BERITA RIAU, KAMPAR - Massa gabungan Gerakan Rakyat Kampar (GERAK) dan Himpunan Mahasiswa Ocu Kampar (HMOK) kembali menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Kampar, Rabu (16/12/2015). Kali ini mereka menyorot anggaran pendidikan dan kesehatan yang dinilai terlalu minim.

Unjuk rasa di luar gedung dewan tidak berlangsung lama. Belasan pengunjuk rasa diterima oleh Badan Anggaran. Mereka dipersilakan menyampaikan tuntutan secara langsung kepada dewan. Dialog dilaksanakan di Ruang Banggar.


http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Massa GERAK berunjuk rasa di depan
gedung DPRD Kampar belum lama ini 
Perwakilan massa, Rahmat, dalam pernyataan sikapnya di hadapan dewan meminta anggaran untuk Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) Karya Nyata dicoret. 

"Selama ini, anggaran untuk P4S hanya sia-sia," tegasnya.


Ia mempertanyakan hasil yang dicapai dari program P4S tersebut. Padahal, APBD telah terkuras hanya untuk program unggulan Bupati Kampar Jefry Noer yang berlokasi di Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu itu.


"Harusnya dewan meminta laporan pelaksanaan dari eksekutif sebelum menyetujui anggarannya," tandas Rahmat. Menurut dia, empat tahun program P4S selama kepemimpinan Bupati Jefry tidak memberikan dampak apa-apa untuk daerah.


Anton, peserta aksi lain menambahkan, P4S telah menguras alokasi anggaran untuk bidang lain. Khususnya, Pendidikan dan Kesehatan. Buktinya, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2016 dianggarkan hanya untuk 6 bulan saja. Bahkan, anggaran untuk pembangunan lokal sekolah sama sekali tidak ada.


"Kami meminta anggaran Sapi yang ditolak (dalam KUA-PPAS) dimaksimalkan untuk Pendidikan dan Kesehatan," ujar Anton. Ia mengatakan, layanan kesehatan belum dirasakan masyarakat miskin secara merata.(dow/tri)

Massa gabungan Gerakan Rakyat Kampar (GERAK) dan Himpunan Mahasiswa Ocu Kampar (HMOK) kembali menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Kampar, Rabu (16/12/2015). Kali ini mereka menyorot anggaran pendidikan dan kesehatan yang dinilai terlalu minim. Unjuk rasa di luar gedung dewan tidak berlangsung lama. Belasan pengunjuk rasa diterima oleh Badan Anggaran. Mereka dipersilakan menyampaikan tuntutan secara langsung kepada dewan. Dialog dilaksanakan di Ruang Banggar.

Post a Comment

Powered by Blogger.