PEKANBARU, TAMPAN - Pelaksana tugas Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Buhan Gurning menegaskan pihaknya akan tegas menutup penginapan atau hotel nakal yang kedapatan mengizinkan adanya pasangan tak resmi menginap.

"Sudah kami lakukan proses razia di beberapa wisma dan penginapan. Kami komit dengan itu (berantas maksiat). Ketemu sekali, sudah kita ingatkan. Dan kalau sampai ketiga kali, saya minta dinas terkait langsung close (menutup) saja," ujar Burhan Gurning di Pekanbaru, Sabtu.

Dia mengatakan Pemkot Pekanbaru berkomitmen memberantas praktik prostitusi di Ibu Kota Provinsi Riau ini. Hal ini dibuktikan dengan rutinnya petugas menggelar razia ke sejumlah penginapan.

Burhan Gurning juga mengatakan pihaknya sudah menyampaikan kepada pengelola penginapan agar memanfaatkan gedung sesuai ketentuan yang ditetapkan atau yang diperuntukkan.

"Kemarin sudah saya sampaikan, tolong manfaatkanlah gedung itu sesuai dengan IMB-nya. Untuk apa itu digunakan. Sangat kita sayangkan beberapa wisma kemarin itu membuka hal-hal yang seperti itu. Sangat-sangat kita sayangkan," ujarnya.

Menurutnya, untuk menuju kota madani sesuai visi dan misi Wali Kota Pekanbaru, praktik mesum atau kegiatan ilegal lainnya berangsur akan dibersihkan.

"Dan kami harus siap, masyarakat kami harus siap. Kami minta dukungan seluruh stakeholder, bagaimana kota ini ke depannya. Praktek-praktek prostitusi seperti itu harus kami hindari. Itu akan menghancurkan masa depan anak-anak remaja kami," tegasnya.

Dalam beberapa pekan terakhir, Satpol PP Kota Pekanbaru menggelar razia di sejumlah penginapan, dan mendapati beberapa pasangan tak resmi sedang berduaan di kamar. Mereka yang terjaring razia didata dan kemudian diingatkan untuk tidak melakukan perbuatan tercela itu lagi.(dow)

#beritapekanbaru

Post a Comment

Powered by Blogger.