PELALAWAN, PANGKALAN KERINCI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan jalin kerjasama bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dengan melakukan Mou di bidang Jaringan Lintas Perkotaan dan Perjanjian Kerjasama Smart City, acara diselenggarakan di Tangerang LIVE Room, Gedung Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Kamis (12/12/2019).

Selain Kabupaten Pelalawan, Empat daerah lainnya yakni Kabupaten Tegal, Kabupaten Subang, Kabupaten Tangerang dan Kota Padang Panjang juga melakukan hal yang sama.

Kesepakatan bersama ini ditandatangani oleh beberapa kepala daerah yang hadir diantaranya Bupati Tegal Umi Azizah, Walikota Padang Panjang Fadly Amran, Wakil Bupati Pelalawan H. Zardewan yang juga turut hadir mendampingi Wabup Plt. Kadiskominfo Hendri Gunawan, AP.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Walikota Tangerang Sachrudin mengajak kepada seluruh kepala daerah yang hadir untuk memanfaatkan teknologi yang berkembang saat ini, serta menyelesaikan permasalahan daerah masing-masing dengan konsep Smart City dan E-Government.

“Kita disini mempunyai command center yaitu Tangerang LIVE sebagai ruang kontrol untuk berbagai kegiatan pelayanan kemasyarakatan dan pemerintahan,” ujar Sachrudin

"Sekarang sudah zamannya kolaborasi bukan lagi persaingan, mudah-mudahan apa yang kita miliki bisa bermanfaat juga buat teman-teman daerah lain,” sambungnya.

Terlebih dalam rangka meningkatkan pembangunan, perekonomian dan kualitas kesejahteraan masyarakat terjalinnya kerjasama antar daerah ini perlu dilakukan.

Sahcrudin berharap percepatan pelayanan yang dihadapi dengan memanfaatkan teknologi, sumber daya manusia, dan peralatan yang ada di maksimalkan.

" Saya berharap tidak hanya cukup dengan penandatanganan saja tapi seterusnya kita bisa saling mengevaluasi dan berkolaborasi lebih jauh,” harapnya.

Sementara itu Wakil Bupati Pelalawan H. Zardewan dalam acara tersebut mengatakan kerjasama perjanjian akan terus berlanjut antara Pemkab Pelalawan bersama Pemkot Tangerang.

" Sebagaimana yang kita ketahui Kota Tangerang pelayanan publiknya sudah berbasis online yang terintegrasi, ini juga akan kita terapkan di Kabupaten Pelalawan untuk percepatan ekonomi, investasi khusus di negeri seiya sekata pelalawan," ucapnya.

Pemkab Pelalawan akan mengadopsi aplikasi pelayanan publik Pemkot Tangerang dalam mendukung integrasi data berbasis online.

Tampak hadir mendampingi Wabup H.Zardewan Plt.Kadiskominfo Hendri Gunawan,AP,Kabid E-Government Saud Abdillah,M.Si,Kabid Informasi Masril,M.Si serta para Kasi di lingkungan Diskominfo Pelalawan. (rls/jon)

PELALAWAN, PANGKALAN KERINCI - Bupati Pelalawan Buka Lomba Pidato Tingkat SMA/Sederajat se-Kabupaten Pelalawan dalam Rangka Memperingati Hari Anti Korupsi Internasional yang jatuh pada tanggal 9 Desember 2019, bertempat digedung Daerah Laksamana Mangku Diraja Senin (9/12/2019).

Lomba pidato yang diadakan oleh Kejaksaan Negeri Pelalawan dengan tema generasi milenial generasi anti korupsi tingkat SMA/sederajat se-Kabupaten Pelalawan diikuti oleh 31 sekolah yang ada di Kabupaten Pelalawan.

Bupati Pelalawan H.M. Harris saat memberikan sambutan menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada seluruh hadirin, undangan dan para siswa peserta lomba pidato yang hadir pada acara tersebut.

Serta berterimakasih kepada Kejaksaan Negeri Pelalawan yang telah mengadakan lomba pidato. Bupati juga menyampaikan pesan kepada generasi muda agar bisa menjadi agen anti korupsi.

“ Kepada anak-anak kami generasi penerus bangsa, terimakasih sudah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kalian merupakan generasi kebanggaan yang kami titipkan amanah untuk pemberantasan korupsi. Karena kita semua tahu bahwa korupsi terjadi dimana-mana dan semoga melalui kegiatan ini dapat menambah kesadaran kita bersama untuk menjadi anti terhadap korupsi dan menjauhi praktik korupsi. “ tutur Bupati Pelalawan dua periode ini.

Kabupaten Pelalawan baru saja mendapatkan penghargaan sebagai daerah dengan investasi besar dan tertinggi di Riau dalam mengahadapi globalisasi. Hal ini juga menjadi harapan Bupati agar korupsi bisa dihilangkan di Kabupaten Pelalawan.

“ Semoga pidato yang disampaikan peserta lomba nanti dapat memberikan edukasi, motivasi dan menyadarkan kita semua agar tidak melakukan korupsi. Dan semoga dari perlombaan ini diperoleh nilai-nilai anti korupsi. Karena korupsi bisa menghambat pembangunan dan juga bisa membuat tingkat kepercayaan kepada seseorang turun, serta membuat nama baik keluarga tercoreng. Semoga kedepannya Kab. Pelalawan dapat bebas dari korupsi. ” tutup Bupati.

PELALAWAN, PANGKALAN KERINCI - Pelaksanaan Musyawarah Cabang Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) sukses digelar. Acara digelar di aula kampus Akademi Komunitas Negeri Pelalawan (AKNP) jalan lintas Timur Pangkalan Kerinci Minggu (8/12/2019).

Acara dihadiri oleh Pengurus Wilayah Provinsi Riau yang diwakili Sekretaris Sapma PP Frans Emanuel Pardede sebagai perserta dan peninjau.


Ketua Panitia Muscab Sapma PP Pelalawan, Rezky FM menyampaikan terimakasih kepada pihak yang mendukung serta anggota Sapma PP sehingga musyawarah berlangsung dengan khidmat dan tertib.

“ Terselenggaranya Musyawarah Cabang ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak dan elemen baik dari Sapma PP maupun pihak dari luar,” terang Rezky.

Setelah melalui proses sidang, Said Roben Maisak terpilih sebagai Ketua Pimpinan Cabang Sapma PP Kabupaten Pelalawan Periode 2019 - 2021 secara sah menurut Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Pada kesempatan tersebut, Ketua Terpilih Sapma PP Kabupaten Pelalawan Said Roben Maisak dalam sambutannya menyampaikan berterima kasih kepada semua pihak yang telah mempercayakan dirinya untuk memimpin SAPMA PP Pelalawan.

"Terima kasih kepada semua yang ikut andil dalam acara ini, dan secara legitimasi saya diamanatkan PW SAPMA PP Provinsi Riau memimpin SAPMA PP Pelalawan sebagai mana tertuang di AD/ART, tadi kita semua mengikuti rangakaiannya dan alhamdulillah sudah diputuskan hasilnya", ucap Said Roben.

Seluruh rangkaian acara Musyawarah Cabang Sapma PP Kabupaten Pelalawan diakhiri dengan bersalam-salaman dan foto bersama seluruh pengurus, serta peserta yang hadir.(jon)

PEKANBARU, RUMBAI - Acara ini bertempat pelataran Teater Fakultas Dakwah Dan Ilmu Komunikasi (FDIK), Senin, 9 Desember 2019. Kegiatan ini diadakan oleh mahasiswa semester III, konsentrasi Publik Ralation.

Pameran foto ini mengangkat tema Literasi Seni Dalam Lensa Fotografi. Rizky Muhammad Ilham selaku ketua panitia mengatakan, acara ini tidak hanya untuk memenuhi tugas akhir matakuliah fotografi, tetapi pameran ini bertujuan untuk mewadahi karya para mahasiwa agar karya nya dapat di nikmati.

“Ini merupakan tugas akhir yang telah dirampungkan selama satu bulan dalam mata kuliah Fotografi pada angkatan 2018 sebanyak 141 orang mahasiswa/i yang terbagi dalam empat kelas di UIN Suska,” katanya.

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk mewadahi karya para mahasiwa agar karya nya dapat di nikmati. Acara ini dimulai Senin 9 Desember hingga 13 Desember 2019. Terakhir, hari Senin berikutnya di tanggal 16 Desember 2019 kita merencanakan akan memajangkan foto tersebut di transportasi umum yaitu bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) sebanyak 4 atau 5 bus,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan Rizky, khusus di Bus TMT pameran ini akan dimulai pada pukul 06.00-18.00 WIB “Untuk ditanggal 16 itu kita cuma pajang seharian dari pagi sampai sore. Sekitar 15 foto untuk satu busnya. Insya Allah, mudah-mudahan nggak ada kendala,” harapnya.

Mewakili teman-teman, sebut Rizky, dia mengucapkan terima kasih banyak kepada semua pihak yang sudah berpartisipasi dan mendukung kegiatan ini, seperti FDIK, Bank Riau Kepri, Dishub Kota Pekanbaru dan media partner seperti BeritaPekanbaru.com, Bertuahpos.com, Focus, Salisma.com, Media lokal.co, RiauCitizen.com, Ekonomipos.com, Suska tv, Suska FM, Bekawan.com dan lainnya.

Hari Jummaulana M.I.Kom selaku dosen mata kuliah Fotografi mengungkapkan, selain bertujuan untuk memenuhi tugas Ujian Akhir Semester mata kuliah fotografi, pameran ini juga bertujuan sebagai pengembangan dari mata kuliah fotografi agar teori-teori yang diajarkan bisa di praktekan.

“Tujuan utamanya jelas untuk UAS, yang kedua ini juga sebagai pengembangan dari mata kuliah Fotografi itu sendiri, jadi saya berusaha supaya teori-teori itu bisa dipraktekkan dengan pameran seperti ini,” tukasnya.(jum)

PEKANBARU, TAMPAN - Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau adakan pameran foto. Acara ini bertempat pelataran Teater Fakultas Dakwah Dan Ilmu Komunikasi (FDIK), Senin, 9 Desember 2019. Kegiatan ini diadakan oleh mahasiswa semester III, konsentrasi Publik Relation kelas A, B, C dan D.


Pameran foto ini mengangkat tema Literasi Seni Dalam Lensa Fotografi. Rizky Muhammad Ilham selaku ketua panitia mengatakan, acara ini tidak hanya untuk memenuhi tugas akhir matakuliah fotografi, tetapi pameran ini bertujuan untuk mewadahi karya para mahasiwa agar karya nya dapat di nikmati.

“Ini merupakan tugas akhir yang telah dirampungkan selama satu bulan dalam mata kuliah Fotografi pada angkatan 2018 sebanyak 141 orang mahasiswa/i yang terbagi dalam empat kelas di UIN Suska,” katanya.

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk mewadahi karya para mahasiwa agar karya nya dapat di nikmati. Acara ini dimulai Senin 9 Desember hingga 13 Desember 2019. Terakhir, hari Senin berikutnya di tanggal 16 Desember 2019 kita merencanakan akan memajangkan foto tersebut di transportasi umum yaitu bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) sebanyak 4 atau 5 bus,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan Rizky, khusus di Bus TMT pameran ini akan dimulai pada pukul 06.00-18.00 WIB 

“Untuk ditanggal 16 itu kita cuma pajang seharian dari pagi sampai sore. Sekitar 15 foto untuk satu busnya. Insya Allah, mudah-mudahan nggak ada kendala,” harapnya.

Mewakili teman-teman, sebut Rizky, dia mengucapkan terima kasih banyak kepada semua pihak yang sudah berpartisipasi dan mendukung kegiatan ini, seperti FDIK, Bank Riau Kepri, dan Dishub Kota Pekanbaru serta teman-teman media.

Hari Jummaulana M.I.Kom selaku dosen mata kuliah Fotografi mengungkapkan, selain bertujuan untuk memenuhi tugas Ujian Akhir Semester mata kuliah fotografi, pameran ini juga bertujuan sebagai pengembangan dari mata kuliah fotografi agar teori-teori yang diajarkan bisa di praktekan.

“Tujuan utamanya jelas untuk UAS, yang kedua ini juga sebagai pengembangan dari mata kuliah Fotografi itu sendiri, jadi saya berusaha supaya teori-teori itu bisa dipraktekkan dengan pameran seperti ini,” tukasnya.(rilis)

PELALAWAN, KIYAP JAYA - Satuan Narkoba Polres Pelalawan tangkap warga Kiyap jaya karena kedapatan miliki sabu seberat 8,29 mg di Jalan Lintas Timur Desa Kiyap Jaya Jum'at (29/11/2019).

Dari tangan tersangka polisi mengamankan barang bukti berupa 5 (lima ) paket narkotika jenis sabu yang dibungkus dalam plastik bening klep merah, 2 (dua) unit HP, 1( Satu ) Timbangan digital, dan 1( satu) bungkus besar plastik klip merah.

Tersangka atas nama Hangga Prahara (HP) diamankan pihak kepolisian kemapolres Pelalawan bersama dengan barang bukti untuk tindakan lebih lanjut. Setelah diintrogasi oleh petugas peran tersangka diketahui sebagai pengedar.

Kapolres Pelalawan AKBP Hasyim Risahondua Msi, Sik ketika dikonfirmasi melalui Paur Humas IPTU Edi Harianto mengatakan kepada awak media kronologi penangkapan tersangka HP.

" Berdasarkan dari informasi dari masyarakat, HP yang merupakan bandar narkoba tersebut, team dan melihat pelaku yang sedang berada di depan rumah lansung ditangkap dan dilakukan penggeledahan, sebanyak 5 paket sabu, 1 unit timbangan digital, dan 2 unit handphon ditemukan dalam jaket tersangka," terangnya.

Akibat dari perbuatannya, pelaku dijebloskan ke sel tahanan mapolres Pelalawan.

Dihari yang sama, setelah dilakukan penangkapan terhadap pelaku Hangga, Dari hasil introgasi yang dilakukan terhadap tersangka Hangga, ia mengaku kepada petugas bahwa baru saja menghantar sabu kepada Jarwoko warga SP 5, Jalan Merpati Desa Bukit Agung Kecamatan Kerinci Kanan Kabupaten Siak.

" Mendapat informasi tersebut, team langsung menuju rumah kediaman Jarwo, sampai di TKP team melihat yersangka Jarwo lagi duduk di ruang tamu dan langsung di amankan petugas," terang Paur Humas Polres Pelalawan.

Selanjutnya team melakukan penggeledahan dikediaman tersangka, alhasil ditemukan barang bukti sabu dalam kotak rokok sebanyak 3 paket dan didalam gulungan sarung ditemukan juga barang bukti sabu sebayak 12 paket kecil, dan 1 unit hp , selanjutnya pelaku di bawa kemapolres Pelalawan untuk diperiksa lebih lanjut.(jon)

PELALAWAN, LANGGAM - Polsek Langgam tangkap pria kelahiran Indramayu karena konsumsi sabu, tersangka ditangkap dikediamannya Jalan Poros RAPP Dusun Seminai Tunggal Desa Tambak Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan Minggu (24/11/2019).

PAUR Humas Polres Pelalawan IPTU Harianto mengatakan kepada awak media kronologi penangkapan yang berawal dari laporan masyarakat bahwa rumah kediaman tersangka Sugianto(28), kerap dijadikan tempat menggunakan narkoba.

"Berdasarkan informasi dari masyarakat Polsek Langgam IPTU Yulhairi bersama Kanit Reskrim Bripka Yudi Chandra melakukan penyelidikan, sesampai nya dilokasi, dilakukan penangkapan dan penggeledahan, dikamar tersangka ditemukan satu Kotak rokok gudang garam filter yang berisi 2 paket kecil diduga Narkotika jenis sabu," terang PAUR Humas.

Dua paket kecil sabu yang dibungkus plastik bening klep merah, beserta satu unit telfon genggam warna hitam merek nokia disita petugas sebagai barang bukti, dan kemudian terhadap pelaku diamankan ke Polsek Langgam guna penyidikan lebih lanjut.(jon)

PELALAWAN, KERUMUTAN - Pengaspalan jalan oleh PT. Pertamina Hulu Energi (PHE) di Kerumutan yang sempat molor menjadi perhatian, sejumlah tokoh masyarakat menilai jalan sepanjang dua kilo meter di Dusun Bukit Garam Kelurahan Kerumutan Kecamatan Kerumutan asal jadi dan tidak mementingkan kwalitas.

Dari pantauan masyarakat, Proses pengerjaan jalan seperti dikejar waktu atau buru - buru, bahkan bekas aspal lama pun tidak dibuang, dengan demikian terlihat perusahaan tidak serius membangun jalan tersebut atau hanya sekedar melunturkan kewajiban semata.

"Saya sudah beberapa kali melihat pengerjaan jalan oleh pihak Pertamina, amat disayangkan pengerjaan nya seperti asal asalan. Kita melihat dari bes yang sangat tipis dan bekas aspal lama tidak mereka kupas, terus terang kita meragukan kuwalitas nya," ucap Saripudin (47) kepada awak media melalui pesan WhatsAppnya Jum'at (8/11/2019).

(baca juga : Dialog Mediasi IPMK Dengan PT Pertamina Hulu Energi Berlangsung Lancar)

Saripudin juga menambahkan bahwa tidak ada bahu jalan yang dibangun, pengerjaan seakan mau cepat selesai.

"Perusahaan sepertinya sengaja melakukan hal tersebut untuk melunturkan kewajiban semata, bahkan bahu jalan tidak mereka buat, begitu juga dengan saluran air, hanya memakai pipa WC berdiameter 6 mm." tutupnya.

(baca : IPMK Akan Ambil Tindakan Tegas)

Tidak hanya itu, Eri Go (40) mempunyai penilaian yang sama dengan Saripudin, Eri juga meragukan ketahanan jalan yang dikerjakan perusahan minyak tersebut. Bahkan ketidak puasannya sempat ditanya kepada salah seorang mandor yang bertugas.
"Pernah saya tanya sama mandornya berapa ukuran ketebalan besnya, dia tidak bisa tentukan, ada tebal ada tipis sesuai kondisi jalan, gitu katanya. Terus terang kuwalitasnya tidak bagus, kalau kita bandingkan dengan aspal Pemda jauh bang, ini dari Pertamina seharusnya lebih tebal dan lebih bagus," harapnya.(jon/fero)

PELALAWAN, PANGKALAN KERINCI - Menjadi pahlawan masa kini dapat di lakukan oleh siapapun warga negara Indonesia, dalam bentuk aksi-aksi nyata untuk memperkuat keutuhan NKRI.

Seperti tolong menolong sesama, tidak melakukan provokasi yang dapat menggangu ketertiban umum seperti menyebarkan berita hoax dan tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain dan sebagainnya.

"Jika dahulu semangat kepahlawanan ditunjukkan melalui pengorbanan tenaga, harta bahkan nyawa. Sekarang, untuk menjadi pahlawan bukan hanya mereka yang berjuang mengangkat senjata mengusir penjajah, tetapi kita juga bisa, dengan cara menorehkan prestasi di berbagai bidang kehidupan, memberikan kemaslahatan bagi masyarakat, membawa harum nama bangsa di mata internasional,".

Hal ini disampaikan oleh Bupati Pelalawan HM. Harris dalam Upacara Bendera Peringatan Hari Pahlawan Ke-74 tahun 2019, bertempat di halaman kantor Bupati Pelalawan Pangkalan Kerinci Senin (11/11/2019).

Upacara diikuti oleh peserta terdiri dari ASN,Tokoh Masyarakat, Ormas, TNI dan Polri, Perwakilan dari pelajar tingkat SMA/SMK, dan anggota Pramuka, upacara di pimpin oleh Bupati Pelalawan.

Dalam rangkaian pelaksanan upacara Bupati Harris beserta forkompinda menyerahkan komik mengenai sejarah perjuangan rakyat riau dari Pemerintah Propinsi Riau, yang di terima oleh perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan, serta di lanjutkan dengan ziarah nasional mengunjungi taman makam pahlawan Setia Negara untuk menggelar upacara serta tabur bunga

Peringatan Hari Pahlawan berlangsung hikmat, tampak hadir Ketua DPRD Pelalawan Adi Sukemi, Wakil Ketua DPRD Syafrizal, Wakil Bupati H.Zardewan, Kapolres Pelalawan AKBP Pol.M.Hasyim Risahondua, Sekda H.Tengku Mukhlis, Pabung Dandim 0313/KPR Mayor Inf Salmon Tarigan, Pimpinan Kepala OPD, Kasi Intel Kejari Pelalawan Praden K. Simanjuntak. (jon)

ROKAN HILIR, BAGAN BATU - Pememerintah Kabupaten Rokan Hilir sukses meraih Pengharagaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kementrian Keuangan RI melalui Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Riau atas laporan LKPD tahun 2018. Penghargaan yang diterima pada 29 Oktober 2019 merupakan hari bersejarah dalam perjalanan pengelolaan keuangan daerah Rokan Hilir, dalam kepemimpinan Bupati Suyatno, AMP, Wakil Bupati Drs. Djamiludin dan Sekda Drs. Surya Arfan, M.Si


Gubernur Riau mengapresiasi Kabupaten Rokan Hilir yang telah mendapatkan WTP atas LKPD tahun 2018. "Semoga ini menjadi motivasi untuk menambah anggaran kedepannya dan lebih berbuat maksimal," katanya.

Bupati Rohil mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan ini. Sebab dikatakan Suyatno, penghargaan yang diraih ini sangat dinanti-nantikan oleh Kabupaten/Kota se Provinsi Riau, termasuk juga Pemkab Rokan hilir yang telah berhasil meraih opini WTP. Hal tersebut berkat Satker-satker menyajikan laporan keuangan termasuk masalah aset.

"Saya tidak pernah membayangkan, 19 sudah berlalu sejak Rokan Hilir berdiri menjadi kabupaten, baru di tahun 2019 dapat meraih WTP", tutur H. Suyatno.

Suyatno menjelaskan, dibanding dengan kabupaten dan kota di Provinsi Riau, Kabupaten Rokan Hilir yang paling terlambat meraih WTP, bahkan tahun ini untuk yang perdana mendapat WTP.

"Kedepan WTP yang sudah didapatkan agar dipertahankan dengan berkerjasama masing-masing OPD dan Satuan kerja, tanpa keseriusan itu mustahil meraih penghargaan WTP tersebut", pungkas Suyatno dengan rasa gembira.

Bupati Rohil bersama Gubernur Riau dan Kepala Daerah penerima penghargaan Opini WTP dari BPK Perwakilan Riau

Bupati juga memberikan apresiasi kepada staf bagian pengelolaan aset daerah di BPKAD yang bekerja keras dalam mendata aset-aset yang ada di Rohil sehingga meriah WTP. Diakuinya, gagalnya Rohil mendapat WTP kerana persoalan aset yang tak kunjung selesai. Untuk itu ia meminta kepada Sekda agar para pegawai pengelolaan aset ditingkatkan tunjangannya.

"Kepada OPD, Camat dan Lurah kinerja harus ditingkatkan sehingga rohil kembali meraih WTP pada 2020 untuk yang kedua kalinya," ujar Suyatno.

Kedepannya Bupati merencanakan akan membangun gedung arsip dan hangar agar arsip-arsip yang ada dapat tersimpan. Begitu juga pembangunan hangar agar kendaraan roda 4 dan roda 2 yang sudah tidak terpakai atau beroperasi lagi terparkir dengan rapi.

"Selama ini arsip-arsip banyak berhilangan karena dicuri, padahal arsip itu sangat penting. Begitu juga dengan kendaraan roda 4 yang tak dipakai lagi terparkir sembarang, Dengan dibangun hangar nantinya jadi tidak menjadi perbincangan publik lagi," Ujarnya

Pemkab Rokan Hilir menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2018 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Riau di Pekanbaru pada jumat (29/3/2019) dilakukan Wakil Bupati Drs. H. Jamiludin, wujud tanggung jawab pemerintah daerah atas pengelolaan keuangan daerah untuk diaudit dan diperiksa.

Menurut Wabup Jamiluddin, pentingnya menyerahkan LKPD kepada BPK sebagai bentuk rasa tanggung jawab dalam pengelolaan keuangan daerah serta menciptakan transparansi dalam penggunaan dana.

"Karena dana yang kita gunakan bersumber dari rakyat maka pemakaian dana tersebut harus benar maksimal dan tepat sasaran serta didukung pertanggungjawaban yang valid, karena kita berharap untuk bisa meraih WTP di kemudian hari," Ungkpanya

Wakil Bupati Rohil Drs. H.Jamiludin menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2018 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Riau di Pekanbaru pada jumat (29/3/2019)

Kepala BPK Perwakilan Riau Ipoeng Anjar Wasita pada saat menerima Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Rohil pada (29/3/2019) lalu, menyampaikan bahwa pemeriksaan ditekankan tentang pengelolaan dana desa untuk pembinaan dan pengawasan, mengenai aset dan pemberian hibah harus sesuai aturan dan perundangan, Taspen, BPJS, serta pelaksanaan pembayaran non tunai dan pengakuan hutang tahun sebelumnya atau tunda bayar.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) DJPb Provinsi Riau, Bakhtaruddin yang turut hadir menyaksikan pemberian pengahrgaan opini WTP kepada Daerah-daerah yang menerima, menyampaikan bahwa penghargaan WTP diberikan setelah laporan keuangan daerah lolos verifikasi BPK karena dinilai berkualitas dengan tata kelola keuangan yang baik.

"Penghargaan ini diberikan sebagai wujud dari good clean government," kata Bakhtaruddin.(adv/wan)
Powered by Blogger.