hingga dua kali. Karena banyak orang yang memang membutuhkan hiburan, terlebih lagi menjelang liburan.

"Khusus Kota Pekanbaru, saya memandang pertumbuhan hotel di Pekanbaru sangat tinggi. Biasa sabtu minggu kayak Jakarta, tapi sekarang tidak lagi karena sudah ramai," jelasnya.

Dia juga meminta RTM yang diadakan oleh ASPPI tidak semata untuk berbisnis, tapi juga saling bahu membahu untuk mempromosikan pariwisata di Riau.

"Karena kalau tidak kita kapan lagi. Saya ingin orang itu ke Pekanbaru ataupun Riau datang lagi, bahkan membawa keluarganya mereka. Bukan hanya sekedar datang terus tidak datang lagi," tutupnya.(bal)

PEKANBARU, SUKAJADI - Dalam waktu dekat, Kota Pekanbaru mendapat kehormatan untuk menggelar 1st South East Asia Health and Tourism Expo 2017. Kegiatan ini sendiri merupakan kegiatan yang pertama kali diselenggarakan di Asia Tenggara.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Riau
"Acaranya mulai Mei 2017, tepatnya pada tanggal 19 sampai 21 Mei 2017 mendatang," kata Chairman of PDUI Riau Branch dr. Abdullah Qayyum, Rabu (22/03/2017).

Qayyum kembali menjelaskan, acara ini nantinya akan dibagi-bagi dalam tiga kategori, yakni Health and Tourism Expo tanggal 19-21 Mei di Mal SKA Pekanbaru, Medical Forum tanggal 20 Mei di gedung daerah, dan Business Forum tanggal 22 Mei di Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri.

Untuk pesertanya sendiri berasal dari luar Sumatera, Jawa, Singapura, Malaysia dan Maladewa. Namun, beberapa negera seperti Filiphina, Thailand dan Brunei Darussalam akan diminta untuk turut hadir di acara tersebut.

"Ada beberapa yang datang. Namun untuk negara lain juga kita coba minta untuk ikut. Untuk menyukseskan acara ini kita sediakan 130 stand," jelasnya.

Qayyum bercerita, sejak beberapa tahun terakhir ini perkembangan sektor kesehatan di Pekanbaru sudah cukup bagus. Hal tersebut ditandai dengan munculnya RS berakreditasi Internasional di Riau. Bahkan, untuk saat ini juga sudah mulai orang yang datang untuk berobat ke Riau.

"Namun tetap, yang menjadi target kita adalah bagaimana sektor kesehatan dan wisata dapat disinergikan," tutupnya.(bal)

NASIONAL, PASAMAN BARAT - Di sebuah ruang terbuka terlihat kesibukan beberapa kelompok anak muda. Pada hari yang cerah itu, mereka saling bantu membantu menyelesaikan pendirian tenda dan juga posko untuk menjadi titik koordinasi kegiatan. Bagi sebagian anak muda saat ini, aktifitas di luar ruangan sebagaimana yang dilakukan oleh Komunitas Tinta Pena (Titipan Tangan Pemuda Berwacana) tersebut merupakan pekerjaan sia-sia. Di tengah gempuran hedonisme dan kehidupan yang serba instan ini, berkawan akrab dengan lingkungan dan alam sekitar dianggap sesuatu hal yang mungkin, membuang waktu. 

http://www.riaucitizen.com/
Rezki Saputra, pendiri Komunitas Tinta Pena mengatakan bahwa sebagai salah sebuah komunitas yang dapat menampung energi kreatif dan daya juang utamanya pada kalangan generasi muda, Tinta Pena selalu bergerak dan memberikan respon cepat, apalagi bila sudah menyangkut kepentingan masyarakat umum. “Kami dan para Ranger Tinta Pena telah dilatih untuk peka terhadap dinamika sosial kemasyarakatan terutama di Pasaman Barat. Banyak hal yang agaknya belum disentuh benar oleh Pemerintah Daerah, seperti pembukaan destinasi wisata baru, pengelolaan sumber daya manusia, dukungan kegiatan generasi muda dan memfasilitasi kerja kreatif para kreator di daerah,” ujar Mahasiswa tahun akhir Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang tersebut kepada media ini. 

Sesungguhnya di Pasaman Barat sendiri sangatlah kaya akan sumber daya manusia yang mampu untuk berpikir dan mengimplementasikan buah pemikiran mereka melalui bidang masing-masing. Dalam keluarga besar komunitas Tinta Pena sendiri, berkumpul anggota dengan latar dan kemampuan teknis yang beragam. “Komunitas ini didirikan untuk menyalurkan energi positif kawan-kawan ke dalam ranah perjuangan pemberdayaan masyarakat. Saat ini, pemuda sebagai pemegang estafet kepemimpinan maupun penggerak kemajuan di Pasaman Barat nyatanya telah mulai bermunculan dan memberi warna,” demikian Rezki Saputra menjelaskan.

Tokoh pemuda Pasaman Barat yang akan diwisuda pada akhir Maret 2017 ini dengan penuh semangat mengimbau generasi muda khususnya yang berasal dari Pasaman Barat untuk terus bergerak dan tidak tinggal diam berpangku tangan. Pada kesempatan lain, Agus Susanto anggota DPR RI asal Ujunggading Pasaman Barat menyampaikan hal senada. “Kita membutuhkan para pemuda yang mau terjun langsung ke masyarakat. Para pemuda harus menjadi penyuara aspirasi rakyat. Saya sangat mendukung apa yang telah dilakukan oleh Rezki Saputra dan kawan-kawan, baik melalui Komunitas Tinta Pena ataupun wadah kreatif lainnya.”

“Saat ini, Komunitas Tinta Pena telah memiliki peralatan yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat. Namun demikian, melihat kebutuhan di lapangan kita tentu saja menerima dengan tangan terbuka jika ada pihak yang berinisiatif membantu melengkapi sarana dan prasarana Tinta Pena,” ujar Rezki menambahkan. 

Banyak meluangkan waktu untuk memperhatikan kondisi masyarakat di Pasaman Barat sekaligus terjun ke tengah masyarakat, tidak membuat Rezki Saputra melalaikan studinya. “Bagi saya bangku perkuliahan adalah bicara tentang mengubah mindset, bagaimana menguatkan mental kita untuk total berjuang dalam kehidupan. Saya percaya bahwa Tuhan tidaklah pernah tinggal diam, Ia melihat dan mendengar apa yang telah dan akan kita perbuat. Setiap tindakan kebaikan akan didukung oleh alam semesta. Sebab itu selalu bergerak dan mawas diri menjadi kunci untuk menjadi sukses kelak,” pungkas Rezki.(fadhli)

PEKANBARU, TUAH KARYA - Pihak Jasa Raharja cabang Riau, pada Rabu (15/03/2017), memberikan bantuan jamiman untuk pengobatan korban kecelakaan lalu lintas yang bernama, Febi Gerrit Silalahi.

Febi sendiri saat ini sedang mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Awal Bros Panam karena mengalami luka, akibat kecelakaan yang terjadi di Jalan HR Soebrantas atau tepatnya di depan Giant Panam.

http://www.riaucitizen.com/
"Pemberian ini merupakan salah satu bentuk untuk mempermudah dan membantu korban kecelakaan di jalan raya," kata Kepala Cabang Jasa Raharja Riau Nanok Boedi Tjahjono melalui Kasubag Administrasi Klaim Rudi Yanto dan didampingi Fardiman Suria Amijaya selaku Mobile Service Jasa Raharja, Rabu, (15/03/2016) pagi.

Korban Febi sendiri mengalami kecelakaan karena tabrakan dengan sebuah Avanza. Saat ini juga, Febi sendiri tercatat sebagai mahasiswa di salah satu universitas di Pekanbaru.

Kemudian, saat pihaknya mengetahui adanya laka lantas tersebut, Jasa Raharja bergegas memberikan jaminan perawatan kepada para korban, yang saat ini masih dalam masa perawatan di RS Awal Bros Panam. Jasa Raharja memberikan jaminan perawatan untuk kedua korban tersebut masing-masing maksimal Rp 10 juta.

"RS Awal Bros ini termasuk dalam RS yang sudah bekerjasama dengan kita. Sekarang ini ada 41 Rumah Sakit di Riau yang sudah bekerjasama dengan Jasa Raharja," tambahnya.

Selain itu, tambah Rudi, pemberian bantuan ini merupakan bentuk kecepatan pihak Jasa Raharja dalam memberikan jaminan kepada korban luka-luka. "Karena kita dapat kabar, kita langsung berikan jaminan perawatan untuk mereka," ucapnya.

Untuk diketahui, pemberian jaminan korban luka-luka di rumah sakit ini sudah sesuai dengan UU 33/1964 tentang Dana Pertanggungungan Wajib Kecelakaan Penumpang dan UU 34/1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu lintas Jalan.(bal)

PEKANBARU, LIMA PULUH KOTA - Nama Daikin di Pekanbaru tentu masih asing bagi sebagai masyarakat awam. Namun, tidak sedikit pula yang mengetahui apa itu Daikin. Ya, Daikin adalah sebuah produsen untuk peralatan pendingin ruangan (air conditioner).

Kali ini, Daikin cabang Pekanbaru memperkenalkan produk terbaru yakni Multy S. Multy S ini sendiri dirangcang khusus untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. Demikian yang dikatakan oleh Joko Trisharianto selaku Management Sales Representative.

http://www.riaucitizen.com/
"Konsepnya itu sudah lama ada dari 5 tahun lalu, dari hasil riset kita, kebanyakan unit outdoornya menumpuk dan memakan tempat. Maka dari itu, untuk solusinya kita hadirkan Multy S," kata Joko kepada wartawan, Selasa (14/03/2017).

Dia mencontohkan, untuk pengguna apartement kebanyakan unit outdoor terlalu menumpuk dan menjadi terlihat tidak bagus. Maka dari itu, dengan adanya produk baru Daikin, pengguna apartemen bisa menggunakan unit outdoor cukup satu saja dan terkoneksi dengan dua unit indoor.

"Jadi kalau menggunakan Multy S ini, masyarakat bisa menggunakan satu outdoor bisa dikoneksi dengan dua indor. Hal tersebut bisa dikombinasikan antara 1/2 PK dan 1/2 PK atau 1/2 PK dan 3/4 PK," jelas Joko.

Dia menambahkan, dengan penggunaan Multy S tersebut, pengguna bisa mendapatkan keuntungan yang lebih jika menggunakan Multy S tersebut. Yakni, hemat tempat dan hemat biaya karena menggunakan inverter.

"Jika masyarakat menggunakan inverter, mereka bisa hemat hingga Rp 3,7 juta/tahun dibandingkan dengan menggunakan ac non inverter. Selain itu, jika menggunakan inverter, ac akan terasa lebih dingin dan penggunaan listrik lebih stabil. Sehingga tidak memberatkan beban listrik," tambahnya.

Untuk harganya sendiri Multy S ini dijual dengan harga Rp 10 juta/unit. Meski terdengar mahal, konsumen dapat mendapatkan beberapa keuntungan dengan memiliki AC Multy S dari Daikin tersebut.

Tunggu apa lagi, segera kunjungi showroom Daikin yang terletak di Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru.(bal)

PEKANBARU, SUKAJADI - Pihak PT Sejahtera Buana Trada (SBT) mencatat, setidaknya 30 unit Surat Pesanan Kendaraan (SPK) berhasil dijual oleh pihak SBT selama pameran dan launching Ertiga Diesel Hybrid, yang dilakukan di Mal SKA Pekanbaru.

"30 Ertiga Diesel Hybrid berhasil kita jual selama pameran. Sedangkan untuk target penjualan secara keseluruhan selama pameran, setidaknya 82 SPK yang telah ditargetkan," kata Kepala Wilayah PT SBT Riau Agustan, Rabu (15/03/2016).

http://www.riaucitizen.com/
Penjualan tersebut telah melampaui target yang ditetapkan oleh pihak SBT yakni sebesar 70 unit SPK baru. Selain itu, pihaknya seusai pameran akan menargetkan penjualan khusus Ertiga Diesel Hybrid
sebanyak 30 unit perbulannya.

"Jika kita melihat dari market share sendiri, penjualan Ertiga di Riau mencapai 13 persen. Dengan rata-rata penjualan mencapai 350an unit selama 2016 lalu," jelasnya.

Pihaknya sendiri saat ini optimis untuk mencapai target penjualan yang akan diraih untuk Ertiga Diesel Hybrid di Riau pada umumnya.

Untuk diketahui, Ertiga Diesel Hybrid yang berkategori Low MPV ini menggunakan mesin diesel dengan kapasitas mesin 1300 cc DOHC. Bahkan mobil ini sendiri bisa mengeluarkan tenaga hingga 89 PS pada 4.000 rpm, dan torsi 200 Nm pada 1.750 rpm.


Bahkan, dari segi penggunaan bahan bakar, Ertiga Diesel Hybrid ini juga cukup irit. Karena satu liter bahan bakar dapat menempuh sekitar 24,52 kilometer. Selain itu, ada tiga pilihan warna Ertiga Diesel
Hybrid yakni Superior White, Granite Grey Metallic dan Silky Silver Metallic.(bal)

PEKANBARU, PAYUNG SEKAKI -  Beberapa waktu lalu, pihak PT Sejahta Buana Trada dan perwakilan Suzuki Indomobil Sales (SIS), melakukan launching Ertiga Diesel Hybrid. Launching tersebut dilakukan di Mal SKA Pekanbaru dan disaksikan oleh ratusan pengunjung Mal SKA Pekanbaru.

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Pekanbaru
Setidaknya, berdasarkan keterangan Kepala Wilayah PT SBT Riau Agustan, pihaknya akan menjual Suzuki Ertiga Diesel Hybrid tersebut perbulannya mencapai 30 unit.

"Kita targetkan penjualan untuk Ertiga Diesel Hybrid tersebut 30 unit perbulannya. Dan kita optimis untuk target tersebut," kata Agustan kepada RiauCitizen baru-baru ini.

Jika melihat dari market share sendiri, penjualan Ertiga di Riau mencapai 13 persen. Dengan rata-rata penjualan mencapai 350an unit selama 2016 lalu.


"Makanya kita optimis penjualan untuk Ertiga Diesel Hybrid mencapai 30 unit. Dan angka ini merupakan tantangan kita bagi pihak SBT dari PT SIS untuk penjualan di Riau," jelas Agustan.

Untuk di tahun 2017 ini, pihaknya kembali menargetkan penjualan Ertiga dikisaran 13 persen, sama seperti dengan tahun sebelumnya. Bahkan target ini, pihaknya optimis mendapatkan hal tersebut.


"Karena Ertiga Diesel Hybrid ini hadir dengan varian yang lebih bagus, menjadi alternatif yang baik untuk keluarga," jelas Agustan lagi.

Kemudian selama pameran yang berlangsung selama lima hari di Mal SKA Pekanbaru, pihaknya menargetkan 70 unit SPK untuk pembelian mobil di pameran. "Target ini bahkan melebihi target penjualan di Surabaya yang notabene merupakan kota terbesar dan pejualan Ertiga juga banyak disana," tutup Agustan.(bal)
Powered by Blogger.