Plt Sekda Rohil, H Surya Arfan
BERITA RIAU, ROKAN HILIR - Bagi masyarakat yang mendaftar untuk menjadi tenaga kontrak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Rokan Hilir, Riau diharapkan jangan sampai jika diminta uang dan diiming-iming akan diterima bekerja.

"Kita tegaskan penerimaan calon tenaga bantu Satpol PP tidak dipungut biaya, jadi masyarakat jangan mudah tertipu dengan ulah oknum manapun," ungkap Pelaksana tugas Sekretaris Daerah (Sekda) Rohil H. Surya Arfan kepada awak media, Senin.

Ia mengaku kaget karena ada yang bertanya dengan dirinya terkait adanya isu setoran bagi yang ingin diterima menjadi anggota Satpol PP Rohil.

"Infonya setoran ke Pemkab Rohil melalui Sekda sebesar Rp20 juta untuk dana kampanye Pasangan Calon Bupati Rohil Suyatno dan Jamiludin, itu sangat tidak benar," tegas Surya Arfan.

Sekda kembali menegaskan, masyarakat jangan percaya dengan siapapun apabila ada yang menjamin akan diterima karena proses penerimaan dilakukan melalui tes yang telah disusun oleh panitia.

"Kita sudah tahu yang mengarang cerita itu nanti akan kita serahkan ke proses Hukum saja," kata Sekda.

Ia juga meminta kepada panitia untuk bekerja sesuai dengan peraturan dan sangat tidak dibenarkan memungut biaya dalam bentuk apapun.


"Tidak ada yang bisa menjamin siapapun orangnya,' tambah dia.

Saat ini Pemkab Rohil membuka Penerimaan tenaga kontrak bantuan Satpol PP sebanyak 100 orang, pendaftaran mulai dibuka sejak 19-30 Oktober 2015 di Kantor Satpol PP Rohil.

Sebelum seleksi nantinya semua berkas pelamar yang masuk akan diseleksi dan diumumkan pada tanggal 2-5 November  2015, sementara untuk pengambilan nomor peserta seleksi Administarsi dijadwalkan pada tanggal 5-7 November.

Untuk persyaratan umum berusia serendah-rendahnya 18 tahun dan paling maksimal 28 tahun terhitung 30 September 2015. 

"Kalau laki-laki minimal tingginya 165 cm, sedangkan perempuan 160," katanya. (dow/adv)

Bagi masyarakat yang mendaftar untuk menjadi tenaga kontrak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Rokan Hilir, Riau diharapkan jangan sampai jika diminta uang dan diiming-iming akan diterima bekerja.

Post a Comment

Powered by Blogger.