INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Usai menonton acara Pengantin Sahur, Minggu (10/6/2018) sekitar pukul 01.30 WIB. Sepasang muda mudi duduk di jembatan Parit 6 Desa Pulau Palas, Inhil, Riau. Saat tengah asyik duduk lewatlah serombongan pemuda di depan mereka berdua.

Meski tak saling kenal, salah seorang pemuda yang lewat itu menegur Li (wanita) dengan mengatakan kalimat ejekan menggunakan bahasa banjar. Merasa tidak terima kekasihnya di ejek, Fe (pria) pun mendekati serombongan pemuda itu.

Tapi malah terjadi pertengkaran antara korban dengan sekelompok pemuda itu. Tak lama kemudian, korban kembali mendekati kekasihnya dan mengajak pulang.

Saat itulah Li melihat, baju Fe basah, karena cucuran darahnya sendiri. Kejadian tersebut lalu dilaporkan ke Polsek Tembilahan Hulu, yang kemudian membawa Fe ke RSUD Puri Husada Tembilahan, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Dari pemeriksaan medis diketahui korban menderita luka di kepala bagian belakang, leher kiri dan kelingking kiri.

"Saat ini, para pelaku yang sudah diketahui identitas, sedang dalam pengejaran Unit Opsnal Polsek Tembilahan Hulu," jelas Kapolres Inhil, AKBP Christian Rony Putra melalui Kapolsek Tembilahan Hulu, AKP AR Tarigan.(dow)

source : www.riau.news

INDRAGIRI HILIR, TEMBILAHAN - Usai menonton acara Pengantin Sahur, Minggu (10/6/2018) sekitar pukul 01.30 WIB. Sepasang muda mudi duduk di jembatan Parit 6 Desa Pulau Palas, Inhil, Riau. Saat tengah asyik duduk lewatlah serombongan pemuda di depan mereka berdua. Meski tak saling kenal, salah seorang pemuda yang lewat itu menegur Li (wanita) dengan mengatakan kalimat ejekan menggunakan bahasa banja

Post a Comment

Powered by Blogger.