RIAU, PEKANBARU - Bank Riau Kepri pada bulan ramadhan 1438 H tahun ini, dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Riau kembali menyalurkan dana kemitraan CSR (Corporate Social Resposibility) kepada sejumlah masjid yang tersebar di wilayah Provinsi Riau. Kegiatan rutin program CSR Bank Riau Kepri (BRK) di bulan Ramadhan ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dengan kegiatan Safari Ramadhan dari Pemerintah Provinsi Riau yang langsung dipimpin oleh Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Riau
Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman memberi kata sambutan di mesjid At-Taqwa Desa Muara Basung
di Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis pada rangkaian Safari Ramadhan 1438 H tahun 2017
Pemerintah Provinsi Riau,yang dihadiri oleh Bupati Bengkalis Amril Mukminin 
dan tokoh masyarakat Bengkalis lainnya.
Kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan dari bulan ramadhan tahun lalu, dimana tahun sebelumnya dana kemitraan Pemerintah Provinsi Riau yang ada di Bank Riau Kepri tersebut sudah dilakukan kegiatan yang sama di tahun sebelumnya. Kegiatan ini dinilai sangat positif dan diantaranya dapat membantu berbagai kegiatan dan kelengkapan rumah ibadah yang tersebar di wilayah Provinsi Riau. Dana kemitraan yang disalurkan berupa berbagai keperluan mesjid yaitu seperti untuk perbaikan tempat wudhu, perbaikan sound system, pembelian kipas angin atau AC, termasuk juga penyelesaian pembangunan fisik mesjid.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Riau
Total mesjid yang telah menerima dana kemitraan Bank Riau kepri untuk ramadhan 1438 H ini berjumlah lebih kurang 15 mesjid yang tersebar di wilayah Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Riau. Bantuan dana kemitraan tersebut beragam, sesuai dengan kebutuhannya ada bantuan senilai 25 juta rupiah dan ada juga bantuan senilai 50 juta rupiah.

Sebagai BUMD yang kepemilikan sahamnya adalah Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota di Riau dan Kepulauan Riau dan sebagai salah satu lembaga intermediasi, memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar dan masyarakat dimana perusahaan berada. Oleh karenanya setiap tahunnya menyerahkan program kemitraan kepada pemegang saham sesuai permintaan dan program pemerintah yang dijalankan untuk kesejahteraan masyarakat.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Riau
Bentuk Program Kemitraan Bank Riau Kepri yang diberikan dijalankan sesuai dengan aturan dan juga sesuai dengan permintaan Pemerintah Daerah masing-masing dan besar dananya sesuai dengan hasil rapat umum pemegang saham (RUPS) setiap tahunnya. Penggunaannya bisa berbentuk mendukung program pendidikan, program Kesehatan, sarana dan prasarana pendidikan, rumah layak huni, beasiswa dan lain sebagainya.

Sebagai informasi, pada bulan Mei yang lalu Dirut BRK DR. Irvandi Gustari bersama 20 Dirut BUMN dan Perusahaan Swasta Nasional terkemuka lainnya yang juga dinobatkan sebagai penerima Anugerah Top Corporate Social Responsibility (CSR) 2017, diterima dalam acara khusus oleh Wakil Presiden, Jusuf Kalla sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah kepada perusahaan perusahaan yang komit terhadap pelaksanaan CSR di Indonesia.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Riau
Bank Riau Kepri menjadi Bank Pembangunan Daerah (BPD) satu-satunya penerima Anugerah Top Corporate Social Responsibility (CSR) 2017. Award yang diraih BRK tersebut adalah Top CSR Improvement 2017 untuk Bank Riau Kepri dan Top Leader on CSR Commitment untuk Direktur Utama BRK Irvandi Gustari.

Mudah-mudahan bulan ramadhan tahun ini membawa berkah dan nikmat bagi Bank kebanggaan seluruh masyarakat Riau dan Kepri ini dan di bulan penuh hikmah sangat indah bagi Bank Riau Kepri untuk berbagi, Dirut Bank Riau Kepri menutup pembicaraannya.(brk06)

KEPRI, TANJUNG PINANG - Direktur Utama Bank Riau Kepri (BRK), DR Irvandi Gustari didampingi Pemimpin Cabang Bank Riau Kepri Tanjung Pinang yang baru Fajar Restu dan Pemimpin Bank Riau Kepri Syariah Cabang Tanjung Pinang Helwin Yunus beserta Pemimpin Desk Corsec Winovri melakukan kunjungan silaturrahim sinergi bisnis ke Pemerintah Kota Tanjung Pinang sekaligus penyerahan simbolis Dana Kemitraan Bank Riau Kepri kepada Pemerintah Kota Tanjung Pinang berupa 1000 Sembako. Kunjungan ini disambut langsung oleh Walikota Tanjung Pinang, H. Lis Darmansyah pada Kamis, (15/6/17) di Kantor Walikota Tanjung Pinang.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Riau
Walikota Tanjung Pinang H. Lis Darmansyah menerima langsung secara simbolis Dana Kemitraan Bank Riau
Kepri berupa 1000 paket sembako untuk masyarakat Kota Tanjung Pinang dari Dirut Bank Riau Kepri 
DR. Irvandi Gustari didampingi Pincab Bank Riau KepriFajarRestubesertaPincab Bank Riau Kepri Syariah
 Helwin Yunusdan Pindesk Corsec Winovri, Kamis (15/06/17) di Kantor WalikotaTanjugn Pinang
Lebih dari satu jam kunjungan ini berlangsung. Selama itu terbangun dialog hangat antara Dirut Bank Riau Kepri dan Walikota Tanjung Pinang. Dirut Bank Riau Kepri menyebutkan bahwa tujuan kunjungannya untuk bersilaturrahmi sekaligus membangun sinergi dengan Pemerintah Kota Tanjung Pinang.

Walikota Tanjung Pinang H. Lis Darmansyah menyampaikan apresiasi atas kunjungan silaturrahim yang dilakukan oleh Direktur Utama DR. Irvandi Gustari dan rombongan. H. Lis Darmansyah berharap dengan bersinerginya Bank Riau Kepri dengan Pemerintah Kota Tanjung Pinang dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian di Kota tanjung Pinang.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Riau
Irvandi mengaku sangat senang sekali H. Lis Darmansyah sebagai Walikota Tajung Pinang dapat menerima langsung dengan baik kunjungan dari Bank Riau Kepri. Sementara itu orang nomor satu di Kota Tanjung Pinang ini mengucapkan terimakasih atas kunjungan yang dilakukan Bank Riau Kepri ini.

“Merupakan suatu kehormatan buat saya atas kunjungan ini, semoga dengan kunjungan ini antara Bank Riau Kepri dan Pemko Tanjung Pinang dapat menjadi mitra kerja yang baik kedepannya.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Riau
”Kunjungan santai ini sangat penuh dengan keakraban,terlihat penuh canda tawa diruangan tamu ruang kerja walikota Tanjung Pinang. Harapan dari kunjungan ini kedepannya antara Bank Riau Kepri dan Pemko Tanjung Pinang dapat saling bekerjasama yang baik dalam membangun Provinsi Kepulauan Riau khususnya Kota Tanjung Pinang.

Setelah lebih dari satu jam menggelar dialog akrab, Dirut Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari dan rombongan mohon diri. Pertemuan ini ditutup dengan penyerahan secara simbolis dummy 1000 sembako untuk masyarakat Kota Tanjung Pinang dalam rangka pekan ramadhan dan berfoto bersama.(brk06)

RIAU, SIAK - Sejalan dengan komitmennya dalam penyaluran kredit produktif, Bank Riau Kepri melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Siak Sri Inderapura untuk Program Penyaluran Pinjamam Modal Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Penandatangan MoU berlangsung di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan, Rabu (21/06/17).

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Bupati Siak H. Syamsuar dan Direktur Utama Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari. Turut hadir menyaksikan penandatangan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Tengku Said Hamzah, Pemimpin Divisi Mikro Kecil Nusirwan beserta pinbag Tengku Rahman, Pemimpin Bank Riau Kepri Cabang Siak Sri Inderapura Doni Raimond dan Pemimpin Desk Corsec Winovri.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Siak
Bupati Kabupaten Siak H. Syamsuar menandatangani nota kesepahaman (MoU) Program Penyaluran Pinjamam Modal Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)bersama Dirut BRK DR. Irvandi Gustari disaksikan Sekda Kabupaten Siak Tengku Said Hamzah dan Pincab BRK Siak Doni Raimond di Ruang Rapat Indra Pahlawan Kantor Bupati Siak, Rabu (21/06/17).
Dengan adanya MoU ini tentunya semakin mewujudkan visi dan misi Bank Riau Kepri sebagai perbankan yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan membina serta mengembangkan Usaha Kecil dan Menengah.

Bupati Siak Sri Inderapura dalam kata sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada Bank kebanggaan masyarakat Riau dan Kepri ini, karena apa yang telah dirancang dan direncakannya dapat terwujud. Para pelaku UMKM di Kabupaten Siak mengharapkan adanya pinjaman modal dalam bunga yang lebih rendah oleh karena itu, tentunya dengan adanya dukungan dari Bank Riau Kepri ini sangat membantu daripada usaha-usaha kecil yang ada di Kabupaten Siak Sri Inderapura.

Selain itu orang nomor satu di Kabupaten Siak ini juga berharap nantinya dinas-dinas terkait untuk dapat mensosialisasikan fasilitas pinjaman kredit dengan bunga rendah ini kepada pelaku-pelaku UMKM di Kabupaten Siak sehingga nantinya para pelaku UMKM di Siak dapat memanfaatkannya untuk mengembangkan usahanya. Bupati Siak H. Syamsuar juga menyampaikan akan ada proses persetujuan DPRD mengenai tata cara pinjaman UMKM yang akan direalisasikan tersebut.

Pada kesempatan yang sama Dirut BRK DR. Irvandi Gustari mengaskan bahwa program yang telah disepakati oleh Bank Riau Kepri dan Pemerintah Kabupaten Siak ini adalah yang pertama di Riau. Ada beberapa Pemerintah Kabupaten/Kota yang sudah mengajukan program seperti ini, tapi kenyataannya saat ekonomi menurun seperti sekarang sulit untuk direalisasikan.

Irvandi sangat bangga atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Siak ini. hal ini merupakan program yang luar biasa, karena program ini memiliki bunga yang rendah dibandingkan dengan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hal ini akan memudahkan pelaku UMKM untuk mengembalikan pinjamannya nanti.

Dengan kerjasama yang sudah terjalin ini, merupakan suatu langkah positif bagi Pemerintah Kabupaten Siak Sri Inderapura untuk mensejahterakan masyarakatnya.(brk06)

RIAU, SIAK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak melalui Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Pemukiman ( PU Tarukim), menggelar d lomba foto beberapa waktu lalu dengan teman "Wajah Baru Negeri Istana". Sabtu (17/6/17), dilakukan penyerahan langsung oleh Bupati Siak Syamsuar didampingi Kepala Dinas Irving Kahar Arifin, di Sultan Resto, Jalan Ronggowarsito, Pekanbaru.

http://www.riaucitizen.com/
Mereka yang meraih juara yakni, kategori Mirroles juara pertama diraih Musrahmad dari Kabupaten Siak dengan hadiah uang tunai Rp5 juta, dan juara kedua dengan hadiah Rp3 juta diraih Fauzan dari Pekanbaru, dan juara ketiga dengan hadiah Rp2 juta diraih Sefriyansyah dari Pelalawan, serta juara favorit dengan hadiah Rp1 juta diraih Ahmad Affandi Nauru dari Kabupaten Kampar.

Sementara untuk kategori Drone, juara pertama diraih Taufik Hidayat dari Kabupaten Pelalawan, juara kedua diraih Muhammad Reza Fahlevi dari Kabupaten Rokan Hilir, dan juara ke tiga diraih Yudha Syudana dari Kabupaten Siak, serta juara favorit diraih Romi Amanda dari Kabupaten Siak.

"Selamat bagi pemenang lomba, semoga dari foto-foto ini dapat menjadi magnet bagi wisatawan lokal dan asing untuk datang ke Riau khususnya Siak," ujar Bupati Syamsuar usai penyerahan hadiah.

Sementara itu Kadis PU TarukimTajaan Irving Kahar Arifin, mengatakan kepada riauterkini.com bahwa lomba foto tersebut digelar bulan lalu dan diikuti fotografer se-Riau. Dan saat ini pemenangnya ada dari Rohil, Pelalawan, Pekanbaru, Kampar, dan Siak.

"Peserta lomba foto bertema "wajah baru negeri istana" cukup banyak diminati, dengan konsep infrastruktur pembangunan Siak. Semoga dengan adanya kegiatan ini, Siak menjadi kota wisata, Kota Siak kota warisan budaya dunia," terang Irving.(rls)

PEKANBARU, CINTA RAJA - Menjelang hari raya keagamaan, setiap pekerja/buruh akan mendapatkan Tunjangan Hari Raya Keagamaan (THR) dari perusahaan tempat ia bekerja. Adanya THR sangat membantu pekerja/buruh yang merayakan hari besar keagamaannya sehingga pemerintah membuat peraturan tentang THR yaitu Permenaker Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya KeagamaanBagi Pekerja/Buruh Di Perusahaan yang mengatur kewajiban pengusaha memberikan THR. Walaupun aturan tersebut belum secara utuh melindungi hak-hak pekerja/buruh mendapatkan THR.

Tunjangan Hari Raya Keagamaan (THR) adalah pendapatan non upah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja/buruh atau keluarganya menjelang hari raya keagamaan (Pasal 1 angka 1 Permenaker No.6 Tahun 2016). Sebagai kewajiban, pengusaha harus memberikan THR kepada pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja 1 (bulan) secara terus menerus atau lebih. Namun nyatanya, masih banyak pekerja/buruh yang THRnya bermasalah walau dirinya berhak atas THR dan memenuhi kriteria penerima THR yang diatur dalam Permenaker No.6 Tahun 2016.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Riau
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pekanbaru merupakan organisasi masyarakat sipil yang salah satu fokus kerjanya pada isu perburuhan. Tahun ini Lembaga Bantuan Hukum Pekanbaru kembali membuka Posko pengaduan tunjangan hari raya (THR) tahun 2017 untuk menerima pengaduan dari pekerja atau buruh di Provinsi Riau.

Pengacara Publik LBH Pekanbaru Samuel Purba SH mengatakan pemberian THR merupakan kewajiban bagi pengusaha kepada pekerja atau buruh pada setiap hari raya keagamaan. Posko Pengaduan THR dibuka sejak tanggal 15 Juni 2017 hingga 3 Juli 2017.

“Kami mengimbau kepada para buruh atau pekerja, untuk tidak takut melaporkan pelanggaran pemberian THR ini,” Ujar Samuel, Pihaknya juga meminta semua pihak terkait, Pemerintah Provinsi Riau, pemerintah kabupaten/kota di Riau, Dinas Tenaga Kerja di provinsi maupun kabupaten/kota di daerah ini untuk bersama-sama melakukan pengawasan agar hak pekerja mendapatkan THR sebagai bentuk tanggung jawab negara dalam pemenuhan hak warga negaranya yakni pekerja/buruh dapat dipenuhi dengan baik.

Samuel Menjelaskan, tata cara pengaduan bisa langsung datang ke Posko Pengaduan THR di kantor LBH Pekanbaru yang beralamat di Jalan Ahmad Yani II No 7 Kel. Pulau Karam, Sukajadi, Pekanbaru-Riau, nomor telepon pengaduan posko: Samuel (081365022088) baik melalui panggilan telepon, pesan singkat melalui SMS ataupun whatsapp

“Pemberian THR merupakan kewajiban Pengusaha dan Pengusaha harus menyesuaikan dengan aturan pembayaran THR yang baru yang mengacu pada Permenaker 6 Tahun 2016 yang mengatur bahwa para pekerja/buruh berstatus PKWT dan PKWTT yang massa kerjanya sudah mencapai 1 (satu) bulan berhak mendapatkan THR dengan perhitungan proporsional, dan wajib diberikan H-7 sebelum hari raya keagamaan” Ujar Samuel.

THR wajib dibayarkan paling lambat 7 (tujuh) hari sebelum hari raya keagamaan Pengusaha harus sudah memberikan THR kepada pekerja/ buruh (Ps. 5 ayat 4). Jika pengusaha terlambat membayarkan THR, maka Pengusaha yang terlambat membayarkan THR akan dikenai denda sebesar 5% (lima persen) dari total THR. Dan denda tersebut tidak menghilangkan hak pekerja/ buruh untuk mendapatkan THR tersebut. Sedangkan untuk Pengusaha yang tidak membayarkan THR akan dikenai sanksi administratif berupa teguran lisan, pembatasan kagiatan usaha, penghentian sementara sebagian atau seluruh alat produksi dan pembekuan kegiatan usaha.

LBH Pekanbaru juga meminta Dinas Tenaga Kerja Provinsi Riau untuk mengingatkan perusahaan agar membayar THR buruh atau pekerja sesuai dengan ketentuan. Disnaker Provinsi Riau harus merespon cepat semua pelanggaran terhadap pemberian THR dan memberikan tindakan tegas kepada perusahaan-perusahaan yang terlambat atau tidak membayarkan THR ataupun yang tidak membayarkan THR yang nilainya tidak sesuai dengan ketentuan.

“Jika belum mendapatkan THR dari pengusaha, silahkan datang ke Posko Pengaduan THR – LBH Pekanbaru, Posko THR ini, malayani laporan, pengaduan dan konsultasi mengenai pembayaran THR, ini kami berikan secara Gratis dan Cuma Cuma. Kami merahasiakan identitas buruh yang melapor ke LBH Pekanbaru untuk mencegah intimidasi dan ancaman yang dilakukan pengusaha” Tutup Samuel.(rls)

PELALAWAN, PANGKALAN KERINCI - Bakal Calon Gubernur Riau (Bacagubri), HM Harris terus gencar melakukan serangkaian safari politik menjelang tahapan Pilgubri 2018. Sabtu (17/6/17) orang nomor satu dikabupaten Pelalawan ini bersilahturahmi dengan elemen masyarakat kabupaten Siak.

Menariknya, pada kesempatan tersebut Harris dihadiahi, penutup kepala merupakan kebanggaan masyarakat Siak, berupa Tanjak. Acara yang digagas oleh, DPD Laskar Melayu Riau (LMR) Kabupaten Siak difokus dijalan Hangtuah KM 1, Dusun Mulia Baru Desa Tualang kecamatan Tualang Kabupaten Siak.

http://www.riaucitizen.com/
Turut serta sejumlah elemen masyarakat Siak, diantaranya, Upika, Toko Masyarakat, Toko Ulama, Paguyuban, Ormas, OKP, diakhir acara ditutup dengan berbuka bersama dan pemberian bantuan untuk anak yatim.

Turut serta mendampingi Bacagubri ini antara lain, anggota DPRD Propinsi Riau Sewitri, Ketua KNPI Kab Pelalawan Adi Sukemi, Asisten II, Kadis BLH, Kepala dinas Penanaman Modal Ir. Hambali, MM Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Devitson, Kadis Pendidikan Safrudin, Sekretaris Kominfo Farid Mukhtar, Kapolsek setempat.

Selaku tuan rumah, Panglimo pusat dan panglima daerah, menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan Bacagubri.

Mewakili masyarakat Siak, LMR kabupaten Siak, sebut Panglima siap mendukung penuh HM Harris menuju Riau 1, pada Pilgubri 2018 mendatang. "Kami mengucapkan selamat datang atas rombongan pak Harris. Kami siap mendukung bapak untuk Pilgubri nanti, menjadi Riau jauh lebih baik," tegas Panglima.

Sementara itu, bupati Pelalawan H.M Harris dalam sambutan mengucapkan terima kasih atas undangan dan sambutan yang hangat dari masyarakat Siak.

"Kepada Panglima Pusat dan Daerah Walaupun jabatan kita berbeda tapi kita punya tujuan yang sama yaitu untuk membangun Riau jauh lebih baik," papar Harris.

Sesungguhnya, kata Harris tugas kedepan cukup berat yakni menjaga suasana tetap kondusif. Apalagi saat ini dan kedepannya, kita dihadapkan oleh persaingan global. Makanya, harus kita siapkan sumber daya yang handal bagi generasi penerus. "Jika tidak dari sekarang kita persiapkan, alamatlah kita menjadi penontonlah kita di negeri sendiri," tegas Harris.

Menghadapi, era globalisasi ini, sambung Harris tentunya dituntut pemimpin yang energik, visioner bagi provinsi Riau. "Begitu pula, sebagai organisasi kita punya tugas untuk membantu menjaga situasi daerah agar bisa menghadapi persaiangan global ini," imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Harris menyampaikan niat dirinya, maju pada Pilgubri 2018. "Insya Allah, saya menyatakan maju pada Pilgubri. Untuk itu saya mohon do'a restu kepada masyarakat kabupaten Siak," tegas Harris seraya disambut tepuk tangan oleh para undangan yang hadir.(dow)

KEP MERANTI, SELAT PANJANG - Jumat (16/6/2017), Bupati Meranti mendatangi Partai Nasdem Provinsi Riau, Jalan Diponegoro Pekanbaru. Kedatangan Ketua DPW PAN RIAU ini untuk mendaftarkan diri sebagai calon Gubernur Riau di Pilkada Riau 2019.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Meranti
Kedatangan Irwan Nasir  diterima langsung oleh Sekretaris Verifikasi Partai NasDem Provinsi Riau Fitra Asri Rama dan jajaran. Irwan Nasir datang bersama rombongan Partai PAN, diantaranya Sekwil DPW PAN Riau beseta Pengurus, Fraksi. Selin itu turut pula dalam rombongan, Ketua DPRD Meranti, serta Ketua DPD Nasdem Meranti.

Memgenai kesiapannya untuk maju di Pilkada Gubernur Riau 2019, menurut Bupati Kepulauan Meranti tersebut, menyatakan kesiapannya untuk maju. Beliau menuturkan, jauh belakang safari politik sudah dilakukannya jauh hari. Terutama di internal partai.

"Safari politik insya Allah sudah kita lakukan mulai dari internal PAN, walaupun kami tidak mengekspos tapi kami terus bergerak di bawah permukaan," papar Irwan Nasir.

Dengan kedatangan Irwan Nasir yang membawa bendera PAN ke Partai Nasdem, kini dirinya sudah memiliki 10 kursi di DPRD. Dengan rincian, 7 kursi yang dimilikinya dan 3 kursi yang dimiliki Nasdem. Dengan begitu, Irwan Nasir hanya membutuhkan 3 kursi lagi dari syarat minimum 13 kursi untuk mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur Riau.(dow)

RIAU, PEKANBARU - DPD Partai Gerindra Riau mulai lakukan survei untuk Pilgubri, Senin mendatang. Ada empat tokoh​ di Riau beserta partai politiknya, akan disurvei partai untuk kemudian disandingkan dengan Nurzahedi (Eddy Tandjung), Ketua DPD Gerindra Riau. 

"Senin mendatang kita akan lakukan survei. Ada empat tokoh dan partai politik yang kita survei untuk digandeng dengan ketua kita, Eddy Tandjung," kata Husni Thamrin, Wakil Ketua DPD Gerindra Riau kepada Wartawan, Kamis (15/06/17). 

Empat tokoh yang dimaksud yakni, Eddy Tandjung dengan Achmad (Partai Gerindra, PKS dan Demokrat), Eddy Tandjung dengan Lukman Edy (Partai Gerindra, PKS dan PKB), Eddy Tandjung dengan Syamsuar (Partai Gerindra, PKS dan PAN), Eddy Tandjung dengan Rusli Effendi (Partai Gerindra, PKS dan PPP). 

"Kita ingin melihat bagaimana respon dari masyarakat terkait empat paket yang kita tawarkan. Mudah-mudahan salah satu dari paket itu, bisa diterima masyarakat dengan baik," ungkap anggota DPRD Riau ini. 

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Riau ini menegaskan, Eddy Tandjung tetap akan dijadikan bakal calon Gubernur Riau. Sebelumnya, internal kader Partai Gerindra se-Riau sudah memberikan dukungan kepada Eddy Tandjung.

"Eddy Tandjung tetap kita jadikan nomor satu, seluruh kader Partai Gerindra sudah memberikan dukungan kepadanya. Kita tidak mau menjadi nomor dua, tetap nomor satu," ujar mantan anggota DPRD Pelalawan ini. 

Lebih lanjut ia mengatakan, berbagai persiapan tengah dilakukan Partai Gerindra untuk bisa menang dalam Pilgubri, 2018 mendatang. Gerakan Riau Unggul jadi andalan utama dari Partai Gerindra. 

"Kita ingin Riau itu unggul dari segala hal, unggul di bidang pendidikan, birokrasi, kesehatan, ekonomi, infrastruktur dan lainnya. Kita juga ingin menunjang visi misi Riau tahun 2025, berbudaya melayu tentunya," tutup anggota Komisi E DPRD Riau ini.(dow)

source : www.riau.news

PEKANBARU, TENAYAN RAYA - Walikota Pekanbaru Firdaus MT memberi sinyal akan segera fungsikan Kantor Walikota Pekanbaru di Tenayan Raya. Ditargetkan pada 2018 mendatang sebagian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah menghuninya. 

Hal itu disampaikan Walikota Pekanbaru, Firdaus MT usai peresmian outlet bayar PBB di Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). “Insya Allah akhir tahun ini selesai. Kita terus gesa,” ujarnya, Kamis (15/06/2017).

Firdaus MT jelaskan nantinya yang berada di kantor baru tersebut, selain sekretariat, ruang walikota dan wakil walikota dan sekretariat. “Jadi semua pelayanan ada di kota. Seperti Dinas pendapatan dan perizinan,” katanya. 

Hanya saja Firdaus MT tidak bisa pastikan bulan berapa Kantor Walikota Pekanbaru Tenayan Raya bakal dihuni. “Insya Allah pindah. Sekarang masih progres,” ujarnya. 

Sebagai informasi pembangunan Kantor Tenayan Raya Pekanbaru sempat mangkrak atau dihentikan. Hal tersebut dikarenakan anggaran yang tidak cukup akibat rasionalisasi.(dow)

source : www.harianvokal.com

NASIONAL, JAKARTA - Raimuna Nasional (Rainas) XI Gerakan Pramuka yang digelar 13-21 Agustus 2017 mendatang akan menggunakan sistem baru. Berbeda dari edisi-edisi sebelumnya, tahun ini Rainas akan menggunakan sistem kenegaraan, layaknya pemerintahan di sebuah negara.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Sangga Kerja Raimuna Nasional XI, Musdar Asman di Ruang Tim Siber Pramuka, Gedung Kwarnas Gerakan Pramuka, Jalan Merdeka Timur No. 6 Jakarta Pusat.

"Iya, ini untuk pertama kalinya, Raimuna Nasional menggunakan sistem kenegaraan, seperti layaknya sebuah negara. Jadi ada presiden, wakil presiden, dibantu para menteri," kata Musdar (14/06).

Pada Rainas sebelumnya, istilah yang dipakai untuk Ketua Sangga Kerja adalah bupati, bukan presiden. Sedangkan gubernur, bupati, camat dan lainnya, berasal dari utusan daerah.

Digunakannya sistem baru ini, tambah Musdar, karena cakupannya luas, dengan peserta dari seluruh Indonesia. Sehingga Rainas tak ubahnya miniatur negara Indonesia.

"Kita ibaratkan Rainas ini sebagai miniatur sebuah negara. Sekarang (strukturnya) sudah terbentuk semua, mulai dari Presiden Rainas sampai ke tataran kecamatan semuanya sudah ada. Sedangkan untuk gubernur, bupati, camat dan lainnya berasal dari utusan daerah," terangnya.

Menurut dia, di samping struktur Panitia Rainas, ada juga Dewan Adat. Dewan Adat adalah Ketua Dewan Kerja seluruh Indonesia, yang merupakan mahkamah agung atau pemangku adat agung Raimuna Nasional. Dalam hal ini, yang bertindak sebagai Ketua Dewan Adat adalah Yuda Adhyaksa.

Berikut susunan Panitia Raimuna Nasional XI 2017:

Presiden: Robby Zulpandi, Wakil Presiden: Musdar Asman, Menteri Sarana Pendukung: Ahmad Zaky, Menteri Pendidikan (Bidang Kegiatan): Rizky Dwi Amanda, Menteri Keuangan: Sinta Ayu Lestari, Menteri Sekretaris Negara: Afriyani, Sekretaris Kabinet: Ibrahim Dwi Rudianto, Dirjen Protokol: Ihsan, dan Dirjen Kominfo: Yolanda.(rls)

source : www.riau.news
Powered by Blogger.