Showing posts with label Tol. Show all posts

DUMAI, BUKIT SEMBILAN - Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Tol Pekanbaru - Dumai pada Senin malam (28/9) yang melibatkan sebuah kendaraan Pajero Sport, dan tidak menimbulkan korban.


Dari informasi yang dihimpun awak media, Selasa, kecelakaan tersebut diduga terjadi akibat pengendara memicu kendaraannya dengan kecepatan tinggi di atas ambang batas yang ditentukan yakni 80 km/jam saat berada di jalan tol. Akibat kecelakaan tersebut, Pajero Sport warna putih itu mengalami kerusakan di sebelah kanan. Ban kanan depan pecah dan terlihat pelgnya bengkok.

Kendaraan beberapa saat setelah kecelakaan telah diderek oleh mobil pengelola tol untuk diamankan. Pihak kepolisian setempat juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan menghimpun informasi dari pengemudi bernomor kendaraan area wilayah Riau itu.

Sebelumnya Manajer Cabang Tol Pekanbaru Dumai Indrayana mengimbau kepada pengguna kendaraan untuk berhati-hati dan waspada saat melintas di tol tersebut. Selain itu, batas kecepatan maksimal juga diperhatikan karena jika melanggar akan dikenai sanksi.

Hingga tiga hari setelah diresmikan tol sepanjang 131 km itu telah dilewati sekitar 16 ribu kendaraan baik dari Kota Pekanbarumaupun dari Kota Dumai.(dow)

#beritadumai

DUMAI, BUKIT KAPUR - PT. Hutama Karya mencatat progres pembangunan tol seksi 1 Pekanbaru-Dumai sudah 43,15 persen. Hal ini diungkapkan oleh Asisten Manager Pengendalian PT. Hutama Karya, Yanwar Widiandi,Rabu, 25 Juli 2018. Dia menjelaskan progres tersebut berdasarkan catatan pembangunan per 19 Juli 2018.

“Di seksi 1 ini panjang jalan yang akan dibangun 9,5 km, yang sudah terealisasi 43,15 persen dari rencana 100 persen,” katanya, Rabu, 25 Juli 2018. 

Dia menambahkan, dengan demikian masih ada deviasi (sisa) sekira 56,84 km yang harus dikebut pembangunannya. Dia mengakui memang ada beberapa kendala yang dihadapi dalam proses penyelesaian pembangunan jalan.  Yanwar mengatakan, diantaranya, perlu adanya tambahan lahan lantaran perubahan trase karena ada sumur Chevron. 

Selai  itu, perlu dilakukan pergeseran trase karena pipa minyak dan optimasi alinemen vertical untuk mengurangi soil improvement untuk tanah lunak.

 “Sehingga tinggi galian harus ditambah,” sambungnya.(dow)

source : beritariau

RIAU, DUMAI - Warga Muara Fajar Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru memiliki lokasi baru untuk Bersantai, yakni di titik rias Jalan Tol Pekanbaru - Dumai yang sudah diaspal mulus. Lokasinya berada di sekitaran titik nol tol.

Karena pada saat pantauan di lapangan (28/2/2018) pada titik nol hingga titik dua Kilometer kondisi jalannya sudah mulus bahkan sudah diaspal oleh perusahaan kontraktor Hutama Karya yang mengerjakan proyek tersebut.

Tol Pekanbaru - Dumai di sesi I
Bahkan di sisi jalan tol tersebut berupa tebing sebelah kanan dan kiri juga sudah tertanam rumput yang membuat kondisi jalan semakin bagus. Tidak hanya itu, pembatas jalan dua jalur ini juga sudah terpasang sehingga bentuk tol nya sudah kelihatan.

Maka kondisi inilah yang menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk menikmati Bersantai di jalan yang menghubungkan Kota Pekanbaru dan Dumai itu.

Setiap sore banyak warga dan anak-anak muda disekitaran lokasi menikmati Bersantai di jalur tersebut. Terutama pada akhir pekan juga banyak warga yang datang baik itu berolahraga dengan berlari maupun bersepeda.

"Sudah banyak warga datang ada yang naik sepeda ada yang lari, kalau sore anak - anak sekitar sini aja yang ngumpul,"ujar Muliono warga Muara Fajar yang tinggal tidak jauh dari lokasi tol tersebut.

Untuk progres sendiri terlihat para pekerja terus bekerja menuntaskan proyek strategis nasional di Provinsi Riau tersebut. Ada yang mengerjakan pemgerasan, ada yang melakukan Pembersihan dan juga pembangunan konstruksi lainnya.

Asisten II Setdaprov Riau Masperi mengatakan proyek pembangunan tol Pekanbaru - Dumai masih terus dikerjakan tanpa ada distop sebagaimana sejumlah proyek besar lainnya di Pulau Jawa.

"Pengerjaan terus dilakukan, dan tol Pekanbaru - Dumai sepertinya tidak ikut arahan untuk distop sementara, karena tidak ada arahan, "jelas Masperi.

Sebagaimana yang ditargetkan Pemerintah Pusat saat kunjungan Presiden 2017 silam, maka proyek pembangunan tol Pekanbaru - Dumai diselesaikan 2019 mendatang.

" Sesuai janji pak Presiden, 2019 sudah selesai dan itulah sekarang terus dikerjakan progresnya, "ujarnya.

Untuk pembebasan lahan sendiri lanjut Masperi tidak ada masalah yang krusial bagi yang tidak menerima ganti rugi lahan maka diselesaikan di Pengadilan karena sudah ada aturan yang mengatur.

" Jadi tidak ada hambatan untuk pembebasan lahan, semuanya berjalan dengan baik, "ujarnya.(dow)
Powered by Blogger.